Hanya Lelaki Sederhana

Hanya Lelaki Sederhana
Bab 72


__ADS_3

Di syarikat golden sentrel


Dalam aula lobi yang besar di penuhi orang , victor yang duduk di tempat rehat para pekerja bersama dengan orang bawahan


Zack dan tymoti yang duduk di bangku dengan wajah menunduk tak berani melihat orang yang ada di depan mereka


Derik Deker dan Flyn yang berdiri di belakang victor dan zack tymoti duduk berhadapan dengan victor


"Napa kalian menunduk kan kepala kalian ?" ujar tanya victor


"Kami , kami bersalah Tuan " ujar zack dan tymoti


"Apa kesalahan kalian ?" tanya victor lagi


"Kami gagal lindungi tuan dan --" ujar zack dan bicara terhenti , zack sedar tiga orang itu menetap tajam pada nya


"Tuan muda presiden " ujar orang yang baru masuk


"Oh sheldon , ada apa ?" ujar tanya victor


"Apa tuan baik baik saja ?" ujar tanya sheldon , dia terkejut bila dapat tahu victor dalam masalah dan jatuh dari tingkat atas


"Aku baik baik saja , aku tahu kalian kawatir pada ku dan kalian semua lakukan dengan baik " Ujar victor


"Kami tak layak di puji tuan " ujar sheldon


"Tuan kami layak dapat hukum dan ke depan nya kami hanya akan jadi semut kecil yang patuh pada mereka " ujar zack


"Apa maksud kamu zack ? " ujar tanya victor dan binggung


"Tombol merah uda di tekan dan posisi kami akan turun dan mereka yang bisa bersuara " ujar tymoti


"Bukan itu saja , kami berdua tak bisa terus bertemu dengan tuan lagi , jika ingin bertemu dengan tuan harus beritahu pada mereka lagi , lagian mereka lebih tinggi dari kami dan mereka punyai hak bersuara "ujar zack


"Tuan zack tuan tymoti , apa maksud kalian ?" ujar tanya sheldon dan binggung


"Kamu tak tahu shel ? Tombol merah hanya tuan besar dan pengawal bawahan tuan besar saja bisa tekan tombol itu , bukan hanya itu sebagai pengawal tuan besar juga tak bisa sembarangan tekan tombol itu tanpa printah tuan besar crewford " Ujar zack


"Tombol merah itu hanya Tuan besar saja bisa guna ?! , tapi tuan besar tak ada di sini bagaimana sairen itu bisa bunyi ?" ujar sheldon yang masih binggung


"Sheldon orang yang depan kamu itu adalah Tuan besar crewford " ujar zack dan zack pun berdiri

__ADS_1


"Tuan besar crewford maaf atas bicara aku yang tak sopan ini "ujar zack dan membungkuk


"Aku maaf kan dan ingin indentitas aku sebagai tuan besar tak boleh di ketahui oleh mereka " ujar victor dan menyandar di sofa gebuh itu


Victor masukan tangan di saku nya dan megelurkan dompat nya lalu membuka nya , terus ambil token tuan besar lalu menaikkan tangan nya ke atas dan lihat token itu dari atas


"Apa kalian tahu napa ayah berikan ini pada ku ? " ujar tanya victor


"Kami tak tahu tuan besar "ujar mereka semau


"Tuan besar , token itu sejak kapan ada pada tuan ? Dan aku tak tahu sejak kapan token ini diberi pada tuan ? " ujar tanya Derik


"Aku sudah lama bekerja dalam keluarga crewford dan sama sekali tak ada pergerak sama sekali ?" ujar Derek


"Benar aku selalu bersama dengan tuan Vanjeyos dan tak lihat ada pergerakan pun sejak kejadian itu " Ujar Flyn


"Sebenar nya aku juga baru tahu dengan token ini paman dan bibi yang beritahu pada ku dan berikan pada ku , kata mereka waktu aku di hantar ke pati asuhan orang itu gendong aku tak sedar diri dan mereka menyerakan kan aku di tempat itu bukan itu saja kata paman dan bibi orang itu beri barang yang di tutup kain , tapi aku tak tahu apa barang itu , hingga aku seperti ini paman dan bibi berikan aku kembali barang itu , sejak dari itu aku tahu barang itu adalah barang yang aku pegang ini " ujar victor


Mereka semua pun terdiam


"Jadi itu bermaksud , tuan besar uda pindakan posisi tuan besar pada tuan ?" ujar Derik


"Sejak kapan lagi token ini ada pada tuan ?" ujar tanya sheldon


"Token ini , sejak aku di hantar di pati asuhan kira nya usia aku waktu itu tiga tahun ? " ujar tenang victor


"APA ! " ujar terkejut mereka


"Tak mungkin ! Tuan udah jadi tuan besar sejak usia tiga tahun , sungguh tak terduga " Ujar Derik


"Pantas saja waktu itu ,Tuan Vanjeyos selalu menentang dan selalu berkata aku tak pantas beri printah ! Ternyata tuan vanjeyos uda pindakan posisi tuan benar pada tuan " ujar Flyn


"Apa nama Vanjeyos itu adalah nama ayah ku dan Tuan pertama itu adalah kakek ku ? " ujar tanya victor


"Benar dan nama ibu tuan besar ialah nyonya Fiyona dan tuan pertama bernama Kenvies" ujar Derik


"Oh , malang sungguh aku nama orang tuan juga tak tahu , jadi kalian bertiga siapa sebenarnya ! ? Sepertinya kalian tahu semau nya ? " ujar tanay victor


"Sebelum itu kami mohon maaf tuan besar " ujar Derik Derek dan Flyn


"Aku adalah pengawal Tuan pertama , tuan megirim aku kesini untuk melayani tuan besar "ujar Deker

__ADS_1


"Aku dan Flyn di hantar oleh tuan Vanjeyos " ujar Derik


"Jadi kalian bertiga di hantar untuk melayani ku ?" ujar tanya victor


"Bukan hanya melayani tapi kami adalah pengawal peribadi Tuan besar " ujar Derik


"Tuan besar kami bukan bertiga , kami berlima " ujar Derek


"Berlima di mana dua orang lagi ? "


"Mereka akan tiba di sini sebelum seminggu ini "ujar Flyn


"Tak ku sangkah orang yang mengatah sopir dan orang bawahan itu sembunyikan identitas denganku , ternyata mereka adalah pengawal peribadi ku ? !" ujar victor


"Maaf tuan besar " ujar mereka semua


"Kami lakukan seperti itu untuk sementara dan menunggu panggilan kembali , bukan itu saja Tuan kavinsen tak tahu kami ini siapa "ujar Flyn


"Maksud kalian tombol merah itu ? " ujar victor


"Benar kami berjanji pada tuan vanjeyos tak akan ungkap identitas kami selagi tombol mereh tak di tekan " Ujar Deker


"Oh , apa kalian perna tekan tombol ini ?"ujar tanya victor lagi


"Kami juga punyai tombol itu tuan besar , awal nya kami tak miliki tombol merah itu waktu kami hanya pengawal biasa , di waktu itu tuan Vanjeyos dalam masalah tuan beri kami tombol itu dan menuruh kami menekannya " ujar derik


"Awal nya kami ragu , demi lindungi orang yang kami percaya , kami tekan tombol itu "Ujar derek


"lepas kejadian itu kami angkat sebagai pengawal peribadi tuan Vanjeyos dan tuan pertama Kenvies


" ujar Flyn


"Oh gitu aku tak tahu " ujar victor


Tok ToK Tok


"Maaf ganggu Tuan malviano dan tuan mervin ingin bertemu " ujar orang yang megetuk pintu itu


"Baik , suruh mereka masuk " ujar victor


"Baik tuan muda " ujar orang itu dan pergi beritahu pada pada malviano

__ADS_1


__ADS_2