Hanya Lelaki Sederhana

Hanya Lelaki Sederhana
Bab 2


__ADS_3

Setelah kejadian semalam Victor yang terjaga dalam tidur terbangun , Victor terlalu lelah pada hari kemarin mengikuti olahraga .


Victor yang sudah siap diri dan keluar dari kamar itu bersama dengan Henry dan liopod dan bersama dua orang rakan selamat mereka .


"Hei Victor apa kamu baik baik saja....?" Casper bertanya yang juga sekamar dengan Victor


" Ya aku ok " Victor berkata pura pura baik tapi di dalam hati nya masih hancur dengan kelakuan zavia semalam


"Benar aku melihat kamu pucat Victor jangan paksa diri " ujar Marvin , dia juga bilik sekamar dengan mereka .


"Sudah kalian jangan lagi bertanya ,lihat dia baik baik saja kan ayu turun kita ada kelas jam sembilan nanti." Henry ambil alih seolah olah cuba memberi Victor semangat.


"Benar ayuh kita pergi sarapan dahulu ." lio berkata


Mereka berlima pun jalan menujuk kantin tiba di sana,


"Hye lihat siapa datang ..."seorang berkata dengan suara tinggi


"Ah ternyata si pecundang miskin , hahahahha " semua yang ada di kentin ketawa berbahak bahak tak henti.


"Hye si miskin berani juga kamu datang sini ! , lihat pakaian mu , dari mana saja kamu dapat pakaian sebagus ini atau kamu curi di market ."


"Itu tak ada hubungan dengan mu , zavia pergi dasar pelacur..." casper berkata dan merasa marah di melihat zavia dan rakan rakan nya.


"Kamu-- ! " bicara zavia terputus dan tak bakata berkata.


Di dalam kentin itu terdengar bisikan bisikan terdengar ucapan .orang yang berkata Victor itu tidak lain tak bukan jokin ,Mario , zavia dan beberapa rakan sekutuh mereka .


"Berani sekali kamu marah pacar ku ! " Mario yang sangat marah , terdengar cakapkan dari Marvin .


"Apa kalian tak puasa hati dengan Victor selama ini kalian memperlaku nya dengan buruk , kali ini apalagi...." Henry meninggikan suara nya dan membelah Victor , begitu juga dengan rakannya yang lain.


"Woohhh kalian berani sekali ya , membela Victor di itu " suara kasar zavia dan belum habis berkata


Zavia jokin dan Mario yang masing memburukkan Victor ,sementara itu


"Hye Casper mana Marvin ...?" lio berbisik pada Casper.


"Tadi dia ada di belakang kita...." Casper berkata


Casper dan liopod yang berbisik tiba tiba terdengar bunyi tamparan


plakkk

__ADS_1


"Ahhhh sakit nya kamu berani sekali ya menampar muka ku sayang lihat ! " percakapannya terus terhenti


Semua orang di kantin terkejut mendengar tamparan yang kuat dan membuat zavia terjatuh.


"Pergi dari sini jika tak ada urusan lain ....!"suara tegas victor


"Sayang lihat orang si pecundang ini .....!" zavia sangat marah


"Victor berani kamu ya...." suara keras Mario


Terdengar suara gumurum


"Lihat itu tuan Marvin ..."


"Wahh sangat tampan...."


Suara puji pujian para mahasiswa dan mahasiswi lihat Marvin .


Marvin berasal dari orang kaya ,baik hati ,tak pandan orang miskin atau kaya dan Marvin hanya diketahui sebagai tuan saja tentang pekerjaan keluarganya tak di ketahui , mervin juga sangat di ketakuti di kampus mereka , malviano Devaron ayah mervin , sangat di kenali di kota M selfod , salah satu orang yang berkuasa tinggi di kota itu


"Tuan Marvin Napa kamu ada di sini...."


suara gugup salah salah seorang dari mereka bertanya.


"Tuan apakah tuan kenal dengan pecundang miskin ini...?" orang itu bertanya lagi


Sebuah tendangan mendarat di perut orang itu sehingga orang itu terguling jatuh , semua orang yang ada di kantin itu terkejut menyaksikan kejadian itu.


"Aku peringat kan ya ! , tak ada urusan dengan mu pergi ...!" suara tegas marvin dan mata berkobar kobar


"Kalian berempat pergilah " mervin berkata dengan muka santai.


"Baik...."


"Marvi kamu luar biasa , Napa mereka sangat takut dengan kamu...?"lio berbisik dan tertanya tanya dan


" Aku juga tak tahu..." pura pura tak tahu , rakan mervin juga tak tahu dengan identiti sebenar mervin.


****


Selepas pembelajaran mereka tamat Victor terus balik ke asrama lelaki , dia tak peduli dengan pangilan rakan nya.


Dalam perjalan balik , seorang dosen menahan Victor dan memberi sebuah sampul surat berwarna putih Saiz 4A ,Victor panasan sampul surat apakah itu , victor meramas benda itu keras.

__ADS_1


Selepas dia membawah sampul surat itu , setengah jam berlalu , pensol Victor berbunyi dengan lama , Victor lihat ponsel nya , nombor tak dikenal , lalu mengabaikan nya.


Selepas sepuluh minit , ponsel nya berdering lagi ,ponsel itu berdering tiga puluh kali tak henti , tapi Victor tak peduli kerana nombor tak di kenali.


"Victor ponsel mu dari tadi berbunyi Napa kamu tak angkat ?" ujar Casper yang dari tadi duduk di sana mendengar ponsel Victor berdering


"Aku tak kenal nombor itu , Napa harus aku menjawab nya..." Victor berkata dengan suara yang masih lesuh.


"Aku tahu Victor tapi nombor yang sama ini menelefon mu sudah tiga puluh kali ..." Casper berkata


"Aku tahu Casper ."


ponsel Victor berhenti dering seketika mendengar ponsel itu tak berdering lagi Victor merasa senang sedikit .


Tiga puluh minit kemudian ,


Ponsel Victor berbunyi kembali ,Victor melihat ponsel nya mahu tak mahu Vicor membiar kan saja ,lalu melihat sampul surat itu dan menyimpannya.


Keesokan pagi nya.


Oleh Karna tak ada kelas hari ini Victor berjalan seorang diri , Victor masih tak bermaya selepas kejadian itu.


"Ahhhhh sakit nya....." sebuah tendangan dan pukulan terkena Victor dia melihat belakang nya


"Hye Victor kamu ingat kamu selamat walaupun Marvin menyelamatkan kamu kemarin ! apa kamu tak tahu siapa mervin...?"


"Sial ! , ternyata kamu zavia ,apa lagi yang kamu ingin dari ku , apa kamu tak puas lagi !" Victor tak tahan lihat kelakuan zavia Salama beberapa hari ni.


"Tentu saja ! , kalian pukul dia...."zavia mengarah orang itu


Orang itu menyerang Victor , Victor tak dapat hindari dan terus di pukul , zavia hanya memaling wajah saja tak peduli dengan Victor , zavia hanya mahukan kekayaan saja , selepas Victor kehabisan wang tabungan nya , zavia mala terus abaikan Victor.


Victor balik ke asrama nya rakan sekamar lihat Victor yang lesuh tak bermaya dan badan terluka , rakan nya terkejut melihat Victor lalu mereka bantu obati luka Victor.


Victor pun beritahu semua nya awalnya Victor tak ingin diketahui oleh kerana rakan nya sangat setia pada nya Victor tak dapat buat apa apa.


Kemarahan Teman Victor hampir memuncak dengan cerita itu , mereka ingin balas dendam ,tapi Victor Menghalang nya dan Victor tak ingin mereka di buang sekolah.


Walaupun Victor amat simpati pada rakannya yang selalu menolong setiap kali Victor dalam masalah.


Victor terus lelap tidur keletihan dan kesakitan di serang olah beberapa orang tadi , rakan nya yang kesedihan melihat Victor seperti itu.


Mereka tahu bahawa Victor di jaga di pati asuh dan tak ada wang , sejak umur Victor enam tahu , Victor selalu mencari rezeki bersama bibi Nana dan paman Winston , dari sana dia mengumpul hasil wang yang banyak , tapi semua wang itu di habis kan oleh zevia .

__ADS_1


__ADS_2