
"AAHHH " Ujar kuat kesakit
"Kalian Napa !" ujar teman yang satu yang mendahului dari ke dua teman nya , orang itu pun menoleh belakang
"Kalian siapa berani lukakan teman ku !"
"Aahhh !" orang itu pun teriak kesakitan wajah nya di tinju dengan kuat
"Maaf kelewatan kami "
Merry tersedar dengar suara peria tu , orang itu tidak lain tidak bukan Sheldon lah yang berada di sini bersama dengan Derik Flyn dan Deker , merry mengira Victor hanya berkata saja tapi tida , merry cuba hubungi Sheldon sama sekali tak ada tindak balas .
"Tu tuan Sheldon " ujar panggil merry sedikit gugup
Sheldon lihat mereka lalu mengabai kan .
"Sayang orang yang waktu itu , memukul ku lagi " ujar merry dan mendekat lalu mengeluarkan wajah manja nya di depan Sheldon
Tapi shaldon sama sekali tak menyapa dan tak pedulikan nya
"Kalian bertiga sampai di sini saja bersama dengan nya !" ujar tegas Sheldon pada tiga pengawal yang bersama dengan sebelum tiga peria yang bersama dengan nya sekarang
"Baik tuan " ujar tiga pengawal itu dengan serentak
Sheldon pun melihat merry lagi lalu mendorong merry menjauh sedikit .
"Sayang Napa dorong ku , aku mohon bantu aku pecundang ini cuba memukul ku la--" ujar merry terhenti , Sheldon mendaratkan tangan nya di wajah merry tanpa belas kasihan
"Jaga bicara kamu di depan Tuan !" ujar tegas Sheldon dan mata berkobar kobar
"Tu tuan siapa maksud kamu tuan Shel ?" ujar merry yang menahan sakit kena tamparan , dia tak sangkah Sheldon akan lakukan seperti itu tidak sama seperti dahulu , dulu nya Sheldon selalu membantunya tapi sekarang Sheldon uda tahu seperti apa merry dari situ Sheldon beruba .
Sheldon pun mengabaikan merry dan jalan ke arah di mana Victor duduk yang hanya menyaksikan dari jauh saja , setiba sheldon Derik Flyn dan Deker di depan Victor .
"Salam Tuan muda , maaf kelewatan kami " ujar serentak mereka berempat dan tunduk separuh badan
Ke empat orang yang mencari masalah itu pun tercanggak dengar panggil dari empat orang itu , merry tak percaya apa yang di saksikan .
"Kalian tak lewat pun tapi kalian datang di tepat waktu nya " ujar Victor sambil goncang pelan jus yang ada dalam gelas kaca itu .
"Kami sungguh minta maaf Tuan muda " ujar mereka lagi
"Sudah , jadi Sheldon kamu urus kan cewek itu apa bisa Derik Flyn Deker kalian uruskan tiga orang itu Joshua Aeron Benjamin Danny duduk , Sheldon jangan lama sangat , apa Bendi belum tiba lagi ?"ujar tenang victor
"Tapi tuan muda " ujar serentak mereka
"DUDUK !" tegas Victor
"Ba baik tuan muda " ujar Mereka yang cuba hindar bicara gugup
Di lain tempat
__ADS_1
Bendi yang dalam perjalan antar ke empat teman Victor guna mobil syarikat , Bendi sangat takut karna mobil itu adalah mobil syarikat , mobil itu hanya orang dari kedua syarikat itu saja punyai hak guna mobil itu.
"Bandi mobil ini dari syarikat silver street , Napa bisa kamu guna ? " ujar tanya mervin
"Oh aku dari sana tadi , waktu itu aku tak bawah mobil ku hanya sopir ku yang hantar jadi waktu itu Vic antar pesan untuk datang ke sunny swim , aku berfikir bagaimana nak ke sana Lagian aku tak bawah mobil tuan Tymoti menuruh aku guna mobil syarikat " ujar Bandi cari alasan laina hari tak di curigai
"Oh gitu , aku kira tuan muda ada di sana Lagian mobil syarikat parking disana " ujar mervin lagi
"Sebenarnya Tuan muda sememang nya ada di sana " ujar Bandi lagi
"Benar tuan muda ada di sana " ujar terkejut Casper
"Benar tuan muda ada disana , aku sempat berbicara dengan nya dan dia kata nak tenang kan diri di sana , tapi tak sangkah ada masalah terjadi " ujar Bandi lagi
"Nampak nya merry dalam masalah besar , bukan itu saja malah ganggu istirehat tuan muda " ujar Casper
"Benar itu sebab aku hantar kalian Lagian tuan muda tak ingat ada orang lain masuk campur " ujar Bandi lagi
"Oh gitu " ujar balas keempat orang itu
Balik ke sunny swim.
Ting , pesan masuk
"Sheldon " panggil Victor lalu berikan ponsel nya
"Ada apa tuan muda " ujar balas Sheldon dan ambil ponsel Victor dengan tangan bergetar
"Baik " ujar balas Sheldon dan baca pesan di ponsel itu , wajah Sheldon menghitam
"Tuan muda , apa nak selesai kan masalah ini ?" ujar tanya Sheldon lepas baca pesan itu
"lebih awal lebih baik , jika di lamakan akan jadi lebih besar nanti " ujar Victor
"Baik akan ku laksana kan Tuan muda "ujar balas Sheldon
"Sheldon aku tak suka ada orang seperti ini di kota ku ! uruskan dengan segerah !" bicara tegas
"Baik tuan muda " balas dengan tegas
"Woh orang ini tunjuk berlagak ya ! enak saja menuruh orang !" ujar lelaki itu
Sheldon terus tinju wajah lelaki itu ,
"Jaga bicara kamu di depan Tuan muda !" ujar keras dan tegas Sheldon yang tak dapat menahan marah nya
"Tuan muda siapa maksud kamu ? apa dia si pecudang itu " ujar merry lagi
Sheldon menampar wajah merry lagi
"Apa kamu ingin aku hancurkan mulut mu !" tegas Sheldon lagi
__ADS_1
"Kalian berempat urusan dengan segera !" tegas Victor
"Maaf merry mulai saat ini kita tak ada hubungan lagi !" ujar Sheldon pada merry
"Apa yang kamu katakan , tak lama lagi kita akan tunang !" tegas merry
"Tunang ! , siapa tunang mu dan bukan orang ini adalah suami MU !" tegas Sheldon lagi
"Aku tak punyai suami !" ujar keras
"sampah !"
Derik Deker dan flyn terus menjatuhkan tiga orang itu lalu pengsan .
"Merry kamu ingat aku ini siapa ! kamu berkata buruk pada ku dan minta tolong dari teman ku , tapi kamu salah merry aku bisa megendali ribuan orang hanya satu kata dan aku bisa hancurkan keluarga kamu ! "tegas Victor dan jalan ke arah merry
"Enak saja kamu bicara seperti itu kamu ingat kamu itu siapa !" tegas merry
"Aku ? buat aku kamu ingin tahu siapa aku , aku hanya orang yang bergelar tuan , Napa apa kamu takut dengan aku di panggil tuan ! " ujar Victor
"Sialan ! mati saja kamu "
"Sheldon tutup mulut busuk itu dari tadi ingin aku mati !"
"Ba baik tuan " ujar Sheldon ketakutan
"Ah sial tengkuk ku sakit !" ujar keras dari belakang merry
"Eh masih sedar lagi pula yang satu itu aku kira udah pengsan tadi ?" ujar Victor lagi
"Kamu sudah sedar , cepat bantu aku bunuh orang ini " tegas orang itu pada teman nya
"Bunuh aku , aku kira jika kalian lakukan seperti itu kota ini tak sedamai seperti ini dan tak ada kemajuan " ujar Victor lagi
"Cis kamu hanya pecundang , bicara seperti presiden kamu ingat kamu itu presiden !"
"Tentu saja aku adalah presiden di kota ini "
"Sial orang seperti kamu tak layak jadi presiden , lihat saja penampilan seperti sampah !"
"Berani kamu berkata seperti itu di depan tuan presiden !" ujar tegas Sheldon Derik Deker Flyn Joshua Aeron Danny dan Benjamin , yang tak tahan kemarahan mereka
"Siapa yang benar kan kalian bicara !" tegas Victor
"Tapi tuan presiden orang ini keterlaluan !" ujar mereka semua dengan serentak
"Apa mereka panggil orang ini tuan presiden !" ujar batin merry
"Aku tak ingin di ketahui tapi ! kalian mala ! "
"Maaf tuan muda , kami salah hukum lah kami , kami menerimanya " ujar mereka semau yang mula ketakutan
__ADS_1