
Hari pun semakin gelap , Victor masih duduk di meja kerja nya memeriksa setiap dokumen itu , Victor lihat ke luar dinding kaca hari sudah gelap , dia pun meletakkan pen nya dan jalan keluar offices nya ingin beli makan sejak balik dari kulian Victor tak makan langsung dia terus jalan ke perusahan , belum sempat Victor buka pintu di ketukan , Victor pun membukanya.
"Ada apa Zack ? Napa kamu belum balik lagi ?" tanya Victor
"Maaf tuan muda aku sememangnya sudah balik tadi tapi aku singgah beli bungkusan makanan untuk tuan muda " ujar Zack dan memberikan pada Victor.
"Oh gitu aku kebetulan baru nak beli , tapi kamu udah mendahului terima kasih Zack " ujar Victor
"Tuan muda jangan terlalu lewat tidur , aku pamit dulu " ujar dan tunduk
"Terima kasih atas saran nya pergi lah balik " ujar tenang Victor
"Baik "
Zack pun jalan balik , Victor pun makan makanan yang di beli oleh Victor hingga habis dan sambung balik kerja nya hingga jam 10 malam.
Waktu Victor masih di offices nya , Zack yang baru turun pintu lift terbuka.
"Tuan zack bagaimana apa tuan muda tetap di sini ?" tanya Sheldon yang baru sampai pada jam lima petang
Zack hanya geleng kepala saja dan duduk sofa.
"Aku akan menjaga di sini lagi pun tak baik jika kita tinggal kan tuan muda di sini "ujar Sheldon
"Aku setujuh " ujar Derik
"Tuan zack ,tuan Sheldon ,tuan Derik " panggil Bendi yang baru saja tiba , Zack yang menelafon nya datang ke golden sentral.
Zack dan yang lain yang menunggu Bandi tiba di tingkat dua , tempat itu adalah tempat istirehat para pekerja terlekat di bahagian kiri , tempat yang luas di penuhi bangku dan meja di dan ada dinding kaca besar dapat di lihat hari bawah di lobi utama.
"Eyah " balas mereka bertiga
"Bagaimana dengan tuan muda ?" ujar tanya bendi yang merisaukan Victor
"aku tak tahu nak kata apa Bandi " ujar Zack
"bendi ceritakan pada kami apa yang terjadi di kulian kalian " tanya Sheldon
"waktu pagi hari itu semau mahasiswa dan mahasiswi berkumpul di luar sekolah waktu itu , mereka kata warung yang ada di sana di buka balik dan ada menu baru kata mereka , bukan itu saja parking yang ada di atas nya ada sebuah mobil edisi terbaru yang baru di keluar beberapa hari lalu parking di sana dan itu juga salah satu tarikan mereka " ujar Bandi
"Mobil edisi terbaru " ujar mereka semua
__ADS_1
"Bandi waktu kamu lindungi tuan muda apa kamu tahu punca nya ?" tanya Zack
"Tentang itu jika ku tak silap dengar , mungkin tentang mobil itu " ujar Bandi cuba mengingatkan kan kembali.
"Mobil ! apa jenis mobil itu ?" tanya Sheldon mula panasaran
"Lamborghini itu adalah edisi terbaru yang di keluarkan dua minggu lepas " ujar Bandi
"Lamborghini ? apa warna nya dan apa nombor mobil nya ? " tanya Sheldon mula panasaran
"Warna hitam nombor mobil nya ×××... " kata Bandi
"APA ! " teriak Sheldon terkejut
Hingga mereka terkejut tiba tiba Sheldon meninggikan suaranya.
"Apa kau tak silap lihat Bandi ? !" tanya Sheldon lagi
"AAku tak salah lihat dan aku yakin " ujar Bandi
"Yaahhh ampun ! " teriak Sheldon lagi
"Kamu napa Sheldon ?" ujar Zack
"Ada apa Sheldon apa ada yang salah ?" tanya Derik
"Eyah memang ada salah nya !" ujar Sheldon sedikit naik
"Apa yang salah nya ?" tanya Zack mula tak tenteram.
"Mobil , mobil itu " ujar sheldon
"Napa dengan mobil itu ?" ujar mereka semua mula panasaran
"Ok ok Bandi kamu kata mobil itu warna hitam dan nombor nya ××× jenis Lamborghini benar kan ? " ujar Sheldon tak tenang
"Eyah benar "
"Napa dengar mobil itu Sheldon " tanya Zack lagi.
"Ok sebenar nya mobil itu milik tuan muda " ujar Sheldon semakin tak tenteram
__ADS_1
"APA ! " teriak mereka semua tak percaya
"Apa kamu salah lihat Sheldon ." ujar Zack mula sedikit naik
"Tak ! aku tak silap , aku melihat tuan muda membawah mobil itu waktu tuan muda pergi ke tempat ku , waktu itu aku baru melepas kan sakit hati ku dengan mantan pacar ku , waktu itu aku melihat mantan pacar ku bersama dengan orang lain , jadi aku menutup bar ku pada waktu seharusnya aku sudah mula buka , waktu itu juga tuan muda datang ke tempat ku tapi aku tak menyadari , tuan muda melihat ku di tempat itu tapi aku tak melihat tuan muda juga ada di sana , jadi tuan muda beri ku cuti tiga hari dan menyurun Deker yang menjaga , masa tuan muda beranjak pergi balik ke kulian aku mahu hantar nya tapi tuan muda menolaknya dan ada mobil parking di luar bar ku , aku panasaran milik siapa mobil itu , mobil itu tiba tiba menyalah aku mencari tahu siapa milik mobil itu , aku lihat tuan muda jalan kearah mobil itu lalu aku pun bertanya , tuan muda kata mobil ini milik ku aku baru saja beli nya tadi " ujar Sheldon menjelaskan .
"Jadi mobil yang terparking di sana it--" ujar gugup Bendi
"Mobil tuan muda !" teriak mereka semua lagi.
"Ok ok oleh Karna hanya kita saja yang tahu seperti ini saja kita rahsiakan saja hingga mereka tahu siapa tuan muda sebenar dan mungkin tuan muda mempunyai alasan tersendiri " ujar Zack yang cuba bertenang
Bicara mereka pun terhenti seketika dan meneguk air cuba bertenang dari terkejut mereka.
"Bandi aku beri kamu tugas ! kamu harus menjaga tuan muda di sana dan ingat jangan sampai kamu ceroboh !" tegas Zack yang sudah pulih dari terkejut nya
"Aku tahu tuan Zack tapi seseorang sudah mula curiga " ujar Bandi
"Siapa ?" tanya mereka semau
"Mervin ! sejak aku ikut tuan muda bertemu dengan teman nya aku tak tahu mervin salah satu nya dan jika aku dengar dari percakapanya
mervin cuba menyelidik " ujar Bandi sedikit tegas.
"Kamu harus berhati hati masa bicara Bandi jika mervin bertanya cari lah alasan yang bagus dan tuan muda juga sudah beri tahu pada malviano untuk merasiah kan identiti tuan muda pada mervin " ujar Zack dan memupuk punduk Bandi
"Baik tuan Zack " balas Bandi
"Sudah lah ini sudah larut tuan muda mungkin sudah tidur atau tak " ujar Sheldon
"Benar sekarang sudah hampir jam 10 " ujar Zack yang masih risaukan Victor
Beberapa minit kemudian pintu di buka.
"Maaf aku lewat datang ini aku singgah beli tadi "ujar derek yang baru saja tiba membawah tapau makan
"Terima kasih Deker " ujar mereka semua dan megambil tapau makan mereka yang di beli oleh Deker
Tanpa banyak tanya mereka terus makan Karna hari udah larut mereka juga menahan lapar untung saja Deker membelikan makan untuk mereka.
"Jadi bagaimana tuan muda ?" tanya Deker selepas mereka habis makan
__ADS_1
Mereka pun menceritakan nya Deker juga terkejut , hampir tak percaya dan ada kemarahan sedikit waktu Bandi beri tahu Victor di lawan seperti itu.
Hai teman sekalian terima kasih udah baca novel ku , maaf jika aku lambat updeat nya dan jangan lupa ya tekan tombol 👍 nya