
waktu aku istirehat di kamar asrama melihat jam sudah pukul sembilan malam badan ku bersandar di katil sangat lelah.
Tok Tok Tok
Bunyi ketukan pintu sangat kuat seperti cemas , bunyi itu buat ku terkejut hingga terbangun dari katil ku dan terdengar suara teriakan dari luar
"Victor , Victor , apa kamu masih bangun , ayuh turun bantu ku ambil barang ku .." seorang lelaki berambut coklat melihat Victor dari bawah .
"Ada apa ?" Victor Yang masih lelah dengan suara tak berdaya.
"Apakah kamu tak ada telinga turun dan ambil barang ku di lantai satu !" suara lelaki itu mendadak kasar Victor pun turun kelelahan
"Heeeiii bro jokin sabar apa ya kamu suka menyuruhnya victor....?" sahabat jokin itu bertanya
"Grosih grosih apa kamu tak tahu ,di itu tak seperti kita dan di pantas mendapatkannya hahahahha..."
Mereka pun ketawa berbahak bahak tak henti sambil ejek Victor.
"Ini barang nya ..." Victor memberi barang itu pada jokin .
Jokin pun ambil barang itu sambil senyum sinis , jokin pun sengaja melepaskan barang itu dari tangan nya .
"Oohhh maaf Victor aku tak nak pegang benda itu dan tolong aku antar ke tempat Mario boleh hahahahha.." suara yang menjengkal
Jokin dan rakan rakannya terus ketawa berbahak bahak tak henti.
" Mario ada di taman." salah seorang lagi berkata
Victor pun jalan kesana seorang , dia pun tiba disana , taman itu penuh bunga dan ada pondok di tengah tengah nya ,di sana lah Mario berada , belum sempat Victor melepaskan suara nya ,dia melihat dan diam sejenak
"Mario ini barang yang kamu minta." Victor Coba bertenang .
"Siapa ? aahhhhh sial ! menganggu aku saja aku baru saja nak mulakan." Mario berkata dengan suara kasar dan kuat.
"Sayangku ada apa abai kan orang itu , ayuh lanjutkan aku tak tahan ."suara seorang gadis yang sangat lembut dan mengodah
Victor yang menyaksikan , mendengar suara gadis itu.
__ADS_1
"Napa seperti sama dengan suara nya...." batin Victor berkata
Mario pun menoleh ke belakang.
"Sial ! ternyata kamu pecundang miskin ! , menganggu aku saja ! "Mario menengking Victor dengan kasar dan kuat.
"Siapa sayang ? , sialan Napa Victor ada di sini." suara gadis itu berkata yang dalam keadaan baju tak teturus teurai sebelah.p
"Zavia.! "Victor yang sangat terkejut lihat zavia bersama dengan Mario..
"Napa kamu di sini pergi !" suara keras zavia menghalau
"Kamu kenal dia sayang ?" Mario bertanya
"Ya ! memang aku kenal nya dia ada mantan pacar ku lihat saja penampilan nya menebalkan , benar benar orang miskin." suara hinaan zavia , menusuk ke hati Victor membuat Victor hilang kesabaran nya.
"Zavia kamu kata aku adalah mantan pacar mu, aku bukan mantan pacar tapi aku pacar mu , Napa kamu seperti ini zavia." ujar tegas Victor tak dapat dikendali.
"Pacar kamu kata ! ,kamu tak layak bersama dengan ku dasar orang miskin ! pergi kita tak ada hubungan !" zavia yang cuba menutup kebenaran itu dari Mario
"Apa benar kalian berpacaran zavia ?"Mario bertanya serius
"Apa ! , kamu beri perawan mu pada nya....!"Victor mendadak marah
"Ya memangnya Napa aku dan Mario sudah lakukan nya tadi ! " teriakan zavia
"Zavia selama ini ku berikan kamu segalah yang ku ada ,semua yang kamu minta aku beri kan , tapi tak sangkah kamu buat aku seperti ini...!"
plakkkk
"Sudah cukup Victor , mula hari ini dan selamanya kita tak ada hubungan lagi kita sudah putus."
"Baik baik kamu yang memutuskan sendiri aku tak akan menolak nya ." Victor melempar barang yang di bawah itu ke arah mereka dan meninggalkan mereka
Victor yang memanah tangisan nya ,lalu berfikir kembali di masa lalu mereka ,selama tiga tahun berpacaran dengan zavia akhirnya terjadi seperti ini .
Victor adalah seorang mahasiswa yang sangat miskin , balik hati ,dia juga selalu di suruh orang , victor seorang low profil .
__ADS_1
"Hyee Victor apa kamu baik baik saja ? hahahahha !" jokin menertawakan kan nya di depan rakan nya
Victor hanya menunduk kelapa menahan Marahnya , Victor pun jalan tak peduli dengan mereka dan balik ke kamar nya.
"Victor apa kamu baik baik saja aku mencari mu tadi ."ujar Henry juga sahabat Victor
"Ya , aku baik baik saja ! " Victor cuba tahan diri dan menyenangkan diri nya
"Kami minta maaf ya Victor ,kami sudah tahu itu jebakan kami mencari kamu , tapi kami tak sempat mengejar kamu " liopod berkata
"Ya memang benar kata lio tapi kami di halang oleh jokin dan rakannya , maaf ya Victor ." Henry juga minta maaf pada Victor
"Tak apa ini bukan salah kalian ,aku sekarang seperti batu tunggul selalu dijadi orang suruhan mereka , jadi tak perlu risau tentang ini.."emosi Victor yang sekejap jadi tenang
"Macam mana hubungan kamu dan zavia ,lagi pun kalian sudah lama perpacaran ..."
Victor diam tak berkata di mengugut bibir nya menahan marah mendengar nama zavia..
"Lio tolong jangan sebut nama nya lagi boleh.." suara pelan Victor dengan muka kecewa
Lio dan Hanry diam seketika ,
"Victor apa yang terjadi pada kalian berdua....?"lio ingin tahu
"Aku tak bersama dengan zavia lagi , zavia dah putuskan hubungan kami , sekarang dia bersama dengan Mario .."suara Victor yang kecewa.
"Apa , kalian sudah putus ! " lio berkata dan terkejut , lio adalah orang yang bersama dengan Victor masa di menengah rendah , lio sangat kenal dengan zavia , lio lah yang memperkenalkan zavia pada Victor
"Aku tak sangkah dia lakukan itu pada mu Victor , dia selingku kamu dari belakang apa kamu tak membalas dendam." Herry berkata dengan suara marah
"Tak ada kebaikan jika aku buat seperti itu , lagian dia tak akan memikirkan kebaikan diri nya sendiri , benar kan."
"Benar juga , hehehe..."
Victor yang sekarang cuba menahan rasa sakit hati yang di lukai oleh zavia , victor tak lupa kenangan mereka di masa lalu , tak sama dengan sekarang , dulu nya mereka sangat bahagia dan saling percaya , semua wang hasil pekerjaan Victor lakukan semua dia berikan pada zavia dan semau yang zavia ingin kan Victor berikan .
Tapi akhir ,zavia tak faham dengan kebaik dan kasih sayang Victor yang dia berikan pada zavia , Victor mendaratkan badan nya di kasul nya berfikir kembali kejadian itu semula .
__ADS_1
Victor pun memgeleng kepala dan mengusap kepala nya , dia berfikir apakah selama ini zavia pernah memikirkan kebaikan Victor dan semua barang yang zavia miliki itu , semua nya wang hasil kerja yang Victor dapat