
Selepas menyelesaikan perjanjian baru itu , Zack hantar Victor balik , dalam mobil Victor mengeluarkan kartun hitam nya lagi.
"Zack pergi ke bank sebentar" ujar Victor
"Baik tuan muda " ujar Zack
Jalan menujuh ke bank sambil mengomel , Zack beritahu semau lokasi lokasi yang di intivasi kan oleh kakak , mereka pun tiba di bank , Victor mengeluar kan sepuluh ratus ribu dari tabungan nya dan balik ke kereta , Zack pun hantar Victor jauh sedikit dari kampus.
"Aku pamit dulu dan tolong aku jaga perusahan " ujar Victor
"Baik tuan muda " ujar Zack
"Emmhh balik lah "
"Tuan muda , apakah tuan muda ada waktu ?"
"Ah , itu untuk waktu sekarang ada Napa Zack ?"
"Oohhh bagus lah , sebenar nya Gini , mungkin ada beberapa pekerjanan yang harus di buat dalam perusahan , tapi jika tuan muda ada lebih masa " ucap Zack berhenti.
"Aku faham jika ada waktu ku nanti ku telefon kamu saja " ujar Victor sambil senyum
"Baik tuan muda hati hati "
Victor hanya senyum saja , lihat Zack sudah jalan jauh
"Bro kamu dari mana saja ? " orang itu tentah dari mana muncul dan terus menupuk punduk Victor
"Aahhhhh siapa ? !" Victor terus menjerit terkejut tiba tiba ada orang di belakang nya..
"Napa kamu menjerit ini aku " ujar orang itu
Victor menoleh belakang
"Kamu rupanya cesper buat aku terkejut saja " ujar Victor
"Apa yang kamu buat di sini ?"ujar Casper
"Tak ada ayuh balik "
"Benar tak ada aku melihat ada kereta tadi yang kamu ikut siapa dia ?"
"Sudah jangan banyak tanya " dengan suara sedikit tegas
"Ooohhh ya Victor ,tak lama lagi kita harus bayar kulian kita apa kamu mahu kami tolong bayar untuk tahun ini lagi pun tahun sebelum nya belum di bayar lagi jadi bagai mana ?" ujar Casper
"Tak perlu , aku tak nak kalian bantu ku lagi " ujar Victor
"Benar "
"Sudah sudah , aku kata benar ayuh balik "
Mereka pun balik ke asrama mereka , seperti biasa , setiap kali Victor tiba di sana akan di buli dahulu .
****
Beberapa hari kemudian
__ADS_1
Victor menelefon Zack , seperti yang dikata kan oleh Zack beberapa hari yang lalu , Zack menghantar orang lain menjemput victor.
Victor lihat kereta Zack tapi bukan Zack , Victor pun jalan mendekat.
"Siapa kamu dan di mana Zack ?" Victor bertanya
"Maaf apa kamu tuan crewford ?" ujar orang itu
"Eyahhh ini aku Napa ?" ujar Victor.
"Maaf tuan muda aku Frederik moris sopir dari tuan zack " ujar Derik dan tunduk hormat.
"Oohhhhh sopir rupanya " ujar Victor
"Eya tuan muda tuan zack yang menuruh ku menjemput tuan muda "
"Ohhhh gitu " ujar Victor
"Silakan naik tuan muda " ujar Derik dan buka pintu kereta itu.
Mereka pun beranjak pergi , menujuh ke syarikat villa golden sentral tiba di sana Zack dan orang bawahan nya menyambut Victor , Derik buka pintu Victor pun turun dan jalan masuk ke villa.
"Tuan muda " semua orang berseruh dan tunduk separas dadah .
Victor hanya angguk kepala saja , zack membawah Victor ke offices nya Victor terkejut melihat offices kakak nya yang sekarang jadi milik nya itu sangat besar dan luas mata Victor membulat besar tak berkata apa apa hanya melihat sekeliling di dalam itu.
"Tuan muda sila istirehat di sini aku ambil semau dokumen yang harus di lihat dan tandatangan " ujar Zack
"Baik pergilah " ujar Victor
Tok tok tok
"Masuk !" ujar tegas Victor
Orang itu pun masuk Victor lihat seorang gadis membawah secengki air teh.
"Tuan muda ini air teh untuk tuan muda tuan zack menuruh ku " ujar gadis itu.
"Kamu siapa ?"
"Maaf tuan muda apa tuan muda udah lupa aku ?"ujar gadis itu
Victor mengerut kening nya mengingat siapa orang itu
"Oh kamu rupanya ?" ujar Victor
"Eyah tuan muda " ujar dan tunduk hormat
"Jadi apa pekerjaan mu sekarang selepas ensiden itu ?"
"Aku sekarang meneger di villa di sebelah syarikat ini Tuan muda "ujar orang itu dan senyum sedikit.
"Ooh bagus lah , zack tak beritahu ku tentang ini ?"
"Silakan tuan muda aku pamit dulu "
Victor hanya angkat tangan nya saja memberi isyarat selepas melani keluar pintu di buka lagi Victor lihat Zack yang masuk.
__ADS_1
"Tuan muda ini dokumen nya sila dilihat " ujar Zack.
"Baik "
Victor pun melihat satu demi satu dan tandatangan dokumen itu , Zack melihat Victor yang sangat Giat lebih muda faham , Victor berbeda dengan kakak nya , walaupun ini pertama kali Victor melakukan pekerjaan ini , zack nanya membantu Victor sedikit saja.
"Zack aku dah lihat semua ini ,apakah ada yang lain lagi ?" ujar Victor
"Untuk masa ini belum ada tuan muda." ujar Zack
"Oohhh aku nak keluar jalan jalan , badan ku sakit terlalu lama duduk. "
"Apa perlu aku temani tuan muda ?"
"Tak perlu kamu masih banyak kerja kan jadi pergi lah buat kerja mu "
"Baik tuan muda aku pamit dulu."
"Emmhh "
Victor jalan ke tepi dinding kaca itu dan membuka tirai dari situ Victor dalam lihat kampus nya tak jauh dari villa nya tirai pun di tutup balik.
Victor jalan keluar pergi cari makan sejak dari pagi Victor terus jalan tak sarapan.
selepas makan Victor hantar pesanan pada Zack bahawa dia hendak pergi Zack melihat pesanan itu dan menyeruh Derik antar Victor , Derik pun antara Victor balik kampus turun jauh sedikit dari kampus.
******
"Victor kamu dari mana saja aku lihat kamu selalu keluar seorang diri tak bawah kami ?" ujar Henry
"Eyah kamu pergi mana ?" ujar lio
"Aku tak ke mana mana hanya jalan jalan."
"Benar jangan tipu kami ya jika kamu ada masalah beritahu kami Kami pasti akan menolong mu " ujar Marvin
"Tak apa apa aku baik baik saja "
"Oh ya lusa , merry memanggil kita semau kata nya ada pesta " ujar lio
"Pesta di mana ?" ujar Henry
"Di Forest park.."
"Forest park kira pernah dengar tapi di mana ya ? "
"Loh itu kan Bar yang terkenal " ujar lio yang menjelas kan tempat itu
"Forest park jika ku tak silap Zack perna beritahu ku dan tempat itu juga milik kakak oleh kerana Kakak sudah berikan ku syarikat nya jadi tempat itu sekarang milik ku juga " ujar batin Victor dan senyum sinis
"Hye Victor apa kamu ingin pergi " ujar lio sambil menolak punduk Victor.
"Eya tentu saja " ujar victor yang baru sedar dari melamunnya
"Aku mau lihat bagaimana kelakuan pekerjaan di sana ! dan jika ku tak salah pemilik bar itu Sheldon Josh
" batin Victor.
__ADS_1