
Dalam ruang rapat , lepas berkomunikasi dengan Kavin Victor terus diam sekejap dan turun naik nafasnya , lihat arah luar pintu kaca Tymoti masih ada di sana yang setia menunggu .
Tymoti pun melihat arah dalam di mana Victor yang masih duduk , Tymoti sedar Victor sedang lihat nya lalu Victor pun guna tangan nya memanggil nya masuk , dengan segerah Tymoti pun jalan masuk tak banyak fikir dan ada keraguan dalam dirinya .
"Tuan Besar apa ada bisa ku bantu ?" ujar tanya Tymoti dengan nada keraguan dan ketakutan
"Napa dengan bicara kamu seperti itu ? apa aku ini terlalu menakutkan ?" ujar Victor lagi lihat dan dengan Tymoti yang tak tenang
"Tida tuan hanya--" ujar Tymoti terhenti
"Hanya apa ?"
Tymoty hanya diam tak tahu berkata apa dia merasa dirinya tenggelam , ini adalah pertama kali nya semua pekerja di syarikat dimarah dan sikap dan tabiat mereka selama Kavin tak ada di syarikat itu semua Victor lihat di depan matanya .
"Aku tahu kamu bukan takut pada kakak ku tapi aku benar ?"
"Untuk masalah sekarang aku maaf kan kalian semua jika aku lihat sekali lagi maaf pintu di besar di depan terbuka luas hanya tinggal melangkah keluar saja , aku baru sebulan lebih di sini tak ku sangka akan jadi seperti ini ! " ujar tegas Victor
Tymoti hanya diam dan ketakutan wajah nya hanya pandang bawah tak berani lihat Victor , semua kesalahan yang dilakukan oleh pekerja semau amarat di limpah pada Tymoti .
Bicara ke dua orang itu terlalu lama hingga udah jam tengggah hari , Victor yang dari jam tujuh pagi tida ada sarapan , Victor bertujuan lepas siap kerja semua baru dia hendak pergi makan dahulu , oleh Karna banyak masalah yang di lihat di depan matanya sendiri , laparnya terus lenyap .
"Kamu pergi lah balik ke kantor kamu dan dokumen di kantor ku ada beberapa sudah aku selesaikan , aahhh jika bukan masalah ini aku sudah sarapan sekarang udah tengah hari "
"Aku pamit dulu tuan " ujar Tymoti dan membungkuk
"Kami buat tuan besar marah tapi aku tak sangkah tuan menahan lapar nya di sebabkan kami lakukan kesalahan , kami benar benar minta maaf tuan " ujar batin Tymoti yang dalam perjalanan balik ke kantor nya
Victor pun keluar dari ruang rapat itu dan terus turun ke lobi utama , Victor lihat ke empat pengawal itu lagi yang akan bertukar chif dan mereka akan pergi makan tengahari lalu Victor pun jalan menujuh ke arah mereka .
Salah seorang dari mereka lihat Victor
"Salam tuan muda " ujar mereka berempat
"Kalian nak ke mana ?" tanya Victor
"Sekarang waktu kami berempat rehat , jadi kami mahu pergi makan "
"Ada apa tuan muda ke sini ?" tanya seorang lagi
"Aku kebetulan juga pergi makan dari pagi tiba aku langsung tak sarapan , jika bukan masalah ini aku sudah pergi "ujar bentak Victor
"Tuan muda untuk tadi itu kami berterima kasih "
"Tak apa , kita pergi makan bersama " ujar Victor dan bawah empat pengawal itu
"Tuan muda --"bicara mereka terhenti
"Stop jangan menolak ok "
__ADS_1
"Baik tuan muda " ujar keempat pengawal itu dengan serentak
"Jadi kita pergi harus bagaimana ?"
"Kamu pergi ambil mobil syarikat , hanya satu mobil saja "
"Tuan muda kita ada lima orang mobil tidak akan muat ?"
"Siapa kata tidak dua depan tiga belakang bukan gitu muat "
"Tapi Tuan muda kami hanya pengawal rendahan tak layak duduk bersama dengan tuan muda "
"Tak perlu di fikirkan bukan mereka tahu siapa aku , jika kita guna dua mobil itu kan bisa menarik perhatian orang lain "
"Benar juga " ujar keempat pengawal itu lagi
Lepas saja mobil di ambil mereka pun berangkat pergi , dua pengawal duduk di depan dan dua lagi di belakang Victor duduk di tengah tengah ke dua pengawal .
"Tuan muda ke mana harus kita pergi ?" tanya pengawal yang megendali mobil
"Pergi di tempat yang kalian biasa pergi , aku tak ada masalah "
"Emm , baik tuan muda "
"Aku kira tuan muda lebih suka makan di tempat yang mewah ternyata tida " ujar batin keempat pengawal itu
"Apa tempat ini selalu penuh ?" ujar tanya Victor
"Benar tuan meskipun hanya tempat sederhana tapi masakan mereka enak sekali tapi tak setanding dengan restoran mewah ."
Mobil pun di parking di hadapan restoran hanya satu ruang saja yang ada dan mobil yang di parking saja juga baru jalan , lepas saja Mobil di parking di sana banyak orang menoleh di Karna Mobil itu adalah hanya satu satunya yang di milik oleh syarikat yang paling berkuasa.
"Oh banyak orang lihat kita " ujar Victor
"Maaf tuan muda " ujar ke empat pengawal itu
"Tak apa santai saja , ayo turun " ujar Victor lagi
Lepas saja keempat pengawal itu turun orang sekitar melihat mereka lagi dengan pakaian rapi serbah hitam .
"Tuan silakan " ujar ke dua pengawal yang duduk di samping nya
"Aku nak turun sebelah mana ?" ujar tanya victor yang binggung turun di mana kedua pintu mobil terbuka
"Em , maaf tuan muda " ujar kedua pengawal itu lagi
Victor pun turun sebelah kiri dan kedua pengawal yang duduk di hadapan mendahului Victor dan dua pengawal lagi jalan di belakang Victor , mereka lakukan seperti itu untuk keselamatan Victor .
"Apa bisa kalian tak seperti ini ? lihat sekeliling semua melihat arah kita " ujar Victor lagi
__ADS_1
"Tuan muda ini untuk keselamat tuan " ujar seorang dari mereka
"Lagian di sini --"
"Di sini apa ?"
"Bagaimana harus aku jelaskan , Lagian di sini selalu timbul masalah setiap kali ada orang baru mesti akan di ganggu , jika tuan muda terkena kami yang bersalah " ujar batin mereka
"Apa tempat ini ada masalah yang timbul ? atau kalian yang buat masalah ? " tanya Victor
"Tida Tuan muda " ujar bala empat pengawal itu lagi
"Oh gitu aku faham , ah aku lupa siapa nama kalian ?"
"Aku Alexsius "
"Aku moris "
kedua orang ini yang duduk di bahagian depan
"Aku saviou "
"Aku Grigore "
dan ke dua orang ini yang duduk di sisi Victor
"Siapa di antara kalian udah nikah ?"
"Aku dan moris udah nikah "ujar Grigore
"Aku baru tunang " ujar savior
"Oh dan kamu Alexsius ?"
"Aku--"
"Tida apa aku gerti aku baru lepas dari kepedihan benar kan "
"Benar tuan muda " ujar balas Alexsius
"Alexsius apa bisa kamu janji pada ku untuk tidak seperti ini dan terus lah move on gaji kamu besarkan?
"Benar tuan muda tapi Napa tuan muda tanya aku seperti itu ?" ujar tanya Alexsius
"Apa tuan muda juga seperti ku ?" ujar batin nya lagi
"Kamu adalah pengawal syarikat dan bekerja di syarikat besar yang ternama ! apa kamu layak jadi seperti ini ? aku tak tahu lah Napa semua cewek gadis seperti ini menilai dari depan tapi tak lihat dalam nya ! kamu harus ingat siapa majikan kamu dan siapa yang jadikan kamu seperti sekarang , kalian semau udah lama kerja di syarikat Napa masih terus seperti orang tak bermayah hanya di tinggal kan oleh pacar terus kecewa selamanya sampah benar jika seperti itu ! "
"Kami ingat saran tuan muda " ujar ke empat orang itu
__ADS_1