Hanya Lelaki Sederhana

Hanya Lelaki Sederhana
Bab 59


__ADS_3

Victor yang udah tiba di lobi utama hanya lihat saja dari jauh , Tymoti yang masih marah pada ke empat pengawal tanpa henti , setiap kali pengawal itu ingin mengatakan yang Victor yang menurun mereka pergi Tymoti terus saja potong bicara mereka , hingga mereka hanya diam tak dapat berkata.


"Sekali lagi kalian lakukan seperti ini aku potong gaji kalian , tugas kalian adalah mengawasi syarikat ini tapi kalian malah meninggal kan saja ! jika ada masalah timbul apa kalian bertanggungjawab , jika tuan muda tahu kalian lakukan seperti ini apa harus ku kata kan !" ujar tegas Tymoti


"Tuan Tymoti kami bukan pergi tanpa kebenar tapi yang menuruh kami adalah tuan --" ujar terhenti lagi


"Tuan siapa ? siapa yang menyuruh kalian beritahu aku siapa yang suruh !" ujar kaut Tymoti


"Aku yang menyuruh Mereka berempat pergi ! " ujar kuat dan tegas dari belakang Tymoti


Ke empat pengawal itu terus beri hormat karna mereka tahu Victor ada di syarikat ini dan tiba di awal hari .


Para pekerja terus menoleh ke suara itu dan lihat siapa orang itu


"Tuan muda !" ujar terkejut mereka semua dengan terkejut


"Tak ada adap berani kalian bicara kuat pada ku !" ujar tegas Victor


"Tida maaf tuan muda " ujar mereka lagi


"Jadi !" tegas Victor lagi


"Selamat pagi tuan muda " ujar mereka semau dan membungkuk


"kalian berempat lakukan kerja kalian dan kalian semua pergi ke ruang rapat jam sepuluh nanti !" bicara tegas Victor


"Baik tuan muda " ujar ketakutan mereka , mereka merasa kaki mereka terlalu lemas dan cuba menahan nya.


para pekerja pun lihat jam mereka masing masing hanya tinggal sepuluh minit lagi masuk jam sepuluh , oleh karna bicara Mereka terlalu lama hingga tak perasan jam udah hampir jam sepuluh , Mereka semua pun tergesa gesa balik ke ruang meja kerja mereka dan terburu buru ke ruang rapat , Ruang rapat yang sangat besar dan datang menampung semua pekerja .


Ruang rapat


"Tuan muda " ujar penggil mereka semua dan m mbungkuk


"Duduklah " ujar Victor tegas


"Terima kasih tuan muda " ujar mereka lagi dengan ada ketakutan dalam diri mereka , pertemuan ini sangat jarang terjadi , Mereka tahu apa yang akan terjadi jika terjadi seperti ini .


"Tuan muda Napa tak duduk ?" ujar tanya Tymoti


"Tak usah !" tegas Victor lagi


mereka semua hanya menelan ludah saja .

__ADS_1


"Baik aku panggil kalian semua , mungkin kalian semua sudah tahu kan !" Victor bicara tegas


"Apa dia tuan muda kami tak tahu ?"


"Benar benar tak guna kalian semau ini ! tak apa aku sendiri yang bicara saja " tegas Victor lagi , Mereka semua hanya diam saja


"Aku ada disini waktu jam 7 , aku sudah dua jam disini datang lebih awal dari kalian semua , keempat pangawal ini aku suruh mereka sarapan hanya lewat lima belas minit aku tak marah , tapi apa yang kalian lakukan Tymoti !"


"Tuan be-- muda , aku tak tahu tuan yang suruh "ujar Tymoti dengan ada nya ketakutan dalam dirinya.


"Benar bukan tadi mereka ingin beritahu tapi kamu malah potong bicara mereka !"


"Maaf tuan muda "


"Maaf !"


"Oh gitu , kalian Banggun dari jam berapa ? !"


mereka pun menjawab pertanyaan Victor


"Semua nya awal banggun , kalian sarapan jam berapa ?"


Mereka menjawab lagi


"Jadi jam berapa tiba di sini "


"Bagus semua tiba sebelum jam 9 , sangat bagus kalian semua tahu aturan juga "


"Tuan muda , kami tak perlu pujian " ujar salah seorang dari mereka


"Siapa yang memuji kalian ! , apa kalian tahu Napa aku tanya kalian seperti ini ? !"


"Tida tuan muda " ujar mereka lagi


"Aku ada di syarikat dari jam 7 hingga jam 9 kalian semua tiba jam 9.30 ada keributan di bawah hingga aku tak dapat laksanakan kerja ku , aku keluar dari pejabat ku aku lihat sebuah pemandangan yang sangat menarik waktu itu udah jam masuk kerja kalian buat apa ? ! "ujar Victor dengan tegas


semau terdiam


"Kalian tak nak beritahu tak apa apa ! aku sendiri yang beritahu , aku keluar dari pejabat ku apa kalian buat di depan ku masuk kerja jam 9 , kalian ada waktu lagi siap kan diri pergi sarapan , tapi Napa harus di sini apa diri kalian semua masih tak cukup cantik lagi tak cukup tampan lagi , makan di waktu kerja ! bersolek tebal ! , apa kalian ingat datang ke sini bukan untuk kerja !" ujar tegas Victor


Semau terdiam tak berani berkata


"Sekarang udah jam 10.30 , jika aku lihat seperti ini lagi gaji sebulan aku potong , jika ingin makan bukan di sana pergi ke tempat rehat jika ingin bersolek dengan puas minta cuti tapi aku tak akan bayar dengan itu "

__ADS_1


"Tuan besar sangat marah , ini pertama kali aku lihat tuan besar seperti ini , aku kira tuan tak bercanda " ujar batin Tymoti


"Jika aku lihat lagi aku-- " ujar Victor terhenti ponsel yang berdering , Victor pun lihat ponsel nya Kavin yang hubungi nya lalu menjawab panggilan itu


"Hello kak Kevin ada apa hubungi ku " ujar Victor sedikit tegas


Ruang rapat menjadi sunyi dengar Victor sebut nama Kavin , mereka mula bergetar dan takut , Tymoti tida seberapa takut pada Kavin dia tahu Kevin sekarang tak ada kuasa lagi menghukum mereka , yang tymoti takutkan adalah Victor karna Victor punyai token ketua tuan besar .


"Adi Vic , apa kamu sibuk ?" tanya Kavin


"Sedikit Napa hubungiku ?" tanya Victor


"Gini , mula bulan ke depan aku tak bisa kirim kan wang untuk kamu lagi , ayah udah tahu yang aku sudah temui kamu jadi ayah melarang ku beri wang pada mu lagi " ujar Kevin


Victor melirik ke semua mereka lalu menghayun tangan beri isyarat , mereka pun mengerti lalu meningkatkan tempat itu dengan senyap .


"Napa tiba tiba ?" ujar tanya Victor


"Tak tahu , aku lihat ayah sangat marah waktu itu " ujar balas Kavin.


"Oh gitu , kak kapan datang ke sini ?" tanya Victor


"Itu aku tak yakin Vic , jika aku ada luangan masa aku ke sana " ujar Kavin


"Oh gitu , apa ada yang nak di tanya lagi ?"


"Tak ada hanya itu dan jadi diri baik baik di sana"


"Tahu Lagian tak ada orang yang kenal dengan ku mereka kira aku adalah kamu kak hingga memuji , aku tak sangkah kak begitu terkenal "


"Tentu saja aku kan presiden kota itu "


"Itu dulu tapi sekarang Kak mala beri pada ku , hingga Setiap hari sibuk tak ada rehat , lepas kulian terus ke syarikat lelah betul ! " ujar bentak Victor


"Alah itu perkara biasa nanti terbiasa lah itu , tapi kamu tak perlu lakukan banyak kerja Zack dan Tymoti bisa bantu kamu "


"Tahu aku bukan jenis orang yang harap pada orang lain "


"Tak ku sangkah Adi ku ini perajin "


"Tentu saja "


"Fuhhh , entah kapan kita bisa bertemu , aku masih ada kerja jadi kamu jaga diri ya "

__ADS_1


"Baik kak , kak juga "


Talian panggil pun terputus .


__ADS_2