Hanya Lelaki Sederhana

Hanya Lelaki Sederhana
Bab 49


__ADS_3

Waktu masih dalam kantor , ponsel Victor berdering , Victor pun menjawab panggil itu guna pembesar suara.


"Hello Vic " ujar panggilan itu


"Hai juga , ada apa telefon aku Henry ? " ujar bala Victor


"Kamu di mana sekarang ? Aku ada di tempat paman Winston mereka kata kamu tak ada di sini , kamu di mana ? " ujar tanya Henry


"Napa kamu di sana , aku ada di kota jalan jalan , Napa apa ada urusan yang kamu minta bantu ? " ujar tanya Victor lagi


"Tak ada urusan , Lagian sekarang masih libur jadi apa kamu nak ikut kami "ujar tanya Henry


"Ke mana ?" ujar tanya Victor lagi


"Ke sunny swim , cuaca hari agak panas , apa kamu nak ke pergi ? " ujar Henry lagi


"Oh tentu saja aku nak pergi , jika aku tak pergi nanti kalian marah pada ku lagi " ujar balas Victor


"Tahu tak peh "bala Henry lagi


"Apa ada yang lain lagi " ujar tanya Victor


"Hanya itu saja , Vic aku ada permintaan lain tapi apa bisa kamu bantu " ujar Henry lagi


"Apa dia ?"


"Keluarga ku ingin buka kembali tokoh lama itu , tapi keluarga ku masih dalam kemorosotan , ayah ku bah kan minta intivasi dari syarikat Hamrose "


"Dengan syarikat Hamrose ! , Napa mesti syarikat itu kan banyak lagi syarikat lain , aku dengar syarikat itu sudah bangkut dan tak aktif lagi " ujar Victor sedikit tegas


"Hanya itu saja yang dapat kami harap kan , Lagian syarikat mana lagi yang harus kami intivasi ?" ujar tanya Henry


"Apa kamu lupa dengan dua syarikat terbesar di kota kita " ujar Victor lagi


"Maksud kamu Syarikat Golden Sentral dan syarikat silver street ? , Aku tak berani invitasi dengan ke dua syarikat itu , kamu tahu kan kedua syarikat itu milik Tuan muda Crewford dan dia juga presiden kota kita yang sangat di takuti " ujar Henry


Victor terdiam dan terus lihat Zack , Tymoti dan Sheldon yang duduk di depan nya , mereka hanya diam tak berkata .


"Henry aku tak akan halang dengan keputusan kalian , tapi jika syarikat Hamrose tak setujuh dengan intivasi itu , aku nak kalian pergi intivasi di antara dua syarikat terbesar itu , kamu tahu kan Tokoh kalian sudah lama tak di buka dan aku juga tak bisa bantu banyak jika kalian dalam susah "


"Aku tahu Vic , tapi aku janji jika syarikat Hamrose tak setuju aku ikut keputusan dari mu , terima kasih Vic aku kira kamu sudah terlalu banyak bantu aku dan keluarga ku , jika satu hari nanti kami sudah sakses aku akan balas budi mu " ujar balas


"Tak perlu aku hanya bantu yang sebisa ku " ujar balas Victor


"Terima kasih Vic " ujar Henry

__ADS_1


"Ok " ujar balas Victor dan panggilan pun di tamatkan


"Tuan muda , apa Tuan muda akan berangkat sekarang ? " ujar tanya Zack


"Eyah , Lagian aku udah lama tak pergi kunjung tempat itu lepas berlaku bergaduhan di sana " ujar Victor


"Pergaduhan ! " ujar Zack Tymoti dan Sheldon


"Eyah benar , bukan itu saja aku malah pecah kan salah satu barang berharga di sana " ujar Victor lagi


"Haaa ! " ujar terkejut Mereka bertiga lagi


"Tuan muda apa perlu di ganti yang baru ? " ujar Tymoti


"Tak perlu , Lagian aku udah suruh orang lain yang bayar ganti rugi nya , sudah aku nak berangkat sekarang sebelum mereka yang tiba dahulu " ujar Victor


"Baik Aku antar ke sana Tuan muda " ujar Zack


"Tak usah , Aku sendiri ke sana Tymoti sediakan mobil untuk ku " ujar Victor


"Baik Tuan muda " ujar balas Tymoti


Tymoti pun melakukan seperti apa yang di suruh , beberapa minit kemudian


"Tuan Mobil sudah sedia " ujar Tymoti


"Sheldon aku kira kamu tak perlu lagi cari pemilik tokoh itu , nanti Mereka sendiri yang datang cari kita , itu pun jika kalau mereka mahu " ujar Victor


"Baik Tuan , Tuan apa pemilik tokoh itu orang yang tadi itu ? " ujar tanya Sheldon


"Benar mereka lah orang nya , jika aku tahu mereka ada tokoh di sini aku sudah bantu dari dulu " ujar mengeluh Victor


"Apa mereka ada tokoh lain ?" ujar tanya Zack


"Ada tapi di desa mereka , aku juga terkejut waktu teman ku beritahu mereka ada tokoh di kota sangat mengejut kan ku , kalian bisa buat kerja masing masing aku berangkat sekarang " ujar Victor


"Baik Tuan muda " ujar balas mereka bertiga lagi


Tiba lah Victor di sunny swim , lihat sekeliling teman nya masih belum ada tiba , Victor pun parking mobil Audi A6 nya di depan pintu masuk utama .


Victor pun turun lihat banyak orang yang datang ke tempat itu , waktu itu juga Aeron yang baru hendak keluar lihat ada mobil Audi A6 parking di luar .


"Bukan kah itu mobil syarikat ?" ujar pelan Aeron


Aeron pun menoleh kiri dan kanan , mencari siapa yang datang , mata Aeron membulat besar lihat Victor berdiri di dekat mobil itu .

__ADS_1


"Tuan muda Crewford !" ujar terkejut Aeron , lalu jalan bergegas ke arah Victor


"Salam hormat Tuan muda " ujar Aeron


"Eyah , kamu Aeron ? " ujar Victor


"Benar ini aku pembantu Tuan Joshua" ujar balas Aeron


"Oh , di mana dia ? dan apa ada teman ku udah sampai dahulu ?" ujar tanya Victor lagi


"Tuan Joshua ada di atas dan Teman tuan muda belum ada yang tiba lagi " ujar Aeron sambil berfikir seketika siapa teman yang di maksud kan itu , lalu ingat kembali pada waktu itu .


"Oh , aku lihat tempat ini semakin banyak orang yang datang ?" ujar tanya Victor lagi


"Benar tuan muda , silakan masuk tuan muda" ujar Aeron lagi


"Baik " ujar balas Victor


"Tuan muda mobil ini apa perlu di pindah kan ?" ujar tanya Aeron lagi


"Kamu kira bagaimana ?" ujar tanya Victor lagi


"Aku kira tak perlu , Lagian tempat ini milik tuan muda" ujar gugup Aeron


Victor hanya senyum lihat wajah Aeron yang memucat .


"Tak perlu gugup waktu bicara ! , ayuh masuk " ujar Victor sedikit tegas


"Maaf Tuan muda " ujar balas Aeron yang cuba menahan kegugupan nya


Victor dan Aeron pun naik ke tingkat teratas , dimana terletak kantor Joshua , sebelum masuk ke ada kantor Victor lihat di cermin kaca , Victor tak sangkah sunny swim sangat besar dan luas , Aeron hanya diam dan mengekori Victor dari belakang saja .


Sesudah itu , Aeron pun buka pintu kantor untuk beri laluan untuk Victor masuk , satu langkah kaki masuk , Victor terus terdiam dengar suara dari dalam.


"Sudah berapa kali aku kata jangan ganggu aku ! " ujar keras dan kuat Joshua


"Tuan Joshua --" ujar panggil Aeron dengan sedikit takut


"Aeron Napa dengan Joshua ?" ujar tenang Victor tetapan dengan wajah serius.


"Aku sendiri juga tak tahu Napa dengan Tuan Joshua ? , ini sudah empat hari tuan seperti itu , aku kira tuan bertengkar dengan pacarnya " ujar Aeron tanpa rasa gelisa


"Haish ! , Napa semua tentang pacar !" ujar pelan Victor


"Tuan muda silakan masuk , maaf atas ke biadapan tuan Joshua , Apa tuan muda ingin minum ? " ujar tanya Aeron

__ADS_1


"Tak usah , teman kan aku di sini saja " ujar Victor yang sedang duduk di dalam kantor itu sambil lihat Joshua yang sedang melepaskan marah nya .


Joshua tak perasan Victor ada di kantor nya .


__ADS_2