
Victor tahu Deker buat seperti itu agas identiti sebenar Victor tidak terbongkar , di masa yang sama , sama lesa menghina Victor dan Randi di sana , Victor pura pura melihat ponsel nya dan mengirim pesan pada Sheldon sepuluh minit yang lepas.
"Kakak Randi cerita kan pada ku apa yang mereka lakukan pada mu " ujar tegas Victor
"Vic ini hanya masalah kecil tak perlu memperbesarkan nya " ujar Randi sedikit takut lihat Deker ada di sana
"Tak perlu memperbesarkan kamu kata ! lihat keadaan kamu sekarang ! apa kamu ingat itu baik baik saja ! " ujar keras Victor yang tak tahan marah nya lagi.
Randi terkejut "sejak kapan Victor jadi berani ? " ujar batin Vandi.
"Kakak jika kamu terjadi seperti ini lagi Jangan selalu Menghadapi dengan seorang diri ! , lihat sekarang !" ujar tegas victor
"Baik lah " Randi pun mencerita kan dari awal nya.
Victor terlalu marah dengan kelakuan lesa dan teman nya
Victor menilang tangan nya di dadah nya "Oi ! , lebih baik kamu telefon teman mu datang ke sini ! atau -- " ujar keras Victor dan muka nya menjadi hitam
"Atau apa ! aku tak akan sesekali memanggil meraka " ujar keras lesa
Victor pun mengeluar ponsel nya , mengirim pesan pada Zack
"Lesa lesa aku dengar kamu berpacaran dengan Casper apa itu benar ?"
"Tak ada urusan dengan mu !"
"Benar ! sememang nya tak ada urusan dengan ku ! tapi Casper adalah teman ku ! "
Tiga puluh minit kemudian pintu di dorong empat hingga lima orang dorong masuk dengan kuat hingga mereka terjatuh.
"Ibu , ayah , lena , paman , tente" suara terkejut lesa lihat lima orang itu satu demi satu dia panggil " Napa kalian di sini ! "ujar lesa masih berdiri
"Lesa kamu disini ! apa yang kamu lakukan hingga kami juga terlibat ! " ujar ayah lesa dan ibu yang terduduk di lantai
"Dasar kamu pecundang ! apa yang kamu lakukan ! Napa keluarga ku dan keluarga teman di bawah kesini ! " ujar keras lesa
"Salah kan diri mu , aku sudah beri kesempatan tadi tapi kamu tak nak dengar " ujar tenang Victor
"Kamu rupanya pecundang ! sialan kamu !"ujar lena teman nya lesa
Victor hanya senyum sinis , Randi pula terkejut lihat peristiwa itu
"Eyah sememang nya aku Napa ! tuan Grendi apa kamu tahu tentang kelakuan anak mu !" ujar tegas
"Kelakuan apa ? apa tak faham maksud mu ? dan bagaimana kamu tahu nama ku ? " ujar Grendi ayah lesa dan bagaimana Victor tahu nama nya
"Ternyata kalian tak tahu ! , Hei orang tua seperti apa kalian ini tak tahu apa anak kalian lakukan " ujar Victor dan geleng kepalanya
"Tuan crew apa kita nak lakukan orang ini ?" tanya Deker
Victor hanya angkat tangan saja.
"Apa kalian di hantar oleh nya ? " tanya Victor pada orang yang membawah lima orang itu.
"Maaf tuan crew aku Alexander Flyn , yang di hantar oleh nya " ujar dan tunduk hormat
__ADS_1
"Tuan Flyn !" ujar Randi terkejut
"Kamu siapa ?" ujar hairan Flyn
"Apa kamu tak ingat aku , orang yang tuan perna selamat kan " ujar Randi
Flyn lihat muka Randi dengan serius , lalu dia sedar Victor menetap nya.
"Vic apa kamu kenal tuan Flyn "tanya Randi
"Deker yang kenal kan pada ku masa aku tolong tuan Sheldon waktu tu " ujar Victor
"Tuan crew berkata benar aku yang kenal kan nya "ujar Deker
"kita bertemu lagi tuan Crewford " ujar tenang Flyn
"Eyah tuan Flyn jadi orang ini ?"
"Sesuai dengan arahan orang atasan tuan crew " ujar tenang Flyn padanlah di tak tenang kerana orang yang ada didepan nya itu adalah tuan muda besar crewford.
Oleh kerana identiti sebenar Victor harus di rahsia kan , mereka pun berpura pura baru saling mengenal.
"Oh " ujar victor sambil angguk kepala..
"Vic , sejak kapan kalian berkenalan ? "tanya Randi
"Tak lama baru sebulan " ujar tenang
"Gitu "
"Napa tak tanya saja anak mu !" ujar tenang
"Ahh ! , lesa apa yang kamu buat ! "tegas ayah nya
"Aku tak buat apa apa hanya pecundang ini yang mendahului !" marah lesa
"Benar ! , dia yang mendahului !" marah lena
"Berani kalian berdua panggil Tuan --" ujar Deker terhenti melihat Victor angkat tangannya beri isyarat.
"Sudah !" ujar tenang Victor dan lihat ponsel nya ada panggil masuk , Zack yang menelefon nya
"Ada apa ?"
"Selamat sejahtera tuan muda "
"Eyah Napa telefon ? "
"Gini aku ada kabar baik tentang orang yang nama Lesa itu "
"Oh apa dia ?"
"Aku akan kirim kan pada mu tuan muda "
"Baik "
__ADS_1
Zack pun menghantar kabar itu pada Victor.
"Lesa Napa kamu tak beritahu saja ayah mu tentang kelakuan mu ! "ujar Victor dan terlihat senyum yang mengerikan di muka nya
"Beritahu apa ! kamu megancamku !" ujar kasar Lesa
"Aku tak megancam mu tapi ! , tuan Grendi apa kamu kenal Casper ?" tanya Victor tenang
"Casper ? "berfikir sejenak " oh eyah aku kenal nya dan Casper dia adalah tunang lesa kenapa tuan crew bertanya ?" ujar sedikit gugup dan ketakutan
"Bagus lah jika begitu lagian aku ada kabar baik tentang anakmu ! dan aku tak nak Casper menderita terkena dengan anak mu ini !"ujar tenang
"Apa dia ?" ujar orang tua lesa
"Apa kalian tak menyesal ?"
Mereka hanya geleng kelapa saja dengan penuh yakin.
Victor lihat pesan yang di kirim dan tersenyum sinis "Baik lah Casper dan lesa berpacaran sudah dua tahun dan setahun yang lalu tanpa di ketahui Casper keluar bersama dengan orang lain semata mata mahukan wang dan menyerahkan tubuhnya secara sukarela ! berdua pergi ke bar bersama teman berhubungan intim dan mengandung ! "
"Apa berhubungan intim ! " teriak orang tuanya
"Kamu kamu berani kamu ! sebaranggan buat cerita ! ayah ibu jangan percaya kan nya di bohong !"ujar terkejut dan ketakutan bagaimana Victor tahu semua itu.
"Berkata dengan benar lesa ! "tegas ibu nya
"Oh bukan itu saja lima bulan yang lepas memaksa tiga hingga empat orang berhubung intim dalam satu malam wow hebat sekali ."
"Sialan ! kamu kurang ajar lesa " ujar Grendi dan menampar lesa dengan kuat hingga terjatuh ,begitu juga dengan ibunya.
"Ehhh ternyata ada lagi ?"
"Apa dia tuan crew beritahu kami semua apa yang dia buat ! , kami tak tahu selama ini anak derhaka ini seperti ini !" tegas Grendi
"Terlalu banyak ! dua bulan lalu bersama teman perempuannya termasuk lena melakukan hal yang sama dan juga teman rapat nya Za--" ujar Victor terhenti lihat nama itu
"Napa tuan crew ?" tanya Grendi
"Aku tak sangkah kalian adalah sekutun dengan nya ! kalian sama saja sembarang menuduh orang dan menyalakan orang ! sungguh derhaka !" ujar tegas dan kasar Victor "aku tak sangkah kalian berdua berteman dengan zavia orang yang satu kepala dengan kalian !" ujar keras
"Zavia ? , vic bukan ka dia pacarmu?" tanya Randi
"Bukan ! Kaka kamu jadi seperti ini juga Karna lesa dan teman nya dan aku tahu kamu lemah dengan godaan itu sebab kamu sekejap di buli ! "tegas Victor
"Tuan crew teman mu jadi seperti ini di sebab kan oleh lesa juga !" ujar Grendi suara kuat
Victor hanya tunduk kepala saja
"Tuan crew aku minta maaf atas kelakuan anak ku tapi aku tak kesah jika tuan crew nak balas dendam pada nya dan mula sekarang lesa kamu bukan lagi anak kami kamu sangat memalukan ! " tegas ayah nya dan begitu juga dengan ibu nya orang tua lena juga mengatakan seperti itu pada lena .
"Apa kalian tak menghiraukan mereka ?"
"Tidak sama sekali " ujar orang tua mereka
"Baik ! Flyn aku serahkan pada mu ! " tegas Victor
__ADS_1
"Baik tuan crew "ujar dan tunduk hormat