Hanya Lelaki Sederhana

Hanya Lelaki Sederhana
Bab 21


__ADS_3

Cellin semakin gementar lihat kartu dan ponsel milik Victor , dia sangkah hanya guna pakaian biasa adalah orang yang tak berkemampuan , sekali lihat ponsel dan kartu hitam milik Victor terus terdiam.


"Terima kasih atas makanan yang aku tak pesan !" tegas Victor dan senyum sinis rasa laparnya hilang kerana kejadian tadi.


Victor pun jalan keluar dari tempat itu , Victor pun singgah di satu kedai kecil jual roti dan ban Victor membeli beberapa untuk teman nya sekali Victor pun jalan balik ke tempat jual mobil .


"Selamat datang kembali tuan " ujar pelayan itu sebagai hormat.


Victor hanya tunduk kelapanya.


"Aku nak lihat kereta yang di pameran disana itu " ujar tenang


"Silakan untuk di lihat "


Tiba di Mobil itu ,


"Aku ini melihat nya dulu apa boleh ?"


"Silakan dan tuan boleh lihat di dalam nya juga jika "


"Baik terima Kasih "


Victor pun keliling lihat kereta itu jenama Lamborghini warna hitam , victor pun cuba masuk ke dalam mobil itu lihat di dalam nya cukup lumayan.


Beberapa minit kemudian Victor mendengar suara yang sangat dia kenal dengan suara manja memujuk beli mobil itu Victor menepat kan mata nya lihat ke arah itu.


"Merry ! Napa dia disini ? dan siapa orang peria yang bersama dengan nya ?" ujar pelan Victor yang masih duduk di dalam mobil itu


"Tuan apa mobil ini lumayan ?" tanya pelayan itu


"Oh iya sangat lumayan aku nak tanya siapa orang itu ?" tanya Victor


"Mereka selalu datang ke sini setiap kali datang gadis itu mesti akan menujuk peria itu membeli satu mobil " ujar pelayan itu


"Sudah berapa kali ?"


"Jika ku tak silap sudah lima kali jika termasuk sekarang udah lima kali "


"Woooh boleh tahan juga orang ini , apa ada orang lain selain peria itu ?"


"Tak ada hanya mereka berdua saja "


"Oh gitu "ujar sambil mengguk kepala


"Tuan sila di lihat lagi aku permisi dulu "


"Baik "


Beberapa minit kemudian Victor lihat merry berkali kali lihat ponsel nya dan berkali kali berdering , Victor hanya menyaksikan saja lima minit kemudian ponsel Merry berhenti dering masa itu Victor yang masih di dalam mobil ponsel nya berdering dengan cepat Victor memelankan volume bunyi nya memjawap panggilan itu.


"Ada apa Sheldon ?" tanya Victor


"Maaf ganggu tuan muda , aku ingin menjawab soalan tuan muda waktu itu , aku sudah berfikir panjang mula sekarang aku akan melayan tuan muda , tuan muda sudah membantu ku jika tuan muda tak beri aku saran waktu itu mungkin " ujar Sheldon terhenti

__ADS_1


"Tak apa nampaknya kamu sudah temui jawapan sebenarnya " ujar tenang Victor


Pada masa itu Victor ruang ada di dalam mobil tu tak segaja lihat Sheldon di luar sana yang sedang memerhati merry bersama dengan orang lain yang sedang berpelukan dan punggul merry di ramas ramas peria itu.


"Terima kasih atas sarannya tuan muda aku pamit dulu "


"Baik "


Sheldon pun menamatkan panggilan itu , lalu Victor keluar dari mobil itu seorang peria paruh baya ke arah Victor.


"Selamat petang anak muda , apa tuan muda berminat dengan mobil terbaru kami " ujar orang itu


"Selamat petang juga , mobil ini lumayan bagus aku menyukainya " ujar tenang Victor


"Terima kasih atas pujian nya , jika begitu aku menjelas kan tentang mobil ini dangan ditel."


"Baik terima kasih siapa nama paman ?"


"Oh lupa nak kenal kan diri nama ku Jackson wade bos tempat ini dan panggil ku Jack saja , nama tuan ?"


"Aku Victor , oh ya aku nak tanya apa kamu kenal dengan tuan muda kavincent Crewford. " ujar Victor tiba tiba teringat kakak nya lalu bertanya pada Jackson


"Kavincent Crewford ! sepertinya aku pernah dengar nama itu !" ujar Jackson


Waktu victor dan Jackson berbicara , suara kuat terdengar


"Sayang kamu kata nak belikan semau yang aku mahu sekarang apa ! kamu menolak semau yang ku mahu ! kamu bohong !" ujar keras merry


"Aku sudah beri tahu semau mobil itu aku simpan untuk anak kita nanti !"


Victor yang sedang menyaksikan mereka hingga penghujung cerita , hingga dua pengawal mengusir mereka keluar dari tempat itu .


"Maaf tuan di sebab kan orang itu kamu terganggu "


"Tak apa lagi pun aku kenal cewek itu , orang itu semengnya seperti itu " ujar tenang


"Tuan sangat memahami keadaan "


Victor hanya senyum , Lalu menoleh kearah kanan Sheldon yang masih berdiri di dinding kaca itu yang menahan marah dan sakit hatinya Sheldon sudah setahun bersama dengan merry dan akhirnya semau kepercayaan pada merry musnah total.


"Oh tuan Jack tadi kamu kata kamu pernah dengar dengan nama kavincent Crewford siapa dia ?"


"Oh itu memang benar , orang itu sangat terpengaruh di kota M selfod dan juga presiden di kota ini bukan itu saja keluarga Crewford sangat disegani di kota M selfod ini , aku perna dengar dahulu tuan muda Crewford mencari Adi nya yang sejak kecil di asingkan dari keluarga tapi sampai sekarang belum di temui lagi sangat sedih tuan muda selalu bekerja keras semata mata mencari Adi nya " ujar Jackson dengan muka kesal


"Jadi semau yang di kata kan kakak benar " ujar batin Victor


"Napa tuan bertanya tentang tuan muda Crewford !" ujar hairan Jackson


"Oh hanya ingin tahu saja tuan Jack , aku ingin beli mobil ini berapa harga nya ?" ujar tenang


"Kebetulan sekali sekarang kami ada promosi jadi harga sebenar mobil ini dua juta lapan ribu dan kami diskaun dua juta dua ribu , ini adalah adisi terbaru kami di export dari luar negara dan jualan pertama kami bernilai dua juta dua ribu sebagai permulaan nya " ujar Jackson


"Baik aku akan membelinya "

__ADS_1


"Terima kasih , mohon tuan menunggu di ruang rehat aku akan uruskan pembelian tuan , pelayan bawah tuan ke ruang rehat "


Mereka pun membawah Victor ke ruang rehat , saat Jackson menggurus dokumen pemilik mobil Lamborghini yang akan menjadi pemilik yang sah.


"Tuan aku sudah mengisi borang pembeliannya , tuan tinggal membayarnya saja dan aku mahu kad pengenalan tuan , oh satu lagi tuan nak bayar tunai atau card ?"


"Card " ujar Victor dan mengeluarkan kartun hitam nya dan beri pada Jackson Jackson lihat kartu hitam milik Victor mata nya membulat besar terkejut , kartu hitam adalah hanya di milik oleh beberapa orang kaya , Jackson kenal dengan pemilik pemegang kartu hitam yang ada di kota M selfod dan mereka juga sering datang ke tempat ini .


Victor beri kad identitasnya , lalu menekan enam digit nombor dan mesin itu mengeluarkan suara dua juta dua ribu telah di transfer.


"Tuan apa kartu ini milik tuan maaf jika aku tersalah kata "ujar ketakutan Jackson dan panasaran


"Benar itu kartu ku , kamu boleh memereksanya jika mahu jawapan nya " ujar tenang Victor


Jackson pun jalan ke mejanya dan memeriksanya nya , beberapa minit kemudian skrin laptop yang terpapar pemilik kartu hitam itu dan bertulis nama Victor di sana sekali lihat nama belakang Victor , Jackson sangat terkejut dan ketakutan lihat nama Crewford di belakang nya jackson pun melihat kad identitas nama yang tertulis adalah sama


"Tuan kamu kamu " ujar gugup Jackson dan tangan bergetar memegang barang itu kaki nya juga gementar.


"Ada apa tuan Jack ?"


"Tuan tadi tuan bertanya pada aku tentang Tuan muda kavincent jadi -- " ujar gugup


"Iya , benar Napa kamu bicara gugup ? " tanya Victor


"Jadi kamu adalah ? !"


Victor hanya senyum dan geleng kepala saja ,


"Jika kamu berfikir seperti itu ? itu benar tuan muda kavincent Crewford adalah kakak ku dan aku Victor crewford Adi nya yang sudah lama di cari " ujar tenang Victor


Saat jackson dengar ujar Victor , kaki nya menjadi lemah dan terus berlutut di depan Victor.


"Maaf tuan muda aku tak perasan kamu tuan muda dari keluarga Crewford yang sudah lama di asingkan dari keluarga " ujar dan terus beri hormat


"Angkat kepala mu dan duduk di sofa " tegas Victor


"Terima kasih tuan muda , oh aku kembalikan kartu dan kad identitas tuan muda , ini kunci mobil nya "


"Baik "


"Aku tak sangkah , jika aku lihat wajah tuan muda , kalian hampir serupa "ujar jujur Jackson


"Terima kasih tuan Jack , sebenarnya aku belum pernah lihat wajah kakak ku lagi dan oleh Karna kamu tahu identiti aku yang sebenar jadi --" ujar Victor yang belum habis bicara


"Tuan muda tak perlu risau , kami semau akan merahsiakan " berdiri dari tempat duduknya dan tunduk hormat.


"Terima kasih kamu memahaminya "


Victor pun keluar dari bilik rehat itu di susuri Jackson , Victor pun membawah mobil itu pergi


"Aku tak sangka akan bertemu dengan tuan muda crew di sini , tuan muda sangat baik hati " ujar pelan Jackson lihat Victor sudah keluar dari tempat itu membawah mobil Lamborghini edisi baru.


Jackson pun beri tahu semau pada pekerjaan untuk merahsiakan tentang kejadian ini.

__ADS_1


__ADS_2