
Hai teman sekalian maaf ya updet nya lama , tapi terima kasih Karna sudi baca novel ku dan jangan lupa ya tekan tombol 👍 nya ya itu buat auther lebih senang hati terima kasih atas sokongan kalian semua...☺️
Selepas Victor membeli semua barang itu dan dia pun terus balik ke desa , tiba di desa membawah mobil Audi A6 hingga banyak orang yang di desa itu memandang mobil itu dan mereka berfikir siapa orang itu.
Mobil jenis Audi A6 tidak pernah muncul di perkampungan mereka , sedangkan mobil inostin dan Desven hanya mobil jenis Avanza saja.
Orang desa hairan siapa orang yang membawah mobil itu , hingga kedua keluarga itu pun keluar melihat nya , mereka lihat mobil itu membelok masuk jalan ke arah pati asuhan.
Victor yang memandu mobil itu tak mengisahnya , Victor pun tiba di tempat itu Winston Nana dan yang lain juga hairan siapa orang ini , mobil mewah terpaking di luar rumah mereka .
Beberapa minit kemudian Victor pun keluar dari mobil itu , Victor lihat Winston Nana dan yang lain menunggu di luar Randi juga ada di tempat itu , mereka lihat orang itu keluar dari mobil .
"Paman bibi aku balik " ujar Victor keluar dari mobil itu
Mereka semua terkejut dan tercanggak lihat Victor yang membawah mobil itu.
"Victor itu kamu!" ujar terkejut Winston
"Ya ini aku " ujar balas Victor dengan santai
"Vic dari mana kamu dapat mobil itu ? " tanya Randi
"Apa kamu curi mobil itu ? " ujar Nana
"Tidak aku hanya pinjam dari teman ku " ujar Datar Victor lagi
"Teman ? " ujar Randi dan berfikir
"Mungkin orang yang bersama dengan nya waktu itu masa aku masuk hospital ? " ujar batin Randi
"Teman mu lumayan juga Victor , sudah ayuh masuk " ujar Winston
"Victor nanti kita pergi beli barang ya" ujar Nana
"Tak usah bibi aku sudah membeli nya tadi " ujar santai Victor
"Apa sudah beli !" ujar terkejut Nana
"Eyah sudah bibi , bantu aku turun kan " ujar Victor
Mereka pun membantu Victor menurut kan barang yang di beli Victor , sekali lagi mereka terkejut dan mata membulat besar lihat barang yang di beli Victor itu terlalu banyak dan semua nya lengkap di beli , satu jenis barang ada tiga hingga empat bungkus.
"Vic ini kebanyak ? " ujar Nana
"Vic dari mana kamu dapat wang itu ? " tanya Winston semakin hairan
"Aku guna wang tabungan ku paman " balas Victor
"Wang tabungan kamu kan tak banyak mana mungkin dapat beli sebanyak ini ? " ujar Winston lagi.
"Aku masih ada lebih nya , lagi pun aku tak menggunakan selama ini " balas Victor
"Kamu tak guna kan wang mu , jadi wang yang kami kirimkan itu ? " tanya Nana lagi
"Aku sama sekali tak guna kan " balas Victor
__ADS_1
"Apa kamu tak makan ? hingga tak guna wang itu " tanya Randi
"Hanya makan sedikit saja "
"Victor ingat jika kamu nak jaga makan jangan makan sedikit saja , guna wang yang kami kirimkan pada mu " ujar Nana dan memukul pelan punduknya.
"Eyah aku ingat , sudah lah aku udah lapar hari ini aku saja masak kak Randi bantu ku " ujar Victor
"Baik Adi ku " ujar Randi
"Kak aku nak tolong juga " ujar Lucy
"Aku juga " ujar yang lain lagi
Mereka pun membantu menyediakan bahan nya dan saling bantu hingga siap terhidang
Keesokan hari
"Bibi aku berangkat dulu ya " ujar Victor
"Kamu nak ke mana ?" tanya Nana
"Aku nak kembalikan mobil ini bibi " ujar Victor
Victor pun keluar lalu pandu mobil itu hingga ke tempat itu dan terus ke syarikat silver street , mobil terus masuk depan syarikat itu , Victor pun turun dan jalan masuk ke lobi
"Salam tuan muda ? " ujar melani dan tunduk hormat
"Melani berikan kunci ini pada tymoti " ujar Victor
"Ada apa ?" balas Victor
"Apa tuan muda tak isterihat dulu.?" tanya melani
"Tak perlu aku terus ke golden sentral ! , Jangan lupa beri kunci mobil itu !" ujar tegas Victor
"Baik tuan muda " ujar dan membungkuk
Victor pun terus meningal kan tempat itu dan menelafon melton menjemput nya dan terus hantar ke golden sentral.
Melton sudah terbiasa hantar Victor ke sana , awal nya melton sangat ragu oleh Karna sudah terbiasa jadi ketakutan nya redah.
"Tuan kita sudah tiba.." ujar melton
"Terima kasih paman , ini wang nya " ujar Victor tenang
Victor pun terus turun dari mobil , lalu menelafon Zack.
"Tuan muda ada apa ? " ujar Zack di talian telefon
"Apa semua dokumen yang harus ku cek sudah ada ?" tanya Victor
"Sudah ada tuan muda " balas zack
"Baik aku kesana " balas Victor lagi
__ADS_1
"Tungguh tuan muda ada dimana sekarang ? " tanya Zack
"Aku ada di bawah , masih di luar Napa kau tanya ? " ujar tanya Victor
"Tak ada apa apa "
"Em " Lalu menamatkan panggilan itu
Zack pun mengemas meja kerja nya dan turun ke bawah menjemput Victor dengan laju.
Beberapa minit kemudian , Victor masih di luar melihat kawasan tempat itu dengan lama , lalu dia pun memutar badan masuk ke dalam dan Victor tak sangkah baru beberapa minit dia berdiri di luar di dalam sudah banyak pengawal berdiri di dalam menjemput ke tibaan Victor
"Salam presiden Crewford " ujar para pengawal dan membungkuk
"Eyah " ujar Victor dan terus naik ke atas jalan bersama dengan Zack.
Tiba di officesnya Victor terus melakukan kerjanya .
"Zack apa kedua syarikat itu masih mencari ku ? " tanya Victor
"Eyah tuan muda" ujar gugup Zack
"Apa mereka tak dapat menerima nya " tanya Victor
"Mungkin seperti itu tuan muda.." balas Zack
"Em , buat kan aku Nescafe .." ujar tenang Victor
"Baik tuan muda .." ujar Zack dan jalan kelaur tapi tak kesampaian
"Zack tunggu " panggil Victor menghentikan Zack
"Ada apa tuan muda ? " tanya Zack
"Kamar yang di sana itu tempat apa ? " tanya Victor
"Oh itu tuan muda belum tahu ya ? itu adalah tempat istirehat tuan muda Kavin " ujar balas Zack
"Oh aku tak tahu pula tempat itu ? aku nak lihat dulu tempat itu , apa kamu perna masuk ke sana ?" balas Victor
"Tempat itu milik peribadi tuan muda dan tidak ada sesiapa pun di benarkan masuk " balas Zack
"Oh tak apa lah aku nak pergi lihat " ujar victor dan jalan pergi ke arah pintu itu dan membukanya
"Eh , kamar ini tak terkunci !" ujar batin Victor
Selepas Victor buka pintu itu , dalam nya sangat luas dan ada kasul di dalam ruang itu , bukan itu saja dapur juga ada .
"Aduhai aku kira tempat apa ini dulu ! jika aku tahu aku tidak tidur di atas sofa itu waktu itu " ujar batin Victor
Lalu melihat semua yang ada di dalam , tapi tempat kosong tak ada apa apa , Victor pun keluar dari kamar itu.
"Zack nescafe " ujar Victor
"Baik tuan muda " ujar Zack dan terus keluar
__ADS_1