Hanya Lelaki Sederhana

Hanya Lelaki Sederhana
Bab 41


__ADS_3

Hai teman sekalian maaf ya jika updeat nya lama tapi aku coba berusaha dan jangan lupa ya tekan tombol 👍 nya itu buat auther lebih senang hati terima kasih atas sokongan kalian yang sudih membaca novel ku...


Saat keluarga Desven dan keluarga inostin yang mendahului naik , hanya tinggal Victor saja di lobi utama .


"Kalian semua terus kan kerja kalian , ingat jangan sampai ada yang tahu siapa aku " ujar tenang Victor


"Baik tuan muda " ujar mereka


Victor pun mengambil ponsel nya dan bersandar di meja Caunter.


"Tymoti kamu urus kan kedua keluarga itu mereka sudah naik ..." ujar Victor di dalam panggilan itu


"Tuan muda , kamu di sini ?" ujar tymoti


"Eyah aku masih di bawah kamu urus dua keluarga itu " ujar Victor


"Baik tuan muda. " balas tymoti


Lalu menamatkan panggilan itu.


Kedua keluarga itu pun tiba di atas dan mereka menunggu di luar tempat pertemuan .


"Kedua tuan sila tunggu di sini sekejap lagi tuan tymoti akan datang " ujar melani


"Baik terima kasih " ujar Desven


"Ehh , boleh tanya ? " ujar inostin pada melani


"Eyah tuan ada apa ?" tanya melani


"Apa tuan muda crewford ada di sini ?" tanya inostin


"Itu aku tak pasti "balas melani


"Oh baik terima kasih " ujar inostin dengan suara kesal


Melani pun meningal kan mereka di sana.


"Aahhh kan bagus jika kita dapat bertemu dengan tuan muda " ujar inostin sambil mengeluh


"Benar aku juga ingin bertemu dengan tuan muda lagi pun tak semua orang dapat bertemu dengan tuan muda Crewford " ujar Desven


"Benar " ujar mereka semua


Lepas beberapa minit berlalu , mereka pun di panggil masuk ke dalam , di sana tymoti yang akan melayan mereka dan melakukan seperti yang di printakan oleh Victor.


Lima belas minit berlalu , Victor pun masuk ke kamar di mana tempat pertemuan ke dua keluarga itu bersama dengan tymoti .


Pintu di buka tak ada ketukan , Victor masuk ke dalam .


"Ke dua paman maaf aku lambat tiba " ujar Victor


"Oh Victor kamu udah sampai " ujar Desven


"Victor Napa tak ketuk pintu dulu , kamu tahu kan tempat ini " ujar Desven dan bicara nya terhenti

__ADS_1


"Aku tahu paman , syarikat terbesar dan terkaya ini milik tuan muda Crewford yang sangat di segani dan presiden di kota M selfod benar kan " ujar tenang Victor


"Victor jaga bicara mu jika tuan muda tahu kamu kata gitu kamu tak akan terlepas " ujar isteri Desven


"Tuan tymoti maaf kan Anak muda ini " ujar ragu Desven


"Tida apa " ujar tymoti sedikit gugup lihat Victor di depan nya.


Victor hanya melihat tymoti dengan tenang tapi tymoti merasa di pandang seperti ada aura membunuh , di kalangan mereka hanya tymoti dan orang yang bekerja di syarikat itu saja yang tahu.


"Paman napa kalian seperti takut , tenang saja tak perlu terlalu sopan " ujar Victor


"Victor itu tak boleh ! tempat ini tak seperti di tempat lain kamu tahu kan untuk kita ke sini perlu ada kebenaran dari atasan dan tak ada peluang untuk masuk ke sini " ujar inostin yang semakin ragu


"Tenang saja lagipun ini tempat ku tak perlu fikir yang tak baik " ujar Victor yang masih tenang dan berjalan di tempat duduk yang sangat mewah dan sofa yang lembut itu .


Victor pun duduk di tempat yang mewah lalu menaikkan kedua kaki nya di meja dan menilang kadua Kaki nya seperti rumah sendiri , tapi Victor tak hiraukannha lagi pun tempat itu milik nya .


"Victor jaga sikap mu " ujar isteri Desven dan semakin ragu .


Kedua keluarga itu pun melihat tymoti dengan ketakutan tapi tymoti masih tenang dan tak berbicara , tymoti hanya melihat saja kelakuan Victor sepeti itu.


"Victor tadi kamu kata ini tempat mu , apa kamu bercanda lagi ?" ujar Desven


"Mungkin " ujar Victor


"Kamu selalu saja bercanda , tapi kamu sangat baik hingga menemani kami kesinI " ujar Desven


"ehmmm " ujar pindik Victor


"Oh , ya maaf tuan tymoti apa tuan muda Crewford ada disini ? " tanya Desven


"Ehhh apa ?" ujar tymoti dan pura pura seperti tak jelas dengar


"Aduhai , Napa bertanya seperti itu , tuan muda sebenarnya ada di depan kalian dan bersama kalian , tapi kasihan sekali tuan muda berkata benar tapi di anggap bercanda " ujar batin tymoni dan garuh kepalanya


"Maaf apa tuan muda ada di sini ?" tanya Desven lagi


"Oh , tuan muda baru berangkat pergi sebelum kalian tiba , apa ada urusan dengan tuan muda ? " tanya tymoti dengan suara sedikit ragu Karna Victor juga ada di sana


"Eyah , jika boleh tolong sampai kan terima kasih pada nya Karna menerima syarikat kami " ujar Desven


"Tolong Sampaikan terima kasih kau juga dari keluarga kami " ujar inostin dan tunduk hormati


"Baik aku akan sampai kan pada tuan muda ." ujar tenang tymoti , tapi tymoti tak perlu beritahu pada Victor , lagipun Victor udah dengar semau nya .


"Terima kasih sekali lagi , Kami berangkat pergi dulu " ujar kedua orang itu dan meninggalkan tempat itu


Victor adalah orang yang terakhir keluar.


"Terima kasih tymoti bantu ku uruskan nya dan terima kasih tak berkelakuan mencurigakan " ujar Victor


"Menjaga identitas tuan muda adalah kewajipan kami semua." ujar tymoti dan tunduk hormat


"Bagus lah jika begitu aku pergi dulu jaga syarikat ini dan kalian semua boleh balik awal hari ini , kalian semau melakukan pekerjaan dengan baik dan tak mengeluarkan sedikit kesan buruk waktu aku tiba di sini " ujar Victor dan tersenyum

__ADS_1


"Terima kasih tuan muda selamat berangkat " ujar tymoti dan tunduk hormat lagi


"Aku pergi dulu " ujar Victor lalu jalan meningalkan tempat itu


"Tuan muda waktu jam berapa kami akan balik ? " Tanya tymoti lihat Victor yang baru nak jalan meninggal kan tempat itu.


"Tak kira jam berapa asal awal balik , waktu biasa kalian balik jam tujuh malam benar jadi kamu sendiri saja tetap kan " ujar Victor lalu meninggal kan tempat itu


"Baik aku antar tuan muda hingga ke bawah " ujar hormat tymoti


"Terserah kamu saja " balas Victor yang masih tenang


Tiba di bawah , ke dua keluarga itu menunggu Victor dan lihat Victor jalan bersama dengan tymoti.


"Ke dua paman maaf buat kalian menunggu " ujar Victor dan gaduh kepala nya yang tak gatal itu.


"Tuan tymoti maaf merepotkan mu antar Victor ." ujar Desven dengan ragu


"Tak apa lagi pun tuan ini sangat menarik " ujar tymoti.


"Ke dua paman kalian pergi dahulu balik aku ada nak pergi lagi " ujar Victor


"Baik lah jika begitu , kami berangkat dulu hati hati kamu ya " ujar inostin


"Balik nanti kamu ikut siapa ?" tanya isteri inostin


"Aku naik teksi saja " balas Victor


"Baik lah hati hati kamu " ujar isteri inostin


"Aku tahu " balas Victor


Lalu melihat mereka udah pergi menjauh.


"Tuan muda nak kemana sekarang ?" tanya tymoti dengan sopan


"Aku nak keliling kota dulu , seperti apa kota yang di banggun kan kakak ku " ujar Victor.


"Baik aku menyuruh Domi membawah tuan muda keliling kota " ujar tymoti


"Tak perlu aku nak jalan seorang diri , apa ada mobil di sini ?" tanya Victor


"Tentu saja ada tuan muda dan syarikat ini udah menyediakan mobil khas untuk kegunaan di syarikat ini dan mobil yang di sediakan ada sepuluh buah mobil " ujar tymoti


"Benaran aku baru tahu hahahha , bagus lah beri aku kunci mobil nya.." ujar Victor


"Baik , tunggu tuan muda apa tuan muda bisa pandu mobil ?" ujar hairan dan terkejut tymoni


"Tentu saja dan aku udah punyai sim nya " ujar Victor


"Apa benar terkejut aku , Domi ambilkan mobil ." ujar tymoti dengan suara sedikit naik


Beberapa minit kemudian Domi tiba dan membawah mobil Audi A6 dan berikan pada Victor .


"Terima kasih Nio , aku pergi dulu tymoti jaga lupa ya yang aku katakan tadi. " ujar Victor dan beranjak keluar meningal kan syarikat itu

__ADS_1


__ADS_2