
Derik tahu kelakuan Sheldon seperti apa , Sheldon seorang yang suka menonjol kekuatannya dan memukul siapa saja yang melawan bicara nya , itu sebab masa di bar itu Derik meninju muka Sheldon , Derik tahu dia lah satu satunya yang berani memukul orang , manakala orang bawahan nya tak berani bertindak jika tak ada printah.
"Derik apa kamu memukulnya !" ujar Victor
"Maaf tuan muda aku tak tahan melihat tuan muda di perlaku seperti itu " ujar pelan gelisah
"Macam mana kamu tahu , Sheldon yang memukul ku ?"
"Tuan muda Di antara mereka semau hanya Sheldon saja berani buat seperti itu , jadi aku yakin dia yang melakukan nya "
"Oohhh gitu Derik turun kan aku di depan sana ."
"Napa tiba tiba tuan muda ?"
"Lakukan saja aku nak kamu patah balik "
"Patah balik ? , tapi tuan muda "
"Tak perlu banyak tanya dan apa kamu kenal mervin ?"
"Mervin ? , Marvin apa tuan muda ?"
"Mervin Deveron "
"Oohhh dia , aku kenal dia tuan muda , Napa tuan muda bertanya "
"Mereka bersama ku pergi ke sana , tapi aku tinggal kan mereka apa kamu tak rasa curiga jika tiba tiba hilang di sana walaupun baru lima minit berlalu "
"Aku kira seperti itu "
"Jadi aku mau kamu pergi jemput mereka dan ingat jika mervin tertanya tentang ku kamu tahu apa nak buat kan !" ujar tegas Victor
"Aku mengerti tuan muda "
Victor pun turun di depan itu dan menunggu di sana hingga Derik patah balik.
Balik ke bar
"Shel kamu tak apa apa ?" ujar merry
"Ya aku baik baik saja " ujar Sheldon yang ketakutan dia hairan Napa Derik ada di sini.
"Siapa orang itu berani memukul Shel " ucap merry henti
"Cukup merry dia itu orang atasan ku "
"Apa !" ujar terkejut merry dan teman nya.
Suara terkejut mereka tak henti berkata
"Hye lio apa kita membiar kan Victor pergi begitu saja " ujar Casper.
"Aku ingin balik tak ada yang meriah di sini ." ujar mervin tegas
"Aku juga lagian , mereka memanggil Victor hanya mempermalukan kan nya saja !"uajr Henry
"Ayuh kita kejar Victor mungkin Victor belum jauh dari sini "ujar lio
Mereka pun meningalkan bar itu dan jalan mengejar Victor.
"Laju juga Victor jalan baru beberapa minit dia keluar tadi " ujar lio
__ADS_1
"Benar dan masa kita keluar tadi hanya sebuah kereta yang jalan "
Selepas Derik memukul Sheldon dan meningal kan bar itu , teman teman Victor mengikut Sheldon keluar , oleh kerana Derik jalan terlalu laju mereka tak dapat kejar , selepas mereka keluar dari bar itu mereka hanya melihat sebuah kereta yang berangkat pergi.
"Benarkan ya laju juga dia jalan " ujar lio
Mereka melihat ada cahaya kereta di depan lalu Jalan di tepi .
"Apakah itu teman tuan muda ? " ujar Derik dia pun melihat ada mervin di sana " oohhh itu mereka." ujar nya lagi
Kereta itu berhenti di depan mereka , lalu jendela di buka.
"Mervin " panggil Derik
"Tuan Frederik ?" ujar mervin dan tunduk hormat
"Kamu nak pergi mana ?" pura pura tanya
"Kami nak kejar teman kami "ujar mervin
"Mervin apa kamu kenal orang ini ? " tanya Henry
"Eyah , aku kenal dia teman ku " cuba sembunyikan
"Oohhh teman rupanya " ujar mereka
"Tapi Napa kamu panggil dia tuan jika kamu teman nya ?" ujar Casper
"Oh hehehehe , dia adalah senior ku jadi itu sebab aku panggil dia tuan " cuba menenang kan diri
"Oohhh gitu. " ujar mereka lagi
"Mungkin maksud mereka tuan muda ? " ujar batin Derik " tadi aku lalu sana aku melihat seseorang di sana apa orang itu teman mu ? " ujar Derik pura pura tak kenal Victor
"Mungkin itu Victor" ujar lio
"Jadi mereka teman nya tuan muda , aku tak sangkah mervin salah satu teman nya " ujar batin Derik " aku antar kalian balik " ujar sedikit tegas
"Tak apa , tuan kami jalan kaki saja " ujar mervin tak berani menerima tawaran Derik
"Tak apa , kita satu arah "
"Benar tuan , tapi-- " ujar mervin terhenti dan tak berani menentang
"Sudah ! tiada Tapi tapi naik aku hantar kalian dan terus singgah ambil tuan--" upaca terhenti
"Hampir saja mati lah aku jika tuan muda tahu " ujar batin Derik
"Tuan siapa dia ?" tanya mervin
"Tak ada , ayuh lekas naik mervin kamu duduk depan " ujar tegas Derik
"Baik tuan "ujar mereka
"Mervi bukan dia orang yang tadi itu ?" ujar tanya lio
"Benar itu dia " ujar balas mervin
Derik pun hantar mereka , Derik melakukan seperti yang di arah kan oleh Victor.
Dari jauh Victor melihat ada cahaya kereta di depan , Victor pun pura pura melihat ke arah lain , buat seperti tak melihat apa apa.
__ADS_1
"Apa orang di depan sana adalah Victor ?" ujar lio
"Mana ? , itu dia apa yang dia buat di sana ?" ujar Henry
Mereka pun menyuruh Derik berhenti di tempat Victor berdiri , mereka semau keluar termasuk Derik.
"Victor " semau memanggil dan menghampiri Victor.
Derik yang ikut serta turun hanya tunduk hormat Victor hanya angkat tangan nya memberi isyarat apa Derik.
"Hey , Victor kamu hanya angkat tangan mu saja untuk menyapa kami "ujar Casper
Teman Victor meyangkah , Victor angkat tangan memberi salam , padahal Victor memberi isyarat pada Derik , Victor hanya senyum sinis saja lihat mereka.
"Sudah lah victor jangan fikir kan masalah tadi ayuh balik " ujar mervin
"Aku tahu " ujar Victor " hye buat apa juga aku fikir masalah yang tadi." ujar batin Victor dan geleng kepala
"Ayo naik tuan ini hantar kita " ujar Henry yang sangat pedulikan Victor
"Ok , tapi siapa maksud kamu tuan ?" tanya Victor
Mereka pun terdiam sejenak.
"Victor apa kamu lihat orang yang di sana itu , dia lah akan antar kita " ujar lio
"Siapa dia ?" ujar Victor pura pura tak kenal Derik
"Oh dia taman senior nya mervin "ujar Casper dan menyikuh pelan belakang mervin.
"Oh teman rupa nya , siapa namanya mervin ?"suara sedikit tegas
"Tuan Frederik dan dikenali sebagai tuan Derik " ujar mervin
Victor hanya angguk kepala , dia pun jalan ke arah Derik , Derik menyadari ke datangan Victor ,dengan cepat Derik berdiri tegak.
"Tuan Derik terima kasih beri tumpangan nya " ujar Victor dan tunduk separuh badan
"Tu Tuan , jangan lakukan seperti itu aku tak layak " ujar gugup pelan Derik
"Derik jika mereka lihat kamu tak menyapa balik mereka akan curiga dan jangan panggil aku tuan muda di depan mereka panggil aku apa saja yang kamu rasa sesuai kamu panggil " ujar Victor tenang
"Baik tuan " ujar dengan penuh yakin
"Terima kasih Derik , kamu menjemput mereka "
"Aku lakukan sesuai dengan arahan tuan muda "
"Victor , aku lihat kalian berdua sangat rapat apa kalian ? " ujar Henry
"Oohhh hehe , sebenar nya aku sudah pernah bertemu dengan anak muda ini beberapa hari yang lepas " ujar Derik
"Yang benar Victor , kalian berdua perna bertemU ? " ujar mervin
"Eyah benar kami pernah bertemu sebelum nya "ujar Victor
"Kamu sangat hebat Victor " ujar Casper
"Sudah lah jom balik "ujar Victor
Mereka pun jalan balik ke kampus , di hantar oleh Derik.
__ADS_1