Hanya Lelaki Sederhana

Hanya Lelaki Sederhana
Bab 19


__ADS_3

Di saat Victor beri arah Flyn memberi arah pada orang bawah nya menampar dengan kuat hingga lebam dan terluka.


Kedua orang tuan itu tak sangka , anak mereka di beri pelajaran yang sangat keras di depan mereka , walaupun mereka sangat simpati lihat anak mereka dilakukan seperti itu , tapi di sebabkan kelakuan mereka memalukan nama keluarga dan kelakuan yang sangat tidak di ketahui oleh kedua orang tua mereka , kecantikan muka Lesa dan lena udah tak ada guna nya sudah di musnahkan oleh anak buah Victor hanya sepata kata semuanya dilaksanakan.


"Tuan crew sekali lagi kami Mohon maaf dan mula sekarang kami akan melayan Tuan crew " ujar Grendi


"Tuan crew mula sekarang kami juga akan melayani tuan crew dan jika tuan crew ingin bantuan hubungi saja kami , kami pasti akan melayan tuan crew..." ujar Moreen orang tua lena


"oh kalian cepat sekali tukar fikiran !" ujar tegas dan tenang Victor


"Tuan crew kami tak berani lakukan seperti itu ! lagi pun kami benar benar kecewa dengan anak kami , kami benar benar tak tahu kelakuan anak tak guna ini seperti ini , jika tuan crew tak beritahu nama keluarga kami sudah lama jatuh " ujar ketakuatn Grendi


"Oh benar ! , kalian ingat kalian buat seperti ini aku akan melepas kan kalian " tegas victor


"Tuan crew kami mohon maaf " ujar ketakutan dan berkali kali tunduk pada Victor


"Vic mereka sudah minta maaf lepas kan mereka " ujar tenang Randi dan ada sedikit ketakutan dalam diri nya , bukan itu saja orang yang berada di depan mereka ada lah orang yang sangat berkuasa di kota M selfod.


"Randi tolong aku ! aku bersalah pada mu aku janji tak akan lakukan lagi jadi tolong aku !" ujar gugup ketakutan dan kesakitan di mukanya


"Vic "ujar Randi merasa kasih pada lesa dan lena.


"Lepas kan ! , Randi kamu jadi seperti ini di sebab kan dua orang itu , apa aku harus diam saja ! "ujar tenang Victor


"Tuan crew "ujar lesa terhenti


"Kamu diam ! , anak kurang Hajar !" ujar keras Grendi dan menampar muka lesa


"Sudah lah , kau sudah terlalu lama di sini terima kasih atas tawaran kalian aku menerimanya tapi ! jika berulang lagi aku tak akan lepas kan kalian lagi dan apa yang berlaku hari ini jangan beritahu pada sesiapa pun jika aku terdengar , kalian tahu apa yang terjadi pada kalian ! kakak Randi kamu juga , aku nak balik sekarang dan aku meningalkan dua orang di untuk menjaga kamu sehingah sembuh !" tegas Victor


Victor pun jalan meningal kan mereka dan di susuri orang bawahan nya.


"Tuan muda bagaimana dengan mereka ? " tanya Flyn


"Awasi setiap gerak geri mereka di mana saja mereka pergi !" tegas Victor


"Baik tuan muda " ujar orang bawahan nya


Flyn hantar Victor balik , dalam perjalanan melintas market mobil Victor lihat semua mobil itu lalu menggeleng kepalanya.


Tiga hari pun berlalu Randi juga sudah sembuh , Victor pun pergi ke golden sentral melakukan sedikit pekerjaan , setelah selesai Victor berjalan di kota yang di banggun kan oleh kavincent semua nya teratur .


Victor melintas sebuah market mobil dan masuk ke dalam lihat mobil itu Victor pun berfikir , Victor sudah mendapat lesan kenderaan tahun lalu di bantu oleh paman Winston .

__ADS_1


Tiba di dalam lobi itu , seorang pelayan lihat Victor masuk Lalu sambut dengan hormat pelayan itu pun menunjukkan setiap mobil dan beri penjelas kehebatan mobil dan kekuatan itu.


Victor pun lihat mobil semua nya biasa saja , wang nya masih banyak dan berfikir bagaimana dia harus menghabiskanya.


Victor pun jalan ke arah lain Victor lihat sebuah mobil yang baru di paparkan di satu tempat


"Apa mobil itu juga di jual ?" tanya Victor


"Eyah benar mobil Lamborghini ini ada keluaran baru kami dan harga nya dua juta lima ratus ribu " ujar pelayan itu


"Itu mobil yang termahal di sini benar ?"


"Eyah "


"oh tak apa lah aku nak lihat yang lain lagi..." ujar Victor


Wang Victor tersisa satu juta lebih dan lima ratus ribu sudah di guna , lalu di pun keluar hendak cari di tempat lain.


Victor pun keluar , dia tahu wang nya tak cukup beli mobil Lamborghini terbaru itu , sejak kecil Victor minat dengan mobil itu dan selalu berkata pada paman dan bibi yang menjaganya dia mahu beli mobil itu


Victor merasa lapar dan pergi ke bank mengeluarkan sedikit wang untuk makan petang nya.


Tiba di bank Victor pun mengeluarkan kad bank nya dan masukan dalam mesin menekan enam digit nombor dan tekan semak baki , mata Victor membulat besar lihat wang dan bank nya semakin banyak , setahu Victor wang nya tinggal satu juta lebih bila Victor pereksa kembali wang dalam bank nya menjadi tiga juta lebih.


"Hello kakak "


"Adi jarang sekali kamu hubungi ku ada apa ?"


"Apa kakak udah kirim kan wang nya ? " ujar sedikit tegas


"Oh aku lupa beritahu kamu maaf ya , aku sudah kirim kan nya apa udah masuk ?"


"Udah tapi Napa awal sangat bukan ka hujung bulan Kakak kata ?"


"Eyah tapi awal lebih bagus "ujar Kavin


"Ok lah terima kasih kakak "


"Ok "


Victor tak perasa di belakang nya udah banyak orang menunggu , Victor pun terus menekan tombol batal dan mengambil kartunya dan jalan keluar .


Victor pergi di satu banggunan bernama Cristal light sangat mewah dan termahal dari luar udah terlibat sangat banyak lampu warna warni yang terpancar , Victor pun pergi cuba makan di sana tiba di lobi banyak orang kaya yang menggunakan tempat itu terutama ruang VVIP , Victor hanya guna tempat biasa yang terletak di bahagian paling bawah tingkat satu.

__ADS_1


Victor pun jalan ke tempat duduk meja makan , tapi tak di duga seorang pelayan yang membawa tiga gelas wain dengan terburu buru jalan dan terlanggar Victor , wine merah tertumpah di salah satu Pelangan mereka ,Victor juga terkena sedikit di bajunya yang baru di beli


"Hei apa kamu buta ! "ujar keras orang itu hingga seluruh tempat itu melihat ke arah mereka


"Maaf aku tak sengaja "ujar pelayan itu


"Tak sengaja ! , kamu cari mati ya apa kamu kenal aku !"


"Maaf maaf " ujar ketakutan dan berkali kali tunduk.


Pelayan itu pun melihat Victor juga terkena wine merah itu


"Anak muda aku minta maaf , kamu juga terkena " ujar pelayan itu dengan ketakutan dan tunduk minta maaf


"Tak apa baju ku boleh cuci lagi " ujar tenang Victor


Pelayan itu terus memerah muka di tak sangkah ada Pelangan mereka yang baik hati.


"Siapa nama mu ?" tanya Victor


"Gresia " ujar yang masih ketakutan


"Baik di mana arah tandas ?"


Pelayan itu pun menunjukkan arah tandas itu.


Victor pun jalan ke tandas , sepuluh minit kemudian Victor terdengar bunyi pergaduhan dan barang yang pecah dan menangis , walaupun tandas itu terletak jauh dari tempat itu , Victor dapat mendengar dengan jelas dan suara seperti dia kenal , Victor pun jalan kesana pergi lihat.


Tiba di tempat makan " ternyata orang itu ! sudah di hajar waktu itu masih juga keluar !" ujar Victor


Victor pun membiar kan terlebih dahulu , semakin lama semakin Victor tak tahan lihat kelakuan orang itu , Victor pun jalan ke arah gresia yang di tampar terukbuka gresia saja mala ada tiga teman nya juga di lakukan seperti itu.


"Aku tak sangka kamu masih datang ke sini juga ! " ujar tenang Victor yang berdiri di belakang gresia dan teman nya.


"Siapa kamu berani masuk campur apa kamu juga ingin mati !" ujar keras orang itu


"Iya aku cari mati !" ujar keras Victor.


Orang itu pun panasaran seperti nya kenal suara itu , lalu melihat dari mana suara itu berasal.


"Kamu kamu Napa ada di sini !" ujar ketakutan orang itu


"Yoohh kita bertemu lagi !" ujar Victor tegas dan tenang

__ADS_1


Orang itu terkejut lihat Victor ada di sana , orang itu tidak lain tidak bukan Lesa dan teman nya lena bersama dengan beberapa lelaki.


__ADS_2