
"Mervin di mana mereka ?" ujar tanya Victor
"Mereka masih di sebelah , aku menuruh pengawal ku menjaga mereka " ujar mervin
"Aku sedikit lapar , Zack tokoh yang waktu itu bagaimana?"
"Tokoh tu uda siap di perbaiki dan katanya mereka ingin bertemu dengan tuan " ujar Zack
"Napa ingin bertemu ?"
"Aku juga tak yakin , kata nya ingin minta bantu ?"
"Oh gitu , kita ke sana saja , sejak pagi tak makan " ujar Victor
"Baik aku sediakan mobil " ujar Zack
"Tymoti kata pada mereka , aku baik baik saja dan kalian bisa balik " ujar Victor
"Baik tuan " ujar Tuan
sepuluh minit kemudian ,
"Mervin malviano kalian juga ikut serta , Derik kamu jemput teman ku di sebelah dan bawah mereka ke tokoh hujung pinggir jalan " ujar Victor
"Baik Tuan " ujar Derik
"Tuan muda , tuan baru saja terjatuh dari atas apa tuan tak nak rehat dulu ?" ujar tanya Sheldon
"Aku baik baik saja " ujar Victor
"waktu jatuh tadi aku sama sekali tak rasakan apa apa seperti aku melayang " ujar batin victor
"Sheldon aku tahu kamu kawatir pada ku , aku bukan orang yang lemah meskipun aku selalu di buli dan di hina , aku ada batasnya kalian hanya perlu ingat aku masih bersembunyi , jika aku tak bisa menahan lagi aku akan kembali di tempat aku berada " ujar Victor
"Maaf tuan " ujar Sheldon
"Sudah lah jom berangkat " ujar Victor
Mereka pun berangkat pergi ke Restoren di pinggir jalan itu , setelah tiba di restoren itu , meskipun tempat itu masih di ubah suai tempat itu sentiasa penuh .
Empat buah mobil tiba di tempat itu , Victor orang belakang yang tiba
"Mervin kamu pergi di mana tadi ?" ujar tanya Casper
"Aku ada urusan , Napa ?" ujar mervin
"Di mana Victor , apa dia bersama dengan kamu ?" ujar tanya Hanry
"Eyah dia bersama dengan ku dia ada di belakang mobil yang satu itu " ujar mervin
"Mobil yang satu Napa tak sekali jalan ?" ujar tanya liopod
"Tu-- Victor bersama dengan Tuan Sheldon " Ujar mervin lagi
"Bersama dengan Tuan Sheldon ? !" ujar serentak mereka bertiga
"Bukan dia Boss dari Forest park ?" ujar Casper
"Eyah benar itu aku " ujar Sheldon dari belakang mervin
__ADS_1
"Tuan Sheldon , di mana Vic ?" ujar Merka lagi
"Aku di sini Napa cari ku ?" ujar tanya Victor
"Vic , kamu ke mana tadi ? apa kamu tahu kamu menghilang mervin tiba tiba menahan moris kata nya moris berniat bunuh tuan presiden " ujar hanry
"Apa benar mervin ? , Napa tak beritahu ku ?" ujar tanya Victor pura pura tak tahu apa yang jadi
"Ah benar tadi waktu kita di atas bangunan , mereka bertiga di suruh turun jadi aku jalan mencari kamu , jadi tak sengaja lihat moris mendorong Tuan presiden hingga jatuh " ujar mervin yang Coba menahan gugup nya
"Oh gitu , aku tak ada di sana waktu itu , aku uda turun " ujar Victor
"Jadi mervin lihat siapa yang dorong aku ! , tapi tak apa aku lepaskan kamu kali ini moris !" ujar batin Victor
"Sudah deh ayoh masuk " ujar Victor
"Tempat ini udah penuh Vic " ujar hanry
"Tak apa masuk saja " ujar Victor
Mereka pun masuk , satu rombongan masuk ke dalam hingga Pelangan lain terkejut , Boss tokoh itu lihat Victor , boss itu terus melayan mereka dan mereka adalah orang pertama di lawan dan duduk di ruang VVIP .
"Tokoh kamu uda sedikit berubah ?" ujar tanya Victor
"Aku hanya keberuntungan atas bantuan dari tuan , sejak tuan jalan kan serikat Pelangan terus meningkat " ujar Kenwood
"Bagus , Zack kata kamu ingin bertemu dengan ku ? Napa ?" ujar tanya Victor
"Maaf tuan , oleh Karna tuan uda jalan kan serikat dengan tokoh ku , banyak dari keluarga besar tahu dan mereka setiap hari datang , tapi tokoh ku tak cukup pelayan dan tak ada pengawal , baru baru ini dua orang pelayan ku cedera di pukul oleh keluarga besar " ujar Kenwood
"Napa sampai macam tu ? apa pelayan mu ada lakukan kesalahan ?" ujar tanya Victor
"Apa kamu kenal mereka ?" ujar tanya Victor
"Jika aku tak silap mereka dari keluarga Baron dan keluarga Loken "
"Aku kira siapa mereka rupanya ? !" ujar malviano
"Siapa mereka ?" ujar Victor yang tak perna dengar nama itu
"Mereka itu bukan keluarga besar , mereka dari keluarga yang tak ternama hanya nama bawahan " ujar mervin
"Kamu tahu mervin ?" ujar tanya Victor lagi
"Tentu saja aku kenal , keluarga ku perna kami tewaskan dalam bisnis , bukan itu saja mereka juga ingin jatukan dan hancurkan keluarga kami hanya semata mata untuk masuk dalam sepuluh rank terbesar " ujar mervin lagi
"Apa Hanya itu alasan nya ?" ujar Victor lagi
"Mervin kata benar , kami bertahan hingga kini atas bantuan dari Tuan Kavincen " ujar malviano
"Oh " ujar victor
"Emh , vic marvi apa yang kalian bicara kan ?" ujar Hanry
"Siapa mereka ?" ujar casper
"Dan bukan orang yang menjemput kami tadi tuan Derik yang bantu kita waktu tu ?" ujar liopod
"Eyah benar , itu aku " ujar Derik
__ADS_1
"Tapi napa tuan yang memjemput kami ? , lagian tuan adalah orang bawahan tuan Zack ?" ujar casper
Mereka pun saling pandang
"Vic mereka gitu hormat pada mu ?" ujar Henry
"Dan satu lagi Napa boss pemilik tokoh ini panggil kamu tuan Vic ?" ujar Casper
Mereka masing binggung
"Apa kalian teman tuan ini ?" ujar tanya Kenwood
"Eyah kami teman nya Victor " ujar liodop
"Oh gitu , sebenarnya Tuan ini pernah bantu ku waktu Tokoh aku di samun , jadi tuan ini yang mengalahkan mereka " ujar Kenwood
"Kapan ?" ujar tiga teman itu
"Udah lama dan sekarang Tuan ini adalah Pelangan tetap kami dan dua ruang besar di sini hanya untuk Tuan ini saja " ujar Kenwood
"Oh , pantas saja " ujar mereka bertiga lagi
"Vic apa bisa kamu jangan bertindak seorang dan beri tahu aku jika kamu ada masalah kami akan bantu " ujar Henry
"Jika satu hari nanti mereka datang cari kamu bagaimana ?" ujar Casper
"Tu-- Vic tak keseorangan aku bersama dengan nya " ujar mervin
"APA !" ujar terkejut mereka
"Kalian tak bawah kami !" ujar bentak Casper
"Kalian kejam sekali tak bawah kami bersama , Kami juga nak bantu " ujar bentak liopod
"Kalian berdua ini ! aku kira kalian bantu aku hentikan mereka ternyata kalian juga nak ikut serta " ujar Henry
"Teman Tuan muda sangat baik dan ambil kesah " ujar batin Derik
"Tentu saja aku ikut serta , apa kamu lupa di kuliah Vic selalu di buli dan di hina jika tak ada kita siapa yang lindungi nya " ujar keras Casper
"Kamu juga tahu sejak zavia putus dengan Vic , lihat sekarang mereka tak henti henti buli Vic , wang nya juga di habiskan !" ujar bentak liopod
Semua orang bawahan Victor terdiam dan wajah menghitam , mereka tak tahu perjalan hidup penderitan Victor selama Victor belum tahu siapa diri sebenarnya
"Aku tahu !" ujar keras Henry
"Kalian bertiga cukup hentikan bicara kalian !" ujar tegas mervin
"Mervin kamu juga tahu kan !" ujar tegas Casper lagi
"Itu-- " ujar mervin terus terhenti dan berpaling pandang ke arah lain
"Cukup kalian jangan bicara hal yang lalu , aku tak ini ingat kembali yang dulu !" ujar Victor tegas dan kuat hingga satu tempat itu terdengar
Victor pun beranjak pergi dari tempat duduk dan keluar dari tempat itu , teman Victor terus terdiam dan tempat ini jadi sunyi
"Presiden !" ujar batin orang bawahan Victor semua yang lihat Victor beranjak keluar
Mereka tak tahu berkata apa
__ADS_1
"Aku uda katakan jangan bicara kan hal itu , lihat Tuan Vic uda marah aku sendiri tak tahu berkata apa !" ujar tegas mervin