
"Vandi di mana Victor dari tengahari tadi aku tak melihatnya ?" ujar tanya Nana
"Kata nya ada nak pergi bibi" ujar balas vandi
"Ke mana ?" ujar tanya Nana lagi
"Tak tahu mungkin pergi bersama teman kulian nya " ujar vandi
"Apa Victor sesibuk itu tiap hari keluar tak beritahu entah Kemana , seperti kerja di syarikat besar saja " ujar Nana
"Victor itu udah besar Napa nak hiraukan nya , biarkan saja dia jalan , mungkin Victor pergi ulang kaji bersama teman nya " ujar Winston
"Aku tahu , tapi kan aku lihat Victor semakin berubah lihat barang yang dia beli hari itu , bukan ka itu kebanyakan , sekarang ini aku masih tertanya tanya bagaimana dia dapat wang beli barang sejumlah besar harga itu ?" ujar Nana panasaran
"Kan Victor udah beritahu , dia guna wang yang kita berikan pada nya selama ini " ujar Winston lagi
"Sayang , setiap bulan kita transfer wang pada Victor , aku ada kira dan wang itu tak sampai sejumlah wang dengan barang yang di beli waktu itu " ujar Nana lagi
"Kan dia ada lebih wang yang dia kumpul selama ini , apa kamu lupa berapa banyak wang yang Victor kumpul waktu mereka pergi menjual " ujar Winston lagi
"Aku tahu tapi-- " ujar Nana terhenti
"Sudah lah Victor udah jelas kan semua nya waktu itu tak perlu lah hiraukan nya , dia kan udah besar kemungkinan Victor pergi cari keluarga kandung nya atau pergi bersama dengan teman nya ." ujar Winston terus potong bicara Nana
"Benar juga , bagaimana aku lupa tentang keluarga kandungn Victor , Lagian waktu Victor di hantar ke sini orang yang membawah nya sangat tak di kenali " ujar batin Nana
Balik ke syarikat Silver street ,
Victor Tymoti dan Zack yang sedang menikmati nescafe mereka dengan awal nya senyap sepi ,
"Apa tak ada apa apa untuk di makan ?" ujar tanya Victor
"Ada tapi hanya biskut saja yang ada " ujar Tymoti
"Napa tak bawah ?" ujar Victor lagi
"Bukan tak bawah Tuan , tapi itu buat aku malu jika beri Tuan makan itu saja " ujar gugup Tymoti
"Hanya itu , ambil kan nya " ujar Victor
"Baik Tuan " ujar Tymoti dan melolot ke arah Zack yang dalam keadaan kepala tunduk.
Lima minit kemudian Tymoti pun tiba dan masuk membawah biskut Jacob terisi dalam tin kecil.
"Kan bagus dari tadi kamu bawah " ujar Victor lihat Tymoti masuk kembali.
"Maaf Tuan " ujar Tymoti
__ADS_1
Mereka pun berbicara sambil menikmati nescafe dan biskut saja , bagi Victor itu hanya sederhana dan udah terbiasa .
"Adui Tuan , Napa Tuan mahu juga makan biskut ini ? bagaimana aku nak tutup Maluku " ujar batin Zack dan Tymoti
Victor memerhati Zack dan Tymoti yang ragu bersama dengan mereka .
Mereka tidak biasa dengan seperti ini , Karna mereka selalu saja di marah dan selalu bersikap tegas.
"Zack , Tymoti ! " panggil tegas Victor
"Ada apa Tu-- " ujar Zack dan Tymoti terhenti .
Victor yang tak tegah lihat ke dua orang itu hanya mendiam kan diri dan tak sentuh nescafe dan biskut , akhir nya Victor ambil biskut itu dan menyumbatkan ke mulut mereka waktu membalas panggilan Victor.
"Apa kalian nak aku suruh lagi baru nak makan dan minum , aku panggil kalian ke sini untuk teman kan aku ! cepat makan " ujar tegas Victor
"Tapi Tuan--" ujar Zack dan Tymoti terhenti lagi
"Stop ! , aku tak nak dengar cepat makan !" tegas Victor lagi
"Baik Tuan " ujar balas Tymoti dan Zack
Tok Tok Tok
"Masuk " ujar Victor
"Ehm , Pergi lah " ujar Victor tenang
"Maaf tuan muda " ujar Zack dan Jalan keluar ke tempat orang itu
Beberapa minit kemudian , Zack pun masuk balik dan membungkuk.
"Tuan Besar, Sheldon hendak datang ke mari " ujar Zack
"Ok " ujar balas Victor sambil makan biskut itu
"Baik " ujar balas Zack dan keluar kembali
Tiga puluh minit kemudian , Sheldon pun tiba membawah sedikit barang , lalu mengetuk pintu dan masuk ke dalam
"Salam hormat tuan muda " ujar Sheldon dengan hormat
"Duduk , apa yang kamu bawah itu ? bukan kah tadi kamu kata ada nak di bicarakan pada Zack " ujar tenang Victor
"Benar Tuan muda , Tuan aku ada sedikit bawah Roti untuk Tuan " ujar Sheldon
"Hanya untuk ku , untuk kalian ?" ujar victor lagi
__ADS_1
"Ah , aku sudah agak tuan besar akan tanya seperti itu , nasib baik aku udah pesankan pada Sheldon sebelum datang " ujar batin Zack
"Aku juga ada belikan untuk kami Tuan " ujar Sheldon sedikit gugup
"Zack Tea pot udah kurang " ujar Victor lagi
"Aku pergi bancuh kembali " ujar Zack dan keluar membawah Tea pot itu ke dapur Mereka dan membancuh semua , setelah siap Zack pun masuk kembali membawah secawan gelas lagi.
"Sheldon bagaimana dengan perkembangan tempat mu ?" ujar tanya Sheldon
"Jangan jawap baik baik saja Sheldon " ujar batin Tymoti
"Semua baik baik saja Tuan muda dan semua jalan lancar " ujar balas Sheldon
"Sheldon ! , Napa kamu kata begitu ! Ah bersedia lah kamu di tanya banyak , baik baik saja dan kamu kira Tuan besar tak akan bertanya banyak seperti Tuan muda Kavin " ujar batin Tymoti lagi
"Oh bagus " ujar Victor sambil mengangguk angguk
"Aku harap tak di tanya " ujar batin Sheldon
"Apa maksud kamu baik baik saja dan jalan lancar ?" ujar tanya Victor lagi
"Tidak , aku kira tak di tanya !" ujar batin Sheldon
"Sejak Tuan muda mendatangi perjanjian baru dan tuan muda membantu aku sedikit masalah , sejak dari itu keuntungan semakin meningkat dan sekarang jumlah pelanggan yang datang hampir tak dapat menampung tempat dan ruang " ujar Sheldon menjelaskan
"Oh Bagus , jika gitu aku nak buka satu lagi , aku lihat bangunan yang ada di sebelah itu kosong , apa itu ada orang yang sewa di tempat itu ?" ujar Victor
"Tempat itu sudah lama kosong dan pemilik sebelum nya mengalami kemerosotan dan bisnes mereka semakin menurun , sejak Tuan muda Kavin buka tempat yang ku dirikan dari situ tempat itu merosot dan akhir nya mereka tutup dan tak buka lagi." ujar Sheldon
"Siapa pemilik nya ?" ujar tanya Victor lagi
"Jika aku tak silap nama keluarga mereka Ferando" ujar Sheldon dan terus minum nescafe nya.
"APA FERANDO !" ujar kuat Victor
Zack dan Tymoti terus terkejut , Sheldon pula nescafe yang di minum nya hampir terkeluar dari mulut nya karna terkejut .
"Tuan muda apa ada dengan keluarga itu ?" ujar tanya ketiga orang itu
"Sheldon aku mahu kamu cari balik mereka , aku mahu buka tempat itu semula dan jalan kan kerjasama dengan mereka , perbaiki tempat itu dan satu lagi aku mahu kamu yang mengawasi Mereka , pasti kan stok sentiasa cukup " ujar tegas Victor
"Baik Tuan muda tapi Napa Tuan nak lakukan seperti itu ?" ujar tanya Sheldon
"Karna salah satu dari mereka adalah teman ku , ingat Shel jangan pula aku masih bersembunyi " ujar Victor
"Baik tuan muda , aku lakukan dengan segerah " ujar balas Sheldon
__ADS_1