
Tiba di kulian , Bandi dan Melvin menunggun di parking , Victor memarking mobil yang dikendali nya di sebelah mobil nya saja.
Melvin dan Bandi terus membungkuk lihat Victor turun dari mobil
"Presiden Crewford " ujar panggil Bandi dan Melvin
"Eya , Napa kalian disini ?" ujar Victor hairan lihat mereka berdua ada di tempat itu
"Kami tungguh Tuan balik " ujar Bandi
"Tak perlu tungguh ku balik dan Napa kamu di sini Bandi ? apa kamu tak bantu ayah mu ? " ujar tanya Victor
"Maaf Tuan aku sememang nya ada kerja tapi ayah ku kata tak perlu kerjakan " ujar Bandi
Victor pun gerti maksud Bandi ,
"uda lah kita masuk saja , kalian. berdua jaga tingkah laku kalian jika berulang lagi , aku tak kan maaf kan !" ujar tegas Victor
"Baik Tuan " ujar Melvin dan Bandi
"Napa mereka gitu hormat pada nya dan panggil nya tuan , siapa sebenar dia ?" ujar orang yang berada di semak semak
Waktu mereka masuk mereka Bandi dan Melvin tak lakukan kesalahan lagi , meskipun mereka sangat takut Victor di perlaku seperti itu , mereka hanya bisa bertahan dan diam karna takut di hukum
Tiga hari berlalu
Seorang Guru baru dan Seorang murid baru masuk kekulian , Mereka sangat popular dan tampan hingga para gadis berpaling wajah pada mereka .
Mereka bagai syurga di depan para gadis , hingga para cowok merasa irih pada mereka .
"Siapa orang ini ? lihat semua cewek keliling pada mereka ?"
"Entah kata nya seorang tu guru baru dan seorang lagi murid baru "
"Tak ku sangkah kedatangan kita , banyak cewek yang mendekat ?" ujar murid baru itu
"Benar , apa kamu lupa di tempat asal kita juga seperti itu " ujar guru baru itu
"Tapi sayang sekali mereka tak tahu kita ini seperti apa ?" ujar guru itu lagi
Suara para gadis tak henti henti , hingga kulian ui seperti pasar.
"Apa yang ribut sekali di sana ? lihat semau gadis kumpul satu tempat ?" ujar Casper
"Apa kamu panasaran sekali ? pergi lihat , apa yang di katakan oleh semua gadis itu nanti " ujar liopod
"Tak nak aku " ujar Casper lagi
"Ayo pergi " ujar Victor
"Baik " ujar Melvin dan Bandi
"Vic tungguh " ujar Casper
"Ada apa ?" ujar tanya Victor
"Apa kamu tak pergi lihat ?" ujar Casper
__ADS_1
"Buat apa ? aku bukan orang yang pantas bertemu dengan mereka " ujar Victor
"Bicara Tuan muda seperti nya tak suka ?" ujar batin Bandi
"Benar juga hehe , tapi Napa kamu bicara gitu , bicara kamu ini seperti presiden ?" ujar Casper yang tak gerti maksud Victor
"Bicara seperti presiden kata nya ? ! " ujar batin Bandi dan Melvin , mereka terus saling pandang
"Casper Napa lah kamu kata gitu , orang yang kamu bicara itu adalah Tuan presiden " ujar batin Melvin
"Apa yang kamu kata kan , ya benar aku adalah presiden dan bicara Presiden harus seperti itu " ujar Victor
"Apa yang kamu kata Vic , kamu selalu saja bercanda " ujar Henry
"Bila kamu kata gitu , aku fikir bagus juga panggil kamu presiden " ujar liopod
"Apa kalian suka panggil aku seperti itu " ujar tanya Victor
"Tentu saja " ujar Casper liopod dan henry
"Terserah kalian nak panggil nama ku atau panggil presiden , aku tak halang dan tak akan marah " ujar Victor lagi
"Ya tuhan apa yang mereka bicara kan , dia adalah presiden sesungguh nya !" ujar batin Melvin dan Bandi
"Melvi Bandi apa kalian , setujuh kita panggil Vic presiden ?" ujar tanya Casper
"Haa ?" ujar Bandi dan Melvin bersama
"Ya tentu saja aku setujuh " ujar Bandi
"Benar aku juga " ujar Melvin
"Terserah kalian. " ujar Victor
"Mereka ini sama sekali tak sedar ? mereka terus panggil aku seperti itu tanpa fikir aku bukan hanya di panggil saja , Tapi aku adalah Presiden sesungguh nya , kapan kalian akan sedar ?" ujar batin Victor dan tersenyum lihat mereka
"Silakan presiden " ujar Casper
"Terima kasih " ujar balas Victor
"Ayo pergi , tak perlu pedulikan dua orang itu " ujar Victor
"Baik Presiden " ujar mereka semau
Victor hanya gelang kepala saja
mereka pun jalan lintas dua orang yang di kelilingi gadis , dua orang itu lihat Victor dan teman nya lintas mereka .
Pandangan mereka tak ke lain arah hanya fokes pada Victor .
"Siapa orang ini ?" ujar murid itu
"Entah , tapi napa kelihatan seperti dia ?" ujar guru itu lagi
"Guru baru , apa maksud kamu orang itu ?"
"Jika guru ingin tahu orang itu seorang pecundang dan sangat miskin , mantan pacar nya kata pecudanag itu habiskan wang nya dan cari orang lain "
__ADS_1
"Apa seperti itu ?"
"Benar " ujar para gadis
Victor hanya senyum sinis dengar bicara para gadis itu , teman victor semua nya menahan marah dan wajah menghitam
"Hei kamu apa bisa berhenti ? " ujar murid itu
Langkah mereka terhenti
"Apa ada urusan dengan tuan ?" ujar tegas Bandi
"Aku nak tanya siapa nama teman kamu itu ?" ujar murid itu lagi
"Tuan mereka bertanya " ujar pelan bandi pada victor
Victor berpaling wajah ke arah dua orang itu
"Napa kalian ingin tahu nama ku , orang seperti kalian apa pantas tahu siapa aku !" ujar tegas victor
Kedua orang itu terdiam
"Napa bicara nya sangat menakutkan dan suara ini --! " ujar batin dua orang itu
"Hei pecundang ! Sedar diri siapa kamu itu dasar miskin ! " ujar bentak gadis itu
"Kamu yang harus sedar diri ! Siapa kamu ? Apa kamu layak bicara seperti itu dengan ku ! Dasar hati busuk ! " ujar tegas victor
Bandi dan melvin uda ketakutan dengar victor bicara seperti itu , casper henry dan liopod hanya diam , lihat victor yang melepaskan amarat nya pada mereka kerna menghina victor
"Apa masih ada nak di tanya ? jika tak ada kami pergi dulu " ujar tenang Henry
"Tak ada " ujar sedikit gugup guru dan murid itu
Mereka pun pergi , hanya lima langkah ke depan victor terhenti
"Oh ya , tadi kalian ingin tahu nama ku kan ? Kalian bisa tanya pada fan kalian itu mereka tahu nama ku " ujar victor
"Dasar pecundang kamu ingat nama kamu itu orang yang berkuasa ! " ujar bentak para gadis itu lagi
"Nama dia Victor ! Sialan ! " bicara tegas
"Victor ? Victor apa ? " ujar mereka lagi
Victor melihat mereka lagi , lalu lihat sesuatu yang sangat berharga pada orang itu lalu senyum sinis dan terus putar badan kembali
"Aku hanya bisa katakan nama belakang ku Crewford !" ujar tegas victor dan melangkah pergi
"Crewford ! " ujar terkejut
kedua orang itu
"Hei pecundang jangan berlagak ya kamu ingat kamu itu miskin dibesar di pati asuhan ! Kamu itu anak yang di buang ! berani guna nama belakang Presiden " ujar keras gadi itu
Langkah victor terhanti wajah menghitam
"Melvin lepas kulian tangkap gadis itu Bandi kamu pergi bersama dengan Melvin sebagai saksi nanti aku hubungi Branson " ujar victor
__ADS_1
"Baik " ujar melvin dan Bandi
"Woooh vic kamu benar benar seperti presiden bicara seperti itu " ujar casper