
Hai teman sekalian terima kasih sudih baca novel ini tapi jangan lupa tekan tombol 👍 nya ya , itu buat auther lebih senang hati terima kasih ya.
Dalam perjalan balik ke tempat Victor di besar dan di jaga , awal nya Bandi dan Victor hanya diam tempat pati asuhan itu terletak di kawasan tak jauh dengan kota , tapi desa itu di lihat seperti desa yang maju dan ada tiga hingga empat orang kaya yang tinggal di sana .
"Tuan muda apa di sini tempat nya ?" tanya Bandi yang sudah masuk simpang jalan desa tu.
"Eyah di sini " ujar Victor
"Desa ini lumayan juga , banyak banyak desa yang aku perna pergi tak seperti ini " ujar hairan Bandi lihat desa itu seperti di kota
"Ini pertama kali kamu ke sini benarkan ? " tanya Victor
"Benar tuan muda "
"Dulu nya desa ini tak seperti ini , lihat dua rumah yang ada di sebelah kiri, rumah satu lagi di sebelah depan dan rumah yang satu lagi ada kanan itu rumah itu paling besar jika aku tak silap mungkin Sampai dua puluh ektar , sejak empat rumah itu di banggun kan tempat ini beruba , bukan itu saja mereka juga sering kali menolong orang di sini jika desa ini apa berlaku jenayah empat rumah itu yang lindungi desa ini " ujar Victor menceritakan tentang desa ini dulu.
"Aku tak tahu dengan desa ini " ujar Bandi yang masih terpukau dengan desa itu
"Oh Bandi kamu kata rumah kakak ku itu terletak Di mana?" tanya Victor
"Aku kurang pasti tapi yang aku tahu villa Tuan muda Kavin terletak di bahagian tak jauh dari kota dan tempat itu jika aku tak silap di sebuah desa " ujar Bandi menjelaskan
"Apa kamu pernah pergi kesana ? " tanya Victor
"Tidak hanya ayah ku saja yang pernah pergi dan villa itu ayah aku yang kerjakan " balas Bandi
"Tuan muda apa kamu kenal dengan empat orang kaya itu ?" tanya Bandi
"Hanya tiga rumah itu saja dan rumah yang di kanan itu saja tak aku tak tahu , bukan itu saja yang aku dengar rumah pemilik itu di jaga dengan ketat , setiap lorong ada bodyguard yang menjaga dan tempat itu menjadi bahan pertanyaan seluruh orang desa di sini termasuk tiga rumah itu " balas Victor
"Seperti nya pemilik rumah itu sangat misterius ?"
"Orang desa perna bertanya pada mereka waktu itu bodyguard yang menjaga di bahagian luar itu membantu orang desa memindah kan barang , bodyguard itu berkata mereka sedang menunggu kedatangan tuan mereka "
"Seperti apa orang itu ?" ujar hairan Bandi
"Aku juga tak tahu siapa yang mereka maksud kan ? " balas Victor
"Tuan muda sudah tiba." ujar Bandi
Mobil nya berhenti di depan pati asuhan itu , tempat pati asuhan itu terletak di bahagian belakang rumah besar di sebelah kiri.
Bandi pun turun membuka pintu untuk Victor mujur saja tak ada orang lain melihat nya , Bandi pun jalan ke belakang mobil nya dan ambil bag victor dan berikan pada Victor.
"Kamu boleh balik terima kasih antar ku " ujar Victor
__ADS_1
"Tuan muda tugas kami adalah melayani mu dan ini sebahagian dari kerja kami " ujar Bandi dan tunduk hormat
"Baik " ujar Bandi dan baru nak masuk ke dalam mobil nya lalu terhenti di depan pintu mobil nya dengar Victor di panggil
"Victor kamu balik " ujar orang yang paru baya
"Aku balik bibi Nana lama tak bertemu ?" ujar Victor dan tersenyum
"Kakak Victor ! "panggil semua kanak kanak yang baru keluar lepas dengar nama Victor di panggil
Victor hanya senyum saja.
"Kakak victor Napa jarang kakak balik ?" tanya budak kecil yang baru berusia sepuluh tahun
"Kamu ini kakak Victor kan kulian !" ujar yang bocah itu lagi
"Sudah lah ayuh masuk " ujar tenang victor
"Baik " ujar kanak itu semua
"Bibi apa Randi ada di sini ?" tanya Victor
"Ada dia baru saja jalan tadi sama paman " balas Nana
"Ohh "
Menoleh belakang " dia teman ku " jawap Victor
"Napa tak bawah masuk mari masuk dulu " ujar bibi Nana
"Tak apa bibi aku hanya antar tuan-- tak Victor saja " ujar Bandi lalu lihat victor Bandi tak berani jika tak ada kebenaran .
"Makan dulu sudah tengah hari ini ayoh " ujar bibi Nana
"Tapi--" melihat Victor balik.
"Ayo lah masuk " ujar Victor tenang
"Baik " ujar Bandi sopan
Mereka pun masuk ke dalam dan makan di sana , Bandi sedikit ragu Kerna di antara mereka hanya Bandi saja yang tahu siapa Victor lihat Victor seperti biasa yang sudah terbiasa dengan tempat itu.
Beberapa minit kemudian laman Winston dan Randi tiba, mereka hairan ada mobil di luar rumah mereka lalu mereka pun turun dari mobil mereka dan masuk ke dalam.
"Sayang mobil siapa di luar itu ?" tanya Winston yang baru balik.
__ADS_1
"Mobil ? oh itu mobil teman nya victor " teriak bibi Nana
"Victor ? apa dia sudah balik?" tanya abalk Winston
"Eyah sudah dia ada di belakang rumah " teriak bibi Nana lagi yang berada di belakang rumah bersama dengan yang lain.
"Victor balik " ujar pelan Randi
"Kalian sudah balik ?" ujar Victor yang baru masuk
"Victor kami baru saja bicara tentang mu , Napa tak beri tahu kamu balik ?" tanya Winston
"saja aku beri tahu apa kamu sekarang lebih baik Randy ?" tanya Victor dan menoleh ke arah Randy
"Aku lebih baik sekarang dan siapa dia ?" ujar dan tanya Rendi lihat Bandi juga baru masuk
Victor pun menoleh belakang lihat Bandi .
"Salam kenal aku Bandi teman nya Victor " ujar Bandi
"Oh , teman kamu rupa nya Victor "ujar Winston
"Eyah teman ku." ujar Victor
"Apa kalian sudah makan ? " tanya Winston
"Baru saja siap makan " balas Victor
"Paman , bibi aku pergi dulu ayah ku menunggu ku " ujar Bandi
"Baik hati hati jalan ya" ujar Winston
"Datang kapan saja ke sini jangan segan ya " ujar Nana
"Terima kasih aku pergi dulu " ujar Bandi dan lihat Victor tak berani terus pergi
"Pergi lah ayah kamu sudah menunggu mu " ujar Victor
"Baik " ujar dan tunduk hormat
Winston , Nana dan Randi terdiam lihat kelakuan Bandi seperti itu Bandi pun keluar dari rumah itu.
"Victor apa teman kamu itu seperti itu ? "tanya Winston
"Ah ya dia memang seperti itu terlalu sopan " ujar Victor sambil ragu kepala nya
__ADS_1
"Bandi Bandi kamu ini" ujar batin Victor
Kawasan tempat Victor di besar , berada tak jauh dari kota jika dari tempat itu dapat lihat kota dengan jelas dan tak jauh dari kulian nya juga .