
Sebelum kepergian Victor dari sunny swim , Victor beri peringatan pada mereka , tiga peria itu di tahan dan di bawah oleh orang bawahan Biro Branson , tiga peria itu punyai catatan jenayah yang paling kuat dan selalu terlepas dari pihak polis tapi tak di sangkah bertemu dengan Victor malah kalah orang bawahan victor lebih kuat dari mereka .
"Sheldon kamu urus orang ini aku ada kerja lain lagi dan kalian boleh baik tentang masalah ini jangan di khabarkan jika terbongkar semua yang ada disini jangan harap terlepas , Joshua tutup tempat ini dua hari kamu dan yang lain istirehat lah , Danny Benjamin jika orang tua kalian bertanya kalian tahu nak kata apa kan , aku tak sangkah semua ini merosakkan mood aku " ujar Victor tegas
"Kami mengerti tuan muda " ujar balas mereka semau
"Aku pergi dulu dan jangan lupa beri tahu pada Bandi Mobil itu " ujar Victor lagi
"Baik tuan muda " ujar Joshua
"Beritahu pada Derik jika udah siap boleh balik "
" Baik "
Victor pun meninggalkan tempat itu dan seperti biasa menelafon melton jemput Victor , Victor pun beri tahu pada melton hantar dia balik ke desa itu .
Selepas saja tiba di kawasan desa itu , dari jauh terdengar suara meriah , Victor hairan desa itu tiba tiba meriah dan tidak pernah ada terjadi selama ini.
"Victor kamu udah balik Napa lama sangat " ujar Desven
"Eyah baru balik Napa , tiba tiba seperti ini ?" tanya Victor
"Kami dan keluarga inostin sambut pesta , syarikat kami terselamat atas bantuan dan cadangan kamu " ujar Desven
"Aku tak bantu apa apa kalian sendiri yang inginkan jadi aku hanya bantu sampingan saja " ujar Victor
"Tida Victor kamu yang bantu kami hingga kini , dari dulu kamu orang yang selalu bantu kami semua di desa ini " ujar inostin
"Benar Victor selalu bantu kita "
"Benar "
Ujar para orang desa
"Oh ya Victor kamu ke mana ?" ujar tanya inostin
"Aku pergi cari Keluarga ku , sudah saat nya aku cari mereka walaupun aku tak tahu mereka di mana tapi aku cuba berusa hingga ketemui mereka " ujar Victor
"Benar juga , apa perlu bantuan ?" ujar tanya Desven
"Tak usah deh paman kalian masih banyak pekerjaan lagian kalian udah serikat dengan syarikat silver street tentu banyak pekerja yang kalian lakukan , jadi aku tak nak kalian terganggu " ujar Victor
Victor yang guna alasan acara tidak diketahui , ikut cerita yang sebenar Victor udah tahu siapa diri nya sebenar , oleh karan untuk menyembunyikan identitas sebenar nya Victor terpaksa lakukan seperti itu.
"Kamu sangat baik Victor jika ke depan nya nanti kamu perlukan bantu beritahu pada kami ok dan ini hadiah dari kami Karna bantu kami " ujar inostin
__ADS_1
"Ini juga untuk kamu " ujar Desven
"Jangan menolak ambil saja " ujar inostin , dia udah tahu Victor akan menolak nya
"Baik aku ambil " ujar balas Victor
"Jika gitu aku balik dulu ke dua paman "
"Baik pergi lah baik , kamu mungkin letih "
"Benar kamu rehat saja "
Victor pun balik ke pati asuhan , Victor pun bersikan diri dan masuk ke kamar nya .
"Esok hari terakhir cuti , kerja di syarikat juga belum siap , ke dua paman malah beri aku pakaian lagi " ujar mengeluh Victor
Hari ke esokan hari ,
Di awal pagi Victor udah keluar , Victor terus ke syarikat silver street , tiba di sana belum ada orang lain hanya Victor yang mendahului tiba Karna terlalu awal jam baru menujukan jam 7 syarikat buka jam 9 , tapi Victor tak hirau kan .
Victor terus masuk pegawal keamanan yang menjaga syarikat itu lihat Victor tiba , pengawal keamanan syarikat ada banyak tapi mereka akan bertukar chif tiga kali dalam satu malam.
"Selamat pagi Tuan muda " ujar empat pengawal yang menjaga di lobi utama .
"Eyah selamat pagi , apa kalian udah sarapan ?" ujar tanya. Victor
"Kalian pergi lah sarapan , awal pagi ini syarikat belum buka kalian pergi " ujar Victor
"Tapi tuan muda siapa yang jaga syarikat ini ?" ujar yang serorang lagi
"Aku ada di sini , kalian pergi lah tapi jangan lewat balik ke sini dan tak perlu terburu buru ambil waktu untuk istirehat kalian masih ada dua jam lagi " ujar tenang Victor
"Oh baik , terima kasih tuan muda " ujar ke empat orang itu , lalu mereka pun meninggal kan syarikat
Victor terus naik pergi ke kantor milik nya sendiri , selepas saja masuk dokumen yang di letak di meja kerja nya semakin banyak .
"Hingga jam ke berapa kamu bisa siapkan semua ini " ujar Victor dan garuh kepala nya yang tidak gatal itu dan terus melakukan pekerjaan nya hingga jam 9 syarikat itu pelan demi pelan karyawan yang tiba hingga bisa terdengar suara dari luar kantor milik Victor dan menyalakan televisyen 24 inci yang terletak di bahagian sisi kanan dan di depan televisyen itu adalah meja ke dua , lepas saja di nyalakan semua ruang terlihat dari rakaman cctv , dari situ Victor dapat lihat semua nya.
Di lobi utama
Tymoti yang udah tiba perasan tak ada pengawal keamanan di lobi itu
"Di mana pengawal Napa tak lihat satu pun ?" ujar tymoty
Tymoti lihat jam tangan nya udah jam 9.15 minit , kempat pengawal itu baru tiba
__ADS_1
Victor yang masih mengawasi setiap ruang , Victor lihat ke empat pengawal itu belum kembali Victor pun mengabaikan saja lagian baru lima belas minit berlalu , Victor tahu pekerjaan seorang pengawal tiba lah mudah .
"Kalian dari mana !" ujar tanya Tymoti sedikit tegas
"Maaf tuan kami pergi sarapan tuan mu--" ujar salah seorang dari mereka dan bicara nya terhenti
"Pergi sarapan ? jadi siapa yang jaga di sini jika kalian semua pergi ?" ujar Tymoti lagi
"Tuan --" bicara pengawal itu terhenti lagi
"Tuan apa ! aku potong gaji kalian berempat !" tegas tymoty lagi
"Tuan kami tak bersalah tuan yang menuruh kami "
"Tuan ? siapa tuan apa aku ada menuruh kalian ? " ujar kuat , Tymoti kira dia yang di maksudkan tapi bukan tymoty tak tahu jika Victor ada di syarikat itu
"Siapa yang mereka maksud kan tuan ? jika tuan besar mustahil , Lagian tuan besar tak pernah datang seawal ini ?" ujar batin tymoty
Victor yang sedang lihat CCTV sedar dengan kejadian itu , lalu menekan pembesar dalam televisyen itu hanya satu rakaman cctv saja , Victor pun lihat Tymoti sedang marah dengan empat pengawal itu .
"Apa yang Tymoti lakukan pada empat pengawal itu ?" ujar Victor dan tak sengaja tertekan open sound
Victor terkejut dengan adanya suara terkeluar dan dapat dengan bicara mereka dengan jelas dan di lobi utama itu hanya mereka saja bicara , tempat itu jadi sunyi Kerna dengar bicara Tymoti dan pengawal itu.
Victor lihat jam udah sembilan tiga puluh minit , lalu Victor pun berangkat dari kerusi nya dan jalan keluar dari kantor nya , para pekerja yang udah tiba terkejut lihat Victor ada di sini.
"Tuan muda !" ujar terkejut mereka semau
Victor menetap tajam !
"Maaf selamat pagi tuan muda " ujar mereka lagi
"Selamat pagi awal juga kalian tiba , ini udah jam sembilan setengah Napa masih sesantai Gini !" ujar Victor tegas , lihat mereka yang masih bercerita kosong , ada yang masih menolak wajah dan ada yang masih menakan ponsel
"Maaf tuan muda "
"Ehmer , jika ku lihat lagi kalian seperti ini aku potong gaji seminggu kalian !"
"Maaf tuan muda kami salah " ujar mereka dan membungkuk
"Jam sepuluh nanti semau kumpul di ruang rapat !" ujar tegas Victor lagi
"Baik tuan muda " ujar mereka dengan ketakutan , mereka mengira tuan mereka tak ada di sana jadi mereka ambil waktu dengan santai sementara menunggu Tymoti tiba dan apa bila Tymoti tiba di kantor itu mereka semua akan berpura pura lakukan kerja mereka , tapi malang sekali bukan Tymoti yang tiba tapi Victor yang ada di sana yang baru keluar dari kantor nya .
Victor pun turun ke bawah .
__ADS_1
"Bagaimana bisa tuan muda ada disini lebih awal ?" ujar salah seorang dari mereka
"Ini kan jadi masalah besar , tuan muda menuruh kita ke ruang rapat tentu ada masalah yang akan terjadi " ujar yang satu lagi