
Lepas tiba mereka pun masuk ke dalam restoran itu , kelihatannya penuh dan tak ada tempat duduk .
"Tuan nampaknya hari ini penuh jadi bagaimana ?" ujar tanya saviou
"Jika kalian nak ke tempat lain aku tak keberatan " ujar Victor
"Baik tuan " ujar pelan empat pengawal itu
mereka pun melangkah keluar dari tempat itu tapi langkah mereka terhenti ada orang panggil mereka dari belakang .
"Kalian tunggu udah nak pergi masih ada tempat kosong lagi " ujar seorang kurang ubaya
"Ah eyah kami udah nak pergi ada apa ?"ujar tanya Victor
"Oh Gini restoran kami masih ada meja kosong lagi jadi silakan masuk " ujar pelayan itu , dari jauh di lihat Victor dan empat orang itu turun dari mobil Audi , dia pun merasa takut jika melayan orang yang salah
"Baik terima kasih tunjuk kan jalan nya , apa kamu boss di sini dan siapa nama kamu ?" ujar Victor
"Benar anak muda aku boss di restoran ini dan nama ku Kenwood " ujar orang itu
Boss pemilik restoran itu pun tunjuk kan jalan ke meja itu , tempat itu terletak di tepi sekali mempunyai ruang yang besar dan meja yang besar bukan itu saja ruang itu di tutup dengan pintu kaca slide yang terhias dengan rinda rinda.
"Bos Ken tempat ini untuk tetamu VVIP kan Napa beri pada kami " ujar tanya saviou
"Kalian selalu datang ke sini Lagian kalian juga bawah mobil syarikat terbesar mana aku tak segan jika kalian pergi gitu saja dan satu lagi aku lihat ada orang baru yang ikut kalian " ujar Kenwood
"Terima kasih untuk tempat ini " ujar Victor
"Tak apa anak muda , aku hanya tak nak salah pandang nanti " ujar balas Kenwood
Lepas mereka pesan makanan dan boss itu pun meninggalkan mereka dan pergi menyediakan pesan mereka , di ruang VVIP itu hanya sunyi empat orang itu sama sekali tak berbicara .
"Napa diam ?" tanya Victor
"Tak ada apa apa tuan hanya --" ujar Gregory dan menunjuk ke arah luar
"Apa kalian takut ? !" ujar tanya Victor
"Tida tuan " ujar balas mereka berempat
Di dapur restoran
"Boss Napa ruang itu di beri pada mereka bagaimana jika orang yang tempah tempat itu datang ?"
"Apa kamu bodoh ! apa kamu tidak lihat mobil yang mereka guna tadi !"
"mana aku nampak "
"Sudah lah pergi hantar pesan makanan mereka tadi "
__ADS_1
"Baik boss "
Pesan makanan pun di hantar ke tempat itu , Victor dan empat orang menikmati makanan mereka walaupun hanya hidangan sederhana itu udah cukup untuk Victor .
Lima minit kemudian para Pelangan yang masih menikmati makanan tiba tiba pintu di buka dengan kuat hingga orang yang ada di dalam semua terkejut .
"DIAM SEMUA , JIKA TIDA AKU BUNUH KALIAN !"ujar tegas peria yang baru masuk bersama lima hingga enam teman nya.
"DIAM DAN PATUH !" ujar tegas yang satu lagi
"Aku sudah agak akan jadi seperti ini !" ujar batin ke empat orang itu
Victor hanya diam lihat orang itu dan menikmati makanan terus .
"Apa kalian takut pada mereka ?" ujar tanya victor
"Ada sedikit " ujar mereka lagi
"Bodoh ! kalian lagi tinggi Napa takut pada sampah ! makan ku terganggu sekali !" ujar bentak Victor
"Maaf tuan muda ' ujar mereka lagi
"Alexsius tutup pintu !" ujar tegas Victor
"Baik tuan muda "
Alexsius pun tutup pintu slide itu , orang yang masuk tadi lihat dan jalan menujuh ke arah mereka dan menahan pintu itu lalu membuka dengan keras pintu itu pun terhempas dengan kuat , orang yang ada di dalam semau terkejut .
"BERANI KAMU YA TUTUP PINTU INI !"
"APA LAGI YANG KAMU MAHU !" ujar kuat Victor
"Meganggu saja !" ujar Victor lagi dan hentak sudu di meja
keempat pengawal itu mula ketakutan dan hanya diam
"Kira nya tuan muda sedang marah " ujar batin mereka lagi
Orang itu pun masuk Gregory yang ada di depan menghalang orang itu
"Menjauh !" ujar tegas Gregory
"Astaga apa orang ini gila berani lawan mereka " ujar bisik dari sekitar mereka
"Tuan mohon lepas kan mereka , mereka orang baru " ujar pemilik tokoh dengan ragu ragu
"Pergi sana kamu !" ujar tegas orang itu dan menolak boss itu dengan kuat hingga terlepas dengan kuat lalu terkena dengan meja yang dekat pada nya.
"Apa kamu manusia atau haiwan ? !" ujar tegas Victor lalu lihat orang itu dan berdiri ke arah boss itu
__ADS_1
Victor membantu boss itu berdiri , orang yang tadi itu cuba pukul Victor tapi pukulan di hadang , saviou menahan pukulan itu .
"Apa kamu cari mati lakukan seperti ini pada orang yang kamu tak kenal ! " ujar tegas saviou
"Kamu siapa !" ujar bentak lagi orang itu
"Siapa kami tak perlu kamu tahu ! pergi dari sini sebelum Tuan--" ujar savior terhenti
"Savior !" ujar panggil Victor dengan tegas , saviou pun terus terdiam
"Tuan ! tuan apa ? apa maksud kamu orang ini lihat pakaian nya seperti orang miskin kalian berpakaian seperti ini malah hormat pada nya konyol !" ujar keras orang itu lagi
"Tarik balik bicara kamu " ujar para pengawal Victor dengan suara keras
"Berani kalian menghina Tuan !" ujar keras Alexsius
"Kalian berhenti "ujar tenang Victor
"Maaf tuan untuk hari ini kami tak patuh ya printah " ujar Gregory dan meninju wajah orang yang mencari pasal dengan mereka .
Gregory tak dapat tahan orang itu tak henti henti buruk kan Victor hingga terjadi lah pertarungan di dalam restoran itu tempat itu menjadi sangat berantakan dan semua benda rosak .
"Paman apa bisa mundur ke dalam lagi !" ujar Victor beruba lebih tegas
"Baik anak muda " ujar balas boss itu
"Kalian ! apa bisa berhenti !" ujar tegas dan keras
Bicara Victor sama sekali tak di dengar kemarahan Victor hampir memuncak , di saat yang sama Victor lihat seorang dari musuh itu bermain licik bermain belakang hendak meninju kepala Gregory dari belakang .
Dengan laju Victor bertindak menghadang tinju itu , dengan satu pukulan orang itu pengsan , mereka terdiam lihat Victor guna satu serang dan musuh tumbang .
"BERANI KAMU !" ujar keras teman musuh itu dan semau pindah arah serang Victor
"Tuan !" ujar keras Gregory moris Alexsius dan saviou
"MENJAUH ! Ini adalah printah !" ujar keras Victor dan bertarung seorang diri
mereka berempat terus diam dan tak berkata , mereka hanya lihat dan menahan sakit sambil berbicara dalam batin kawatir dengan tuan muda mereka .
Pertarungan tanpa henti Victor mencari kesempatan dan menumbangkan semua musuh dengan sekejap , akhirnya musuh menyerah .
"Apa masih nak lanjutkan !" ujar keras Victor dan wajah pembunuh
"Tida tida kami tak nak lanjutkan lagi , Kami yang salah ganggu Tuan " ujar balas mereka semau
"Apa tujuan kalian lakukan seperti ini !" ujar tanya Victor
Mereka hanya diam dan kepala tunduk , Victor pun gerti maksud nya .
__ADS_1
"Berdiri lah dan kemas tempat ini !" ujar tegas Victor
"Baik kami bersikan dan kemaskan " ujar mereka semau lagi