Hanya Lelaki Sederhana

Hanya Lelaki Sederhana
Bab 29


__ADS_3

Selepas tamat pelajaran Bandi terus ke kelas Victor menungunnya dan mengikut Victor jalan di belakang nya , teman nya juga terdiam dan hairan sejauh mana persahabatan Bandi dan Victor .


Victor pun terus balik ke asrama menukar pakaian nya dan jalan keluar dari kulian bersama dengan Bandi.


"Tuan muda nak ke mana ?" tanya Bandi masa dalam perjalanan keluar.


"Perusahaan Zack mengirim ku pesan pada ku ?" ujar tenang Victor


"Baik tuan muda , mobil ku ada di depan sana " balas Bandi


Victor hanya angguk kepala.


Tiba di perusahaan , Zack dan Derik yang sudah menungguh Victor di depan pintu utama , dari jauh mereka lihat mobil Banedik yang Menghampiri mereka , mereka pun hairan Napa Bandi ke sini mereka pun saling memandang.


Tiba di depan perusahana dengan laju Bandi turun dari mobil nya Zack dan Derik masih binggun , Bandi pun jalan ke arah pintu tempat Victor duduk lalu membuka pintu untuk Victor.


"Tuan muda udah sampai " ujar Bandi


"Terima kasih Bandi " balas Victor , lalu turun dari mobil itu .


Zack dan Derik pun terkejut Bandi yang megendali mobil hantar Victor ke perusahan kebiasaan Victor hanya naik taksi yang di bawah melton dan Zack dan Derik yang menunggu dan membuka pintu untuk Victor , tapi kali ini tak sama Bandi yang menghantar nya.


"Tuan muda " ujar Zack dan Derik yang masih berdiri disana dan tunduk hormat


"Eyah " ujar singkat Victor dengan muka sedikit serius.


"Bandi kamu balik lah dulu , terima kasih hantar ku ke perusahaan " ujar Victor lagi


"Tak perlu berterima kasih pada ku tuan muda aku hanya menjalan kan tugas ku saja " ujar sedikit gugup Bandi dan melambai lambai ke dua tangan nya.


"Bagus lah jika seperti itu " ujar Victor dan jalan masuk ke dalam lobi di susuri oleh Zack.


"Tuan muda crewford " ujar semua pengawal dan tunduk hormat pada Victor.


Victor hanya angkat tangan beri isyarat.


Derik yang masih berdiri di luar .


"Tuan Banedik " panggil Derik


"Ada apa Tuan Derik "balas Bandi


"Napa aku lihat tuan muda lebih berbeza dari sebelum ?" tanya Derik

__ADS_1


Bendi pun terdiam seketika dan berfikir bagaimana harus di jelaskan , dengan pelan Bendi mencerita dari awal.


"Apa !" teriak Derik dengan kuat dan terkejut.


"Tuan Derik aku juga tak sanggup lihat tuan muda seperti itu , tapi tuan muda melarang aku melakukan seperti itu lagi dan jika aku lakukan lagi orang lain akan curiga , bukan itu saja aku kira mervin sudah mula curiga " ujar bendi dengan gelisah


"Untung saja kamu ada di sana , Bandi lindungi tuan muda dengan senyap dan pasti kan tuan muda tak lagi di ganggu " ujar tegas Derik


"Aku tahu ayah ku juga berkata seperti itu dan aku kagum dengan teman tuan muda mereka sanggup korban diri mereka demi melindungi tuan muda "


"Yang benar " ujar terkejut Derik


"Yeah "


"Nampaknya satu hari nanti ada pengawal baru , itu pun jika tuan muda tak mengabaikan mereka saat identiti tuan muda di ketahui " ujar Derik yang berharap.


"Aku berharap seperti itu tuan Derik , aku minta diri dulu lagian aku harus ke perusahaan bantu ayah ku " ujar Bandi


"Baik pergi lagi dan terima kasih antar Tuan muda " ujar Derik


"Tak apa , lagi pun itu tugas kita sebagai orang bawahan nya " ujar Bandi senyum sinis.


Bandi pun naik mobil nya dan memecut pergi , Derik pun masuk dalam dan terus melaksaan kerjanya.


"Zack dokumen ini ?" tanya Victor tiba tiba .


Dari jam 2 hingga jam 4 hanya diam , kali ini Victor baru berbicara , Zack pun mendekati Victor .


"Eyah tuan muda yang mana satu ?" ujar Zack yang hairan lihat Victor yang diam dari dia tiba.


"Yang ini " ujar Victor dan berikan kan pada Zack


Zack pun mengambil dokumen itu dan melihat nya.


"Maaf tuan muda , dokumen ini aku ingin bertanya pada tuan muda ?" ujar sedikit gugup , Zack takut jika Victor tiba tiba beruba seperti kakak nya yang sangat tegas .


"Tentang apa tu ?" ujar tenang Victor dan bersandar di kerusi nya


"Tuan muda dokumen ini sudah lama di hentikan oleh tuan muda kavincent dan tempat ini sudah lama di tinggalkan , jadi aku ini bertanya apa tuan muda nak bangunkan kembali ?" ujar Zack sedikit gugup


"Oh tentang tu aku juga tak tahu tapi untuk sementara ini simpan dokumen itu dulu , aku fikirkan kembali jika aku ingin bangunkan kembali dan tempat apa kah itu ?" ujar tanya Victor


"Aku juga kurang pasti , aku hanya dengar tuan muda kavincent nak banggun kan muzium hanya itu saja yang ku tahu. " ujar Zack

__ADS_1


"Oh gitu , tak apa lah aku akan fikirkan kembali nanti " ujar Victor dan lihat jam sudah jam 4.30 petang.


Victor pun meranjak dari tempat duduk nya dan jalan ke dinding kaca itu , memasukkan kedua tangannya di sakunya dan melihat di luar , kamar kantor Victor terletak di bahagian paling atas dan perusahaan itu adalah bangunan yang paling tinggi di kota M selfod.


"Zack jika kamu berkata benar pada orang lain tapi mereka anggap kamu berbohong apa kamu akan lakukannya ?" tanya Victor dengan wajah tenang


"Aku tak suka berbohong tuan muda tapi jika orang itu tak percaya aku abaikan saja tapi itu dulu waktu aku belum seperti ini , Napa tuan muda tanya ?" ujar balik Zack


"Tak ada apa apa hanya tanya saja " ujar dan Victor dan mengelah nafas " Elok juga aku berbuat demikian lagi pun tak ada seorang pun yang mengenaliku di sana melainkan Bendi " ujar batin Victor


Zack hairan Napa Victor tanya seperti itu "Apa tuan muda mengalami masalah ?" ujar batin Zack.


"Zack apa ada kerja lain lagi ?" tanya Victor


"Hanya itu saja "


Victor pun balik ke meja kerja nya dan menyambung kembali kerjanya.


"Baik lah kamu pergi lah lakukan kerja mu " ujar tenang Victor


"Tuan muda hari makin gelap , selalu nya tuan muda udah nak balik " tanya Zack melihat jam tangan nya udah jam lima petang.


"Aku penginap di sini saja esok aku balik , lagi pun banyak kerja nak di lakukan " ujar Victor sambil melihat dokumen itu.


"Baik tuan muda aku akan urus kamar mu " ujar dan tunduk hormat


"Tak perlu di sini saja " ujar tenang Victor


"Tuan tapi di sini kan--" ujar nya terhenti


"Tak apa Zack , jika ada kerja kamu lagi lakukan lah jika tak ada kamu boleh balik " ujar Victor yang masih tenang


"Baik tuan muda " ujar dan tunduk separah dadah.


Waktu Zack berkata demikian dia sangat takut tapi Victor hanya menjawab dengan tenang , jika di samakan oleh kavincent , Zack sudah lama di marah dengan teruk , tapi Zack tak menyangkah Victor tak memarahinya hanya berkata tenang.


Zack pun meningal kan kantor Victor dan jalan menujuh lift turun ke tempat kerja nya , di melihat Derik yang mematung bersandar di dinding sambil memegang dagu nya , Zack pun pergi menyapanya dan bertanya , Derik pun menceritakan kan seperti apa Bandi ceritakan padanya.


"Pantas saja Tuan muda bertanya pada ku tadi !" ujar Zack dengan muka kesal


"Seperti nya aku ingin memukul orang itu berani dia melakukan itu pada tuan muda ! " ujar Derik juga merasa sedikit marah


"Aku juga seperti itu , tapi identiti tuan muda masin belum di ketahui jadi kita harus bersabar hingga mereka tahu siapa sebenar tuan muda !" ujar tegas Zack

__ADS_1


Hai teman sekalian terima kasih kerana membaca novel ku dan jangan lupa tekan tombol 👍 nya ok


__ADS_2