Hanya Lelaki Sederhana

Hanya Lelaki Sederhana
Bab 64


__ADS_3

Lepas saja kepergian mereka dari restoren itu , tempat itu sunyi kembali .


"Boss akhirnya kira bernasip baik , restoren ini bisa kembali seperti dulu dan lansung bertemu dengan presiden di depan mata "ujar pekerja restoren itu pada kenwood


"Benar aku juga tak sangkah dapat bertemu langsung dengan presiden dan yang buat aku terkejut adalah dia adalah adi yang di cari selama ini sudah di temukan ,tapi tak ada berita tentang pertemuan dan kenaikan ?" ujar kenwood


"Mungkin presiden tak ingin di ketahui dulu " ujar pelayan itu


"Benar juga mungkin ada sebab nya presiden lakukan seperti itu " ujar kenwood


"Sudah lah lakukan kerja dengan baik tak lama lagi restoren ini akan jadi delapan puluh peratus persen sebahagian dari presiden " ujar kenwood lagi


"Boss aku fikir jika restoren ini jadi besar , kita masih kurang staff ?"


" Itu aku coba minta bantu dari presiden , aku harap bisa bertemu dengan presiden lagi ?" ujar kenwood lagi


Di sisi lain


Victor dan empat pengawal itu balik ke syarikat silver street dan Zack balik ke golden sentral untuk mengurus kerja yang di arahkan oleh Victor.


"Tuan besar , apa tuan terus balik ke desa ? " ujar tanya moris yang megendali mobil


"Tida , ke syarikat dulu aku ada berapa kerja harus di siap kan "


"Baik Tuan " ujar balas moris


Tiba di syarikat silver street ,


"Moris kembalikan mobil ini dan untuk besok kalian berempat aku beri cuti "


" Terima kasih Tuan " ujar ke empat orang itu lagi


Victor tiba dan terus naik balik ke kantor nya dan melaksana kan kerjanya .


"petang ini harus ku kemas barang , tak sangkah hari cepat berlalu " ujar Victor yang dalam perjalanan


Dari ke jauhan terdengar suara bising , Victor pun jalan pergi lihat mood nya mula hilang lagi jam sekarang udah masuk kerja , tapi kantor ini seperti pasar .


"Tymoti kamu di mana ?" ujar tanya Victor di dalam talian


"Oh Tuan aku ada di kantor ku ada apa ?"


"Pergi ke ruang kantor A23 dan B25 , jika sudah selesai masuk kantor ku " ujar victor dan terus menamatkan panggilan hingga Tymoti tak sempat berbicara dan Victor terus jalan balik ke kantor nya , tak pedulikan kan mereka


Mereka sama sekali tak lihat victor lintas di depan pintu kantor mereka , meskipun dinding kaca mereka sama sekali tak lihat nya


"Kaka udah lama tak datang ke sini , hingga mereka berani lakukan seperti itu ! apa mereka kira aku tak ada di sini lakukan sesuka hati mereka haish" ujar Victor

__ADS_1


Victor pun masuk dalam kantor nya dan siap kan beberapa dokumen yang tinggal , hingga jam lima petang victor pun balik


Di waktu victor menelafon tymoti dan menamat kan panggilan , tymoti terus ke ruang yang di katakan oleh victor , tiba saja di ruang itu Tymoti terus melepas kan amarat nya pada mereka .


"Tuan besar mohon maaf atas kelalayan ku tak perhatikan mereka " ujar Tymoti dan tunduk dan diri nya amat takut


"Apa hukuman yang wajar untuk mereka ? " ujar tanya Victor dengan tenang sambil periksa dokumen itu


"Hukuman itu ada di tangan Tuan besar , aku tak berhak hukum mereka "ujar gugup Tymoti


"Baik jika gitu , untuk bulan ini aku tak akan bayar kalian semua ! dan ingat seorang atau lebih yang buat salah semua akan kena , jika ada yang keberatan ucapan selamat tinggal apa pekerjaan dan aku tak akan tunjuk belas kasih !" ujar tegas Victor


"Baik tuan besar " ujar Tymoti


"Pergi lah dan bantu aku jaga perusahaan , aku baik dulu " ujar Victor


"Baik tuan besar , aku suruh domi antar tuan " ujar Tymoti


"Em " ujar balas pindik Victor


****


Hari berikut libur pun berlalu , para mahasisiwa dan mahasiswi kembali kulian


"Ahhh tak sangkah libur cepat sekali berlalu " ujar casper


"Eh mervi ,waktu libur kamu lakukan apa ? Apa kamu bantu ayah awak perusahaan ? " ujar tanya casper


"Eya aku bantu ayah ku " ujar balas marvin


"Kamu mervin benar benar buat kami terkejut kan waktu itu , napa kamu tak beritahu yang kamu salah satu dari sepuluh rank terbesar ? ! " ujar liopod


"Maaf aku bukan tak beritahu hanya aku tak nak di perlaku dengan sopan , jika aku Tuan muda presiden aku bisa terima ini hanya dari sepuluh rank terbesar " ujar bentak mervin


"Di mana vic ?apa belum tiba lagi ?" ujar tanya henry


"Entah " ujar balas mereka semua


"Henry aku dengar keluarga kamu nak buka kembali tokoh itu apa benar ?" ujar tanya liopod


"Ah ya benar kami buka kembali , tapi entah pelangan kami seperti dulu atau tak dan victor juga uda tahu dan vic bantu kami nanti " ujar balas henry


"Eh kalian tak bawah kami ? " ujar casper


"Tentuh saja aku minta bantuan dari kalian ' ujar balas Hanry


"Hei vic kamu baru tiba ? Dari mana ? " ujar tanya casper yang lihar victor baru masuk dalam kamr asrama

__ADS_1


"Aku baru tiba , kamu malah tanya dari mana ? " ujar victor


"Napa aku kira bicara victor beruba dan bicaranya sedikit tegas " ujar batin casper


"Eh aku kira kamu dahului tiba ? Lagian kamu selalu orang yang dahulu ?" ujar casper teragak agak


"Aku bantu mereka lagi jadi aku lewat tiba " ujar balas victor dan jalan duduk ke kasul nya


Teman victor lihat victor seperti dalam masalah


"Vic apa kamu ada masalah ? Aku lihat kamu sedikit beruba ? " ujar tanya hanry


"Hanya masalah di perusahan , hingga aku sedikit letih " ujar victor dan tak sedar apa yang dia katakan


"Perusahan ? " ujar mereka semau


Victor tersedar


"Maksud ku di pati asuhan banyak kerja nak di lakukan beberapa hari waktu libur " ujar victor


"Bodoh apa yang ku katakan ! di sebab kan perusahan banyak masalah emosi ku beruba !"


"Sejak kebelakangan ini aku lihat victor beruba , apa yang di sembunyi kan victor dari kami dan kata nya hanya masalah perusahan ? " ujar batin marvin


"Vic apa kamu bercanda lagi ?" ujar casper


"Eya kalian tahu kan aku selalu canda bicara "ujar victor lagi


"Kamu ini kan vic suka sangat ! " ujar liopod


"Maaf , maaf " ujar victor dan ponsel nya berdering


Mereka pun terdiam sejenak , victor menjawap panggilan itu waktu victor menjawap panggilan itu mereka terkejut lihat ponsel yang victor guna


"Eya ada apa ? " ujar tanya victor dalam talian


"Baik aku serakan pada kalian " ujar victor lagi , panggilan tamat


"Vic ponsel itu ? ! " ujar hanry dengan suara teragah agah


"Oh ponsel ini , ponsel yang aku berikan pada ye yan waktu itu , dia kembalikan pada ku kata dia tak ingin hadia ini " ujar victor


"Ye yan kembalikan ?"


"Eyah " ujar victor "Napa ponsel ini aku lupa tukar aduh " ujar batin victor lagi


"Sayang sekali ye yan malah kembalikan hadia yang kamu berikan , jika aku , aku ambil saja dan abaikan apa yang di katakan " ujar casper

__ADS_1


"Ponsel yang vic berikan pada ye yan bukan nya barang tiruan , lihat dari luaran tu udah semestinya yang nyata dan ponsel yang baru di promot dan unlimited edition " ujar batin marvin lagi


__ADS_2