Hanya Lelaki Sederhana

Hanya Lelaki Sederhana
Bab 65


__ADS_3

Dua hari berlalu ,


Waktu pembelajaran , seperti biasa Victor akan di buli dan di perburukan , tapi Victor abaikan saja waktu kini Victor sama sekali tak takut pada mereka karan Victor yang kini bukan lagi yang dulu dan kini Victor adalah orang yang sangat berkuasa dan berpengaruh.


Tapi malang nya mereka masih tak tahu identitas Victor sebenar yang masih di sembunyi kan dan tidak di benarkan mengungkap nya jika di ketahui mereka akan di hukum .


"Para murid , kelas yang terpilih sila berkumpul di tapak perhimpunan sekarang " ujar dosen


Para murid yang terlibat berkumpul di tapak permimpunan , kelas yang terlibat ada empat kelas .


"Kalian kira , napa guru memanggil kita ?" ujar tanya para murid yang lain


"Tak tahu '" ujar balas yang lain lagi


"Baik semua kelas udah ada disini , jadi gini waktu kalian libur kami para guru melancarkan satu program " ujar dosen itu


"Program apa guru ?" ujar tanya para murid


"Empat kelas ini , kalian akan berkunjung syarikat villa golden street " ujar seorang dosen


"Apa !" ujarv kuat para murid


"Itu ada villa yang paling megah dan paling mewah " ujar para murid mereka sangat bersemgat karna mereka bisa datang ke tempat itu


Para guru juga tida percaya waktu mereka minta kebenaran izin


"Vic kamu napa ?" ujar tanya hanry


"Apa kamu terkejut dengar nama syarikat itu ?" ujar mervin


Victor hanya diam tak berkata , dia berfikir sejak kapan ?


"LOh lihat wajah pecundang ini ! Tentu sja dia terkejut dengar nama syarikat villa golden street ! " ujar dari belakang mereka


"Ck ! Aku kira siapa rupa rupa nya si pelacur !" ujar bentak casper


"Hei jaga ucapan kamu ya !" ujar tegas orang itu dan orang itu adalah zavia bersama dengan mario jokin dan Grosih


"Ayo vic kita ke tempat lain" ujar mervin dan menarik tangan victor jalan ke tempat lain


"CK lagi lagi minta bantua dari tuan marvin ! " ujar keras zavia


"Jaga bicara kamu zavia ! Kamu tak kenal marvin lebih baik diam ! Marvin itu Tuan muda dari keluraga Deva--" ujar keras casper terhenti


" Casper !" ujar panggil marvin dengan tegas

__ADS_1


"Casper terus terdiam dia hampir saja lepas kata , orang di kulian tak tahu , siapa marvin sebenar dan apa nama keluarga mervin.


"Maaf mervin , aku terlalu emosi " ujar casper


"Tak apa " ujar tenang marvin


"Casper kamu kata apa ? Tuan muda dari mana ? Dari kelurga miskin ! Hahahah ! " ujar keras zavia dan ketawa berbahak bahak bersam denagan teman nya


"Apa yamg lucu sekali ! Ujar tegas dari belakang zavia dan teman nya


"Ternyata Tuan muda Bendi ! " ujar jokin denagn suara keras


"kamu sama sekali tak perna beruba ! " ujar Bendi dan jalan melintar mereka


"Loh sombong sekali ! " ujar tegas jokin lagi


" Jika bukan ada Tuan muda mana aku tahan kelakuan ku ! " ujar batin Bandi dan wajah menghitam


Tiba di tempat victor ada , Bandi membungkuk sedikit beri hormat , tapi orang sekitar tak tahu napa bandi lakukan seperti itu di depan victor karna hanya bandi yang tahu siapa victor


Meskipun di tertawakan dan di ejak Bandi sama sekali tak pedulikan dan dia tak malu jika di kata buruk dan di hina


"Kelas kamu juga terpilih ? " ujar tanya victor


"Benar Tu-- victor " ujar balas Bandi


"Tu-- apa maksud bandi ? Apa sebutan itu adalah Tuan ? Aku semakin lama semakin panasaran dengan victor dan Bandi , aku lihat victor santai saja tapi bandi agak ragu sedikit " ujar batin marvin


"Guru kapan kita ke sana ? " ujar salah satu dari mereka yang tak sabar sabar ke tempat itu


"Lusa ke depan nya , kalian bersiap lah dan wali sekolah kata guna pakaian sederhana dan sopan " uajr dosen itu


Victor pun jalan meningalkan tempat itu , dirinya seharusnya tak usah ikut semau itu karna tempat itu milik nya


Bandi menyadarinya lalu ekori victor dari belakang , teman victor hanya diam tak halang , mereka tahu victor tak akan berminat dengan semua itu


Victor pun keluarkan ponselnya , hingga panggilan tersambung


"Zack napa aku tak tahu ada pelajar yang kunjung di syarikat ku ? " ujar tanya victro dari talian


"Tuan besar , aku sudah beritahu pada tuan waktu itu apa tuan tak ingat ?" ujar balas zack


"Kapan ?" ujar victor dan coba ingat kembali harinya


"Waktu tuan laksanakan dokumen waktu itu , ada satu dokumen dari kulian yang minta kebenaran izin untuk lawatan ke syarikat dan waktu itu tuan kata benarkan saja " Ujar zack

__ADS_1


"Benar , napa aku tak ingat ?"


"Waktu tu tuan terlalu sibuk jadi--" Ujar zack terhenti


"OK lah tak perlu bahas lagi aku yang cuai tak perhatikan dokumen dengan baik , oh ya lawatan itu lusa kedepan kamu bantu aku urusan " Ujar victor


"Baik tuan aku laksanakan " ujar balas zack


"Satu lagi , ketat kan peraturan dan berwaspada nanti !"


"Baik tuan besar " ujar balas zack


Victor pun menamat kan panggilan


"Kira nya tuan muda tahu apa yang jadi nanti , lagian orang yang selalu tindas tuan muda juga ikut bersama , aku harus lindungi tuan muda dengan senyap " ujar batin bandi


"Bandi apa aku pantas jadi presiden di kota ini ?" ujar tanya victor


"Tuan muda , aku tak pantas mengatakan dan aku hanya bicara jujur , tuan sangat layak dan sejak tuan ada di kota , kota semakin berkembang " ujar bandi dengan suara sedikit gugup


"Aku kira aku hanya beban dan tak ada pengalaman sama sekali " ujar victor


"Tuan sangat bijak sana dan--" ujar bandi terhenti


"Aku bukan seperti mereka bandi , aku di asing kan dari keluarga sejak kecil dan bukan hidup mewah , apa yang bisa aku lakukan , aku sama sekali tak percaya bahawa ini adalah diri sebenar ku , jika diri sebenar ku ini dari dulu aku tak khawatir ." ujar Victor


"Tuan lebih layak dan kami sebagai orang bawahan sentiasa mematuhi aturan dan tak mengkhianati Tuan " ujar balas Bandi


"Sudah , balik ke sana saja nanti mereka curiga " ujar Victor


"Baik Tuan " ujar Bandi dan membungkuk


Di sebalik ruang


"Apa aku salah dengar ? dia panggil tuan pada Victor siapa sebenar nya kamu Victor Napa Bandi yang berasal dari keluarga kaya dan salah satu dari sepuluh rank terbesar tunduk pada mu ? ! , aku tak percaya atau aku berada di tempat lain ?"


Victor dan Bandi balik ke perkumpulan itu ,


"Vic kemana tadi ?" tanya liopod


"Ke tandas , Napa ?" ujar balas Victor


" Bandi juga ?" tanya liopod lagi


"Eya aku juga kebetulan nak ke tandas hehehe " ujar Bandi

__ADS_1


Mereka pun terus berborak


__ADS_2