Hanya Lelaki Sederhana

Hanya Lelaki Sederhana
Bab 31


__ADS_3

Di awal pagi , sinar dari sebalik bukit muncul meninari kota , bangunan tinggi terpancar cahaya terlihat berkilawan indah , Victor baru banggun dari tidur nya , hanya tidur di atas sofa besar gebuh dan lempur , Victor pun jalan ke dinding kaca yang tertutup tirai lalu membukanya hari sudah pagi ,Victor pun lihat jam dinding sudah jam enam sepuluh minit.


Victor pun jalan pergi ke tandas membilas mukanya , selepas selesai Victor pun keluar dari kamar tandas itu lihat meja nya yang masih berantakan , Victor pun mengemas meja nya dan mengasingkan dokumen yang sudah di periksa di sebelah kiri dan yang belum periksa sebelah kanan.


Selesai kemas lalu jalan keluar dari offices , Victor pun turun ikut lift tiba di tingkat dua hanya jalan turun ikut tangga , jika ikut lift boleh sampai di lobi bawah tapi Victor menghentikan di tingkat dua.


Waktu Victor jalan menujuh tangga , tak sengaja mata Victor lihat ada orang lain di sana dengan tajam mata memandang ke arah tempat itu.


"Kenapa mereka ada di sini ?" ujar Victor hairan dan garuh kepalanya yang tak gatal itu.


Victor pun mengeluar kan ponsel baru nya lalu hantar pesan pada Zack , jika di kulian nya Victor hanya guna ponsel biasa nya Victor tak nak teman nya tahu jika Victor ada ponsel baru.


Victor pun menelafon melton , dengan cepat melton angkat pansolnya dan jalan menjemput Victor di luar golden sentral , melton pun hantar Victor baik ke kulian turun di tempat di mana mobil nya di parking .


"Ini upah nya , terima kasih paman melton " ujar Victor


"Tak apa tuan lagian aku sudah terbiasa menjemput dan antar tuan " balas melton


"Baik Sekali lagi terima kasih ya " ujar Victor lagi


Victor pun lihat mobil nya lagi dan mengelah nafas , Victor pun jalan dengan pelan menujuh ke asrama nya , lihat dari jauh belum ada yang banggun tiba di sana naik ke atas pintu kamar mereka berbuka dan teman Victor sudah banggun lebih awal dari yang lain..


"Vic kamu dari ? " tanya Henry yang baru keluar dari kamar itu.


"Apa Victor sudah balik ?" tanya Casper yang berada di dalam kamar itu dengar Henry panggil Victor.


"Aku balik ke pati asuhan bibi Nana tak sehat " ujar Victor guna alasan lain.


"Napa tak beri tahu , kamu terus jalan kemarin tak menunggu kami dan bukan itu saja kamu malah pergi dengan Benidik " ujar liopod


Teman Victor sangat risau kan Victor jika pergi seorang diri atau tak beri tahu hendak ke mana.


"Maaf aku buruan kemarin tak sempat beri tahu kalian " ujar Victor sedikit berubah tak sama seperti sebelumnya .


"Vic jika kamu ada masalah beri tahu kami , jangan pergi terus jika jokin dan teman nya lihat kau jalan seorang diri bagaimana ?" ujar Henry , sahabat terbaik masa di sekolah rendah


"Maaf aku tahu tapi itu tak akan jadi selama nya " ujar tegas Victor dengan muka seperti tak bermaya.

__ADS_1


Victor pun masuk ke kamar nya dan pergi mandi teman nya lihat Victor semakin lama semakin berubah , itu juga membuat mereka hairan .


"Apa maksud vic tak akan jadi selamanya ?" tanya Casper


"Entah apa dia bercanda lagi ?" tanya liopod dan megankat ke dua bahu nya sebagai tanda tak tahu.


"Mervi cepat nya kamu siap ?" tanya liopod lagi


"Mestilah aku lebih awal banggun dari kalian dan buat apa aku kelamaan di sana " ujar balik Mervin


"Mervi apa kamu tak hairan lihat Victor seperti itu aku hairan Napa vic semakin berubah ? Selama ini vic tak seperti itu ?" ujar Casper


"Aku juga hairan lihat Victor seperti itu dan yang buat aku panasara kemarin tamat pelajaran aku lihat Victor jalan bersama dengan Bandi , bukan itu saja aku lihat Victor naik mobil Bandi dan duduk di kerusi belakang bukan itu saja Bandi buka pintu untuk Victor !" ujar mervin dengan panasaran


"Yang benar dan waktu Victor di simbar air waktu pagi itu Bandi melindungi Victor ? " ujar Henry dia juga panasaran dengan kelakuan Bandi dengan Victor berbicara dengan sopan dan gugup.


Balik ke syarikat golden sentral.


Mereka yang tertidur di sana satu demi satu banggun lihat diluar dinding kaca sudah cerah , jam menunjukkan enam tiga puluh.


"Sudah pagi rupanya " ujar mereka semua dan menukar posisi duduk


"Tak tahu mungkin belum " balas Sheldon


Zack pun melihat ponsel nya yang tadi berdering , Zack sudah mendengarkan bunyi ponsel nya itu tapi oleh Karna masih mengantuk dia abaikan , Zack melihat ponsel nya dan menalakakan satu pesan terpapar di skrin ponsel nya lalu membuka pesan itu , Zack terdiam sekejap lalu membaca pesan itu


"Aahhhh. " Zack menguap dengan pelan


"Ada apa tuan Zack ? " tanya Sheldon


"Tuan muda melihat kita di sini dan tuan muda kata hari ini kita tak perlu turun kerja lebih awal dan tuan muda menuruh turun kerja di waktu lepas rehat tenggahari nanti " ujar Zack dan sambil menggosok mata nya


"Tuan muda melihat kita disini ?" ujar sedikit terkejut Derik


"Benar dan tuan muda sudah balik ke kulian nya " ujar Zack


"Apa awal juga tuan muda bangun " ujar Bandi terkejut , bendi selalu bangun pada jam tujuh , pembelajaran mereka bermula pada jam lapan

__ADS_1


"Benar tuan muda hantar pesan pada ku dan pesan ini baru dua puluh minit berlalu " ujar Zack


"Baru saja , tuan zack tuan Sheldon aku pamit dulu ya " ujar Bandi


"Baik " ujar Zack dan Sheldon mereka tahu Bandi aku berangkat ke kulian


Bandi yang tergesa gesa keluar dari kamar rehat itu dan bergegas turun , memecut mobil nya balik ke rumah nya.


Tiba di rumah.


"Tuan Banedik selamat kembali " ujar pelayang rumah mereka


Bandi hanya angguk kepala saja.


"Kamu sudah balik?"ujar Charles yang sedang turun


"Selamat pagi ayah " ujar Bandi


"Selamat pagi juga jadi bagaimana tuan muda ?" tanya Charles


"Aku tak tahu ayah tapi aku harap tuan muda baik baik saja " ujar Bandi sedikit murung


"Apa yang membuat tuan muda hingga tak balik ke kulian ? apa tuan muda menghadapi masalah di kulian ?" ujar tegas Charles


"Itu aku tak tahu nak kata apa ayah ? aku harus bergegas ayah nanti aku lewat ke kulian " ujar Bandi dan bergegas naik keatas


"Baik pergi lah " ujar balik Charles


Dua puluh minit kemudian Bandi turun dengan pakaian kemas dan terapi .


"Ayah aku berangkat dulu " teriak Bandi


"Kamu belum sarapan lagi ?" balas charles


"Aku nak cepat ayah " balas Bandi


"Baik lah hati hati ya " ujar Charles

__ADS_1


Hai pembaca novel ku , aku minta maaf ya jika updeat nya lama ,aku udah berusah mencari idea hingga aku dapat menulis nya lagi . aku ucap terima kasih pada kalian dan jangan lupa tekan tombol 👍 nya ya


__ADS_2