
Victor yang tertidur sementara menunggu yang lain tiba di tingkat teratas , bandii juga duduk di salam satu bangkuh menunggun mereka .
Mereka sama sekali tak ganggu tidur , tapi mereka malah mengawasi dan menjaga keamanan victor hingga mereka tiba .
Sementara menunggu , di kolompok murid dan guru jalan denagn pelan dari bawah hingga ke tingkat teratas ,
"Aku kira pecundang itu uda di usir ! " ujar bentak Zavia
"Itu tak kan berhasil " ujar bentak mervin
"Bagaimana kamu tahu , Tuan mervin yang hanya sekedar panggil ! "bentak zavia lagi
"Bodoh apa kamu lupa , bandi bersama victor ! " ujar marvin lagi
"Oh , lupa nak beritahu pas masuk untuk bandi juga tak ada ! Hahahah !" ujar keras jokin
"Cis ! Aku harap kalian tak menyesal nanti dan tak dapat terima ! " ujar mervin lagi
"Marvi apa vic baik baik saja ? " ujar tanay Hanry
"Tentu saja , kan bandi bersama dengan victor "ujar balas mervin
"Yang betul nya , aku tak tahu aku salah lihat atau tak tapi waktu victor dan bandi masuk tadi pelayan dan pengawal hormat dengan victor dan tak menghalang dan bandi juga seperti nya tak berani lawan kembali " ujar batin marvin dan ucap hormat pada victor waktu masuk marvin tak dengar dengan jelas
"mervin , marvin kamu napa ? Melamun ? " ujar casper
"Tak hanya ada yang aku fikirkan " ujar mervin
"Sudah lah ayo jalan " ujar Hanry
Lawatan yang yang panjang akhir nya mereka tiba di tinggkat teratas
"Tuan muda , Tuan " ujar zack dengan pelan , membangunkan victor
Victor tersedar
"Ada apa zack ?" ujar tanya victor
"Mereka udah tiba "ujar zack
"Baik , pergi lah sambut mereka ingat jangan hingga di ketahui , di mana bandi ? " ujar Victor yang masih megantuk
"Baik tuan dan bandi ada sana "ujar zack
"Baik " ujar victor
Victor lihat arah bandi
"BANDI !" ujar panggil victor dengan kuat
"Eh pecut "ujar bandi terkejut dengar victor panggil nya dengan kuat , hingga ponsel yang dia pegang terjatuh
Dengan laju Bandi ke tempat victor
"Ada apa tuan ?" ujar tanya bandi
__ADS_1
"Tak ada apa apa hanya panggil kamu saja" Ujar victor
"0h " ujar bandi
"Aku kira napa tuan muda panggil aku dengan kuat hinga aku jantungan " ujar batin bandi
Beberapa minit kemudian ,
"Akhir nya kita tiba juga di tingkat teratas , lihat pemandang dari atas cantik sekali "
"Benar , lihat cantik sekali kulian kita juga bisa di lihat ?"
"Kita beruntung sekali bisa datang ke sini " ujar zavia
"Selamat datang ke villa top dream " ujar zack
"Lihat tuan zack menyambut kedatang kita "
"Salam tuan zack maaf merepotkan kamu , kami tak sangkah tuan zack yang sambut kedatang kami kesini ?" ujar dosen mereka
"Tak apa , aku hanya jalan kan tugas ku untuk menyambut kalian" Ujar zack
"Hanya jalan kan tugas ? Apa tuan presiden ada di sini ?" ujar tanya dosen mereka lagi
"Ada dia hanya lihat kalian dari jauh dan menunggu kalian dengan lama hingga kalian semau tiba di sini " Ujar zack
"Apa tuan presiden ada disni ? !" ujar terkejut mereka semua
"Di mana dia ? Aku ingin ucap terim kasih pada nya" ujar dosen itu lagi
"Oh gitu , sayang sekali tak bisa bertemu dengan tuan presiden secara berdepan " ujar dosen lagi
Zack hanya senyum
"Tuan besar ada di depan kalian selama ini , jalan bersama dengan kalian tapi hanya kalian yang tak sedar " Ujar batin zack
Mereka pun terus jalan
"Kalian baru tiba ?"
Mereka semua pun toleh ke arah suara itu
"Napa bisa kamu ada disini ? !"
"Aku sudah kata tempat ini tempat ku " Ujar victor
"Ternyata kamu pecundang , bagaimana kamu bisa ada di sini jika tak ada pas kebenaran ! " ujar kuat victor
"Aku sudah katakan untuk kali ketiga ! Tempat ini tempat ku ! " ujar tegas dan keras victor
"Orang miskin seperti kamu mana mungin ada tempat seperti ini ! , oh aku tahu kamu pasti beri rasuah pada tuan presiden ! aku nak pergi beritahu tuan presiden yang kamu itu hanya pecundang yang miskin ! " ujjar bentak zavia
"Pergi saja semoga berjaya bisa bertemu dengan tuan presiden crewford " ujar vioctor lagi dengan santai
"Berani orang ini menhina tuan besar ! Tapi tak apa mereka tak kenal siapa tuan besar sekarang " Ujar batin zack
__ADS_1
"Vic Napa kamu bisa ada disini ?" ujar tanya Casper
"Aku pergi sama dengan Bandi " ujar Victor dan tunjuk arah bandi
"Pantas saja kamu ada di sini , kamu yang bawah Victor ke sini Bandi ?" ujar tanya liopod
"Em , eyah aku yang bawah " ujar Bandi terbatas bata
"Aku gugup sekali " ujar batin Bandi
"Cis tak ku sangkah pecundang ini dapat tiba di sini tanpa pas kebenaran !" ujar bentak Zavia
"Aku sudah kata , rancangan kalian tak akan berhasil jika Bandi bersama dengan Victor " ujar Marvin
"Sial punya tuan muda !" bentak Zavia lagi
"Berani sungguh cewek ini kata gitu pada mervin apa dia tak tahu mervin adalah putera salah satu dari sepuluh rank terbesar ! bukan itu saja malah menghina Tuan besar presiden kota ini ! apa orang ini tak takut mati ?" ujar batin Zack
"Zack layan mereka dengan sebaik nya !" ujar tegas Victor
"Ba baik " ujar gugup Zack
"Bicara tuan Zack gugup sekali , tuan Zack sangat patuh pada Victor kata kan dan Victor terus panggil nama tuan Zack " ujar batin mervin
"Aku ingin rehat , Bandi teman kan aku " ujar Victor
"Baik tu-- Vic " ujar Bandi
"Hoi ! kamu ingat tempat ini layak untuk kamu " ujar bentak jokin
"Berisik !" ujar Victor dan minum teh yang di sediakan oleh Zack sebelum mereka tiba
"waaah enak saja kamu ! kamu ingat kamu itu Tuan muda atau presiden di layan baik oleh tuan Zack !" ujar jokin
"Jaga bicara kamu jokin !" ujar tegas Bandi
"Loh Tuan muda Bandi melindungi pecundang lagi !" ujar Mario
"Kamu !"
"Bandi cukup mereka masih tak sedar dengan posisi mereka jadi abaikan " ujar tenang Victor
"Tapi Tuan " ujar Bandi terlepas dengan panggilan tuan
"Tuan ?" ujar mereka semua dan hairan siapa yang di maksud kan
"Bandi siapa yang kamu panggil tuan ?" ujar tanya Hanry
"Kalian duduk lah di sini " ujar Victor pada teman nya
"Zack , beritahu pelayan di bawah sediakan teh lebih untuk teman ku " ujar Victor
"Baik akan ku laksanakan " ujar Zack dan menelafob di counter bawah
"Marvin aku tahu kamu hairan dan tertanya tanya benar kan ? Zack aku tak ingin ada orang lain di sini melainkan teman ku , bantu aku uruskan dan mereka hanya boleh guna ruang di bawah " ujar Victor
__ADS_1
"Baik "