
"Maaf menganggu Tuan muda "
"Tak apa , ada apa ?" ujar tanya victor
"Tuan malviano ada di sini "
"Baik suruh dia masuk " ujar victor lagi
Malviano pun masuk ruang , malviano lihat wajah zack dan tymoti yang dalam ketakutan , Derik Deker dan Flyn berdiri di belakang victor
"Kamu seorang saja ? Di mana mervin ?"ujar tanya victor
"Salam tuan presiden , ya aku seorang mervin kata ada sesuatu yang dia nak lakukan " ujar malviano yang coba menahan gugup nya
"Oh , jadi napa kamu nak bertemu dengan ku ? " ujar tanya victor
"Itu tentang marvin " ujar malviano
"Nanti aku sendiri yang bicara pada nya " ujar tenang victor
"Baik Tuan presiden "
"Kamu duduk lah , sementara tunggu mervin datang " ujar victor
"Baik " ujar balas mereka semua
Lima minit kemudian pintu di dorong buka
"Maaf kelewatan ku " ujar mervin yang baru masuk
"Mervin "ujar panggil malviano
"Ayah " ujar pangil balas mervin
"Duduk sini "
Mervin jalan dengan wajah menunduk tak berani lihat wajah mereka dan duduk di sebelah malviano
"Bicara lah , apa yang nak kalian katakan ?" ujar victor menetap pada mervin yang hanya menunduk wajah
"Mervin Tuan presiden bertanya " ujar malviano
"Aku aku --" Ujar gugup mervin
Dalam diri nya terasa kosong , mervin tak sangka orang dia tolong dan lindungi selama ini adalah presiden mereka , mervin juga tak tahu mahu panggil apa
"Bicara seperti biasa saja "ujar victor
Mervin menarik nafas menenang kan diri nya
"Baik " ujar balas mervin dan bicara biasa
"Mervin "ujar panggil malvino
Mervin hanya menupuk punduk malviano saja
"Maaf kan aku mervin " ujar victor yang memdahului bicara
Mereka semau pun lihat victor dan terkejut dengar victor berkata gitu
"Maaf kan aku tak berkata dengan jujur dan merahsiakan identitas sebenar ku , aku tahu kamu marah tapi kamu menahanya "ujar victor
Victor tahu mervin sangat marah
"Kamu tahu aku marah , kita udah lama berteman napa tak beritahu pada ku ? Sejak kamu putus dengan zavia aku udah perasan dengan kelakuan mu Bandi juga gitu , tapi napa tak terus beritahu pada ku ! " ujar mervin sedikit naik
__ADS_1
"Mervin rendah kan bicara mu ! " ujar tegas malviano
"Ayah juga gitu napa tak beritahu pada ku dengan benar ! " ujar keras mervin
"Bukan aku tak beritahu tapi--" ujar marviano terhenti
"Tapi apa ?"
"Aku yang menuruh tak beritahu padamu , awal nya waktu pertemuan semua serikat aku berharap kamu datang tapi ayah kamu kata kamu tak nak pergi !" ujar tegas victor
"Apa sejak dari itu kamu udah tahu siapa aku ? " ujar tanya mervin dengan wajah menghitam
"Eya , aku sudah tahu " ujar tenang victor
"Sejak kapan lagi kamu seperti ini ?" ujar tanya mervin
"Apa kamu ingin waktu ponsel aku berdering tak henti dalam dua hari ?" ujar tanya victor
"Aku ingat "
"Kamu ada dengar rumul tuan kavinsen mencari adi nya yang udah bertahun tahun hilang , waktu itu ponsel aku berdering , orang yang menelafon ku berkali kali itu adalah tuan kavinsen , dia adalah kakak ku dan aku adalah adi nya yang di cari itu " ujar victor menceritakan kebenaran nya
Mervin terus terdiam tak tahu berkata apa , diri terkejut bila tahu siapa victor sebenar nya
Mervin tak sangka orang yang selama ini di buli dan dihina adalah orang yang memilik kuasa dan memiliki wang yang tak terhitung nilai nya
Mervin berdiri hendak jalan ke arah mervin , kaki nya lemas mervin terus berlutut di hadapan victor
"Mervin ! " ujar panggil malviano yang terkejut lihat mervin yang berlutut di hadapan victor
"Maaf kan aku Vic , aku tak bisa lindungi kamu "
"Kamu selalu lindungi aku dalam masalah dan membantu ku "ujar victor
"Tida , aku ini hanya orang bawahan dari serikat tak seperti mereka yang bisa lindungi kamu dengan selamat , aku bah kan masih lemah " ujar mervin
"Derik tadi kamu kata kalian perna tekan tombol itu dan di jadikan pengwal peribadi benar kan ?" ujar tanya victor dan menoleh lihat tiga orang itu
"Benar tuan , napa tuan tanya ?" ujar tanya Derik
Victor pun menoleh balik ke arah mervin dan bantu nya berdiri ,
"Zack dokumen yang di hentikan oleh kakak ku itu lokasinya di mana ?" ujar tanya victor
"Oh tempat itu ada berdekatan dengan kulian tuan "ujar zack
"Tempat yang tepat " ujar victor
"Apa tempat itu ada masalah Tuan ?"ujar tanya Zack
"Zack bantu aku uruskan tempat dan bina balik , aku nak bina satu dewan disana dan markas untuk ku sendiri " ujar victor
"Apa nak tubuhkan dewan dan markas untuk tuan sendiri ? !" ujar terkejut mereka semau
"Napa apa tak bisa " ujar victor sedikit naik
"Tentu saja boleh "ujar mereka lagi
"Bagus , Zack tymoti kalian berdua yang uruskan , Sheldon ?" ujar victor dan panggil sheldon
"Tuan ada apa ? " ujar sheldon denagn ragu
"Bagaimana dengan tokoh Itu ? " ujar tanya victor lagi
"Oh tentang itu , kami uda kerjakan nya dan akan siap dalam dua minggu ini " ujar sheldon dia tahu apa yang di maksudkan oleh victor
__ADS_1
"Apa maksud kamu dengan tokoh itu ?"ujar tanya mervin dengan binggung
"Tokoh itu adalah milik teman kamu mervin , siapa nama nya itu Henry ?"ujar sheldon
"Vic , kamu--" Ujar mervin dan tak tahu nak berkata apa
"Mervin jangan beritahu pada mereka dahulu , aku ingin balas kebaikan mereka mereka dulu , jika uda sakses dan tepat pada waktu nya aku kan beritahu dengan benarnya "ujar victor
"Vic kamu udah banyak beruba ?" ujar mervin
"Mervin bicara pangilan kamu itu ?!" ujar malviano
Mervin sedar
"Maaf vic Tida maaf Tuan presiden "ujar mervin dan tunduk separuh dadah
"Aku maaf kan karna kamu adalah teman ku , ingat jangan panggil aku tuan presiden di depan mereka yang tak tahu siapa aku "
"Baik tuan " ujar mereka semau
"Tuan presiden tentang orang yang mendorong tuan itu ?" ujar tanya mervin
"Kamu udah tahu siapa pelakunya , kamu sendiri yang hukumnya , kamu ada hak sekarang " ujar victor
"Tapi aku bukan --" ujar mervin terhenti lagi
"Tuan napa tuan kata gitu ?" ujar tanya Flyn
"Kalian sendiri yang katakan tadi , ucap selamat datang pada anggota baru kalian " ujar victor pada tiga orang itu
"Angota baru ? Tuan apa mervin juga --" ujar Derek terhenti dan dia tahu apa maksud victor
"Jadi gitu , Mervin selamat bergabung dengan kami , kami bertiga adalah pengawal peribadi Tuan presiden "ujar Derik
"Pengawal Pribadi ? Apa maksud kalian " ujar tanya malviano dan mervin
"Mervin apa bisa kembalikan aku box kecil itu ?" ujar victor
Mervin pun kembalikan box kecil itu dan box kecil itu adalah tombol merah
"Mervin apa kamu ada tekan benda ini ?" ujar tanya Derik
"Ada tuan , napa tanya ?" ujar mervin yang masih binggung
Tiga orang itu tersenyum
"Selamat datang junior baru " ujar mereka bertiga
"Apa maksud Tuan ?" ujar tanya mervin
"Tombol merah ini hanya Tuan besar saja yang bisa guna dan pengawal peribadi tuan besar , oleh karna kamu menekan tombol ini kamu uda jadi seperti kami " Ujar Derik
"Itu adalah peraturan Keluarga Crewford , siapa yang tekan tombol ini akan jadi pengawal beripadi Tuan besar " ujar Deker
"Kamu adalah calon yang di pilih , kedepan nya lindungi tuan di kulian , kamu dan Bandi yang mengawasi keselamatan tuan " ujar Flyn
"Mervin lakukan kerja dengan baik tentang syarikat serakan ayah dan kakak mu , ini ambil kunci mobil ini , mobil itu adalah milik mu " ujar malviano
"Aku belum ada lesen ayah " ujar mervin
"Tentang itu aku bisa bantu kamu junior baru , aku ada teman lama di sana mungkin dia bisa bantu " ujar Flyn
"Baik terima kasih Tuan " ujar mervin
"Ini token pengawal peribadi , token ini kamu harus guna dan jangan hingga hilang , jika hilang kamu tahu apa yang kamu alami ! " ujar Derik
__ADS_1
"Aku faham " ujar mervin lagi