Hanya Lelaki Sederhana

Hanya Lelaki Sederhana
Bab 22


__ADS_3

Victor yang sedang berkemudi mobil Lamborghini yang baru di beli , Victor terus menuju ke Forest park lihat tempat itu di tutup , di waktu seperti ini seharusnya sudah di buka tapi kali ini di tutup


Victor pun parking mobil nya di depan Forest pack itu dan turun dari mobil nya jalan menujuh ke pintu masuk lihat pintu itu tak berkunci , lalu masuk ke dalam tiga hingga empat pengawal Sheldon menjaga di sana dan mereka melihat kedatangan Victor dan terkejut .


"Tuan muda Crewford " ujar mereka semua , Sheldon sudah beritahu mereka sejak dari awal.


Victor hanya angguk kepala saja "Mana Sheldon ?" tanya Victor


"Tuan shel ada di dalam dan tuan tak nak di ganggu , kami lihat seperti tuan sedang marah "ujar seorang pengawal itu.


"Eyah ? "


"Benar tuan muda " ujar seorang lagi.


"Baik lah dan kalian tak perlu lah menjaga terlalu lama , jika kalian dahaga pergi minum jika lapar pergi lah beli untuk di makan "ujar tenang Victor , " kalian rehat lah jika penat duduk lah , jangan paksa diri jika tak berdaya lagi " tambah ujar Victor


"Terima kasih tuan muda " ujar mereka semua


"Tuan muda sangat baik " ujar seorang pengawal lihat victor udah masuk ke dalam


Victor pun jalan ke dalam "Apa kamu baik baik saja ?"tanya Victor lihat Sheldon yang sedang duduk seorang sambil memegang gelas berisi wain anggur


"Tuan muda crew " ujar sheldon , menoleh belakang dan berdiri dari tempat duduk nya dan tunduk hormat


"Napa tuan muda datang ke sini ?" tanya Sheldon hairan


"Aku bertanya apa kamu baik baik saja ?" ujar sekali lagi


"Eyah tuan muda " ujar dengan suara kaku dan inspirasi yang sangat sedih.


Victor pun jalan mendekat Sheldon lalu menupuk punduk kirinya " jangan paksa diri mu jika tak berdaya " ujar tenang Victor


"Aku baik baik saya tuan muda " ujar Sheldon


"Aku tahu dan aku sudah melihat nya ! " ujar Victor dan duduk di sebelah Sheldon


"Maksud tuan muda ?" ujar hairan Sheldon


"Aku melihat kamu tadi ! kamu berdiri diluar kaca jual mobil sana ? " ujar tenang victor dan menggoncang pelan wain nya yang di tuang kan oleh Sheldon


"Tuan melihat nya ? !" ujar terkejut

__ADS_1


"Benar , aku ada di dalam waktu itu dan aku melihat semua nya dari awal hingga aku perasan kamu ada diluar " ujar yang masih tenang


Sheldon pun terdiam dan mata berkaca kaca , Victor tahu perasaan apa yang di hadapi oleh Sheldon Karna seperti itu juga zavia lakukan pada Victor , Victor pun memukul pelan hingga tiga kali di punduk Sheldon.


"Sheldon ! , jadi sekarang kamu nak lakukan apa ?" ujar Victor sedikit tegas


"Aku tak tahu tuan muda ? sekarang kepala ku berantakan , aku tak tahu " ujar Sheldon terhenti dan mengus tersedak sedak menahan sakit hati yang di turun pisau tajam hingga membuat nya hampir mati


Sheldon melayani merry sangat baik , tapi tak sangkah akhir nya semau nya hancur sekelip mata , Sheldon tak sangakah selama ini mereka sudah lama bersama hingga Sheldon ingin meminang merry , hingga di hari pesta itu Victor muncul dan mengatakan seperti apa merry itu , Sheldon masih menanguh jawapan pada Victor , hingga Victor beri saran pada nya dari sana sheldon sangat berhati hati sehingga jawapan tiba , Sheldon sangat patah hati mengetahui kelakuan merry yang sebenar.


"Tuan muda !" ujar tegas Sheldon dan berdiri di depan Victor " aku minta maaf atas kelakuan ku waktu itu dan terima kasih atas sarannya , tuan muda aku sudah ambil keputusan aku ! aku akan melayani tuan muda dan meningal kan orang itu ! " ujar tegas Sheldon dan membungkus badan


"Aku sudah maaf kan kamu Sheldon , awal nya aku sudah tahu kelakuan merry itu , sama seperti orang itu ! " ujar tegas Victor lalu menghentakkan gelas nya dengan kuat hingga Sheldon pun terkejut


"Apa tuan muda juga sama seperti ku ?" ujar batin Sheldon dan ketakuan ini pertama kali Sheldon lihat Victor sangat marah dan gelas yang di hentak itu pun pecah .


"Tuan muda " ujar dengan suara gugup


Victor hanya melirik saja " aku tak apa apa , Sheldon aku beri kamu rehat tiga hari , pulihkan diri mu dan balik lah dengan diri sebenarnya mu ! seorang lelaki tak boleh lemah !" pitah tegas Victor


"Baik tuan muda terima kasih atas saran nya " ujar dan tunduk hormat lagi "apa perlu ku hantar tuan muda balik ?" tanya Sheldon


"Tak perlu "


Sheldon pun menghantar Victor keluar , Sheldon sempat berfikir hari semakin larut jika Victor jalan kaki maka lewat tiba di kampus nya , tiba di luar , Sheldon terlihat mobil Lamborghini hitam edisi baru yang baru di pasaran dan belum ada yang memilik di kota M selfod dan kebanyakan guna mobil Ferrari dan Audi di kalang orang kaya , dia pun hairan mobil siapa kan itu ?


"Tuan muda hari makin larut apa tuan muda ingin ku hantar ?"


"Tak usah Sheldon , tutup tempat ini sekarang tak perlu buka dan aku akan menuruh Deker yang menganti mu menjaga selama kamu cuti !" ujar tegas Victor


"Baik tuan muda dan bagaimana dengan tuan muda ?" ujar hairan Victor


"Tak perlu di hiraukan " Victor pun jalan menujuh ke mobil nya dan menekan tombol kunci mobil itu automatik menyala .


Sheldon tercanggak terkejut "Tuan muda apa itu mobil mu ?" ujar Sheldon tak percaya


"Oh eyah , aku baru membeli nya lagi pun wang yang kakak ku kirim terlalu banyak aku tak tahu nak buat apa dengan wang sebanyak itu " ujar tenang Victor


"Oohhh selamat jalan tuan muda " ujar dan tunduk hormat.


Victor pun senyum sinis lalu masuk ke dalam mobil nya dan pandu balik ke kampus , Sheldon sangat terkejut lihat mobil itu .

__ADS_1


"Tuan muda sangat baik hingga beri aku cuti " ujar pelan Sheldon sambil lihat ke arah langit yang hampir gelap.


Tiba di kampus Victor parking mobil di satu tempat yang tak banyak orang lalu lalang di sana berdekatan dengan gerai makan kecil yang jarang sekali orang makan dia sana dan lebih selamat ada yang melihatnya , oleh karna tak ada tempat untuk di letak jadi Victor meletakkan nya disana , mujur saja tak ada orang masa itu dan tak ada yang melihat nya.


Victor pun bergegas keluar dari mobil nya dan jalan cepat takut ada yang lihat nya.


"Vic , kamu dari mana ?" tanya teman nya yang selalu menghiraukannya


"Aku pergi jalan jalan " ujar Victor dan garuh kepala yang tak gatal itu.


"Kamu selalu kata gitu , Napa tak bawah kami ?"


"Maaf ya " ujar tenang dan beli roti ban yang di belinya tadi


"Terima kasih vic ini baru lah teman "ujar teman Victor semau


ponsel Victor bunyi.


"Aku keluar dulu " dengan mendadak keluar lalu menjawab panggilan itu


"Eyah ada apa Zack ?"


"Maaf ganggu tuan muda "ujar Zack


"Tak apa "


"Tuan muda lokasi tempat pertemuan aku akan kirim kan pada tuan muda dan tempat itu di Cristal light " ujar Zack


"Ok baiklah terima kasih Zack " lalu menamatkan panggilan itu " Cristal light aku baru saja dari sana tadi tempat yang sangat megah dan termahal tapi Napa harus di sana ?" ujar tenang dan hairan dan masuk balik


"Vic , lusa kita akan bayar kulian kita apa wang mu masih cukup ?" tanya Casper


"Cukup " ujar tenang Victor yang ikut makan bersama teman nya


"Benaran "


"Eyah " ujar masih tenang


"Victor kami tahu kamu menang lotto ? tapi kami lihat kamu sangat mencurigakan minggu lalu kamu membeli ponsel untuk yeyan lebih separuh kamu guna wang Lotte mu ?"


"Aku tahu lagi pun , mungkin aku harus menaggu lagi " ujar dan senyum sinis

__ADS_1


"Jika begitu aku bantu kamu dulu !"ujar mervin.


"Tak usah aku akan membayarnya sendiri , aku tak nak menyusahkan kalian lagi " ujar Victor sedikit tegas.


__ADS_2