
"Hingga kapan kalian sembunyi !" ujar tegas Victor
Dua orang itu takut dengar suara victor , lalu mereka jalan keluar
"Siapa ?" ujar hairan lionad
"Napa ke sini bukan aku uda kata , tak perlu jemput aku " ujar Victor sedikit tegas
"Bukan kalian berdua temannya Victor ?" ujar tanya lionad
"Dan Napa bicara Victor tegas sekali ?" ujar batin lionad lagi
"Maaf " ujar kedua orang itu , dua orang itu tak lain tak bukan Melvin dan Bandi
"Sia sia aja sembunyi , tuan muda sedar keberadaan kita " ujar pelan Bandi
"Uda aku kata kan tak perlu sembunyi " ujar pelan Melvin
"Vic dia ?" ujar tanya Melvin
"Oh dia ? Aku hingga lupa kan nya"
"lupa kata nya " bicara batin mereka bertiga
"Kenal kan ini lionad dia juga seperti ku , tapi aku tak sangkah orang seperti dia di perlaku seperti buruk tapi punyai latar belakang yang besar"
"Latar belakang yang besar ?" ujar Melvin dan Bandi
"Benar keluarga nya punyai tokoh barang antik dan punyai lelang "
"lionad apa teman kamu tak tahu keluarga kamu seperti itu ?" ujar tanya Melvin
"Tida ! mereka tak tahu hanya seorang teman baik ku yang selalu bantu ku tapi sekarang teman ku ada di hospital , teman ku lindungi aku hingga dia terluka parah "
"Bagaimana teman mu sekarang ?"
"katanya untuk rawatan nya perlu bayar seratus Ribu , keluarga ku tak bisa kumpul wang sebanyak itu , setiap bulan wang yang di peroleh oleh kami hanya lima ribu "
"Lima ribu !"
"Benar , jika bukan saudara kami selalu minta wang dari kelaurga kami"
"Ck ! menyebalkan sekali !" ujar Bandi
"Bandi bukan keluarga mu memerlukan tokoh seperti itu ?" ujar Victor
"Aku tak tahu tentang itu ?"
"Ck , bagaimana bisa tak tahu ? uda deh lionad esok lusa , bawah keluarga mu ke syarikat Group Wijaya , katakan saja orang yang bernama Victor Crewford yang menyuruh kami ke sini " ujar Victor
"Apa harus kami pergi ? dan Napa guna nama kamu ?"
"Pergi saja ke sana "
"Oh baik akan ku beritahu keluarga ku "
"Beritahu aku jika ada lelang , Bandi nanti kamu uruskan , Melvin bagaimana group kalian ?"
"Tak ada sebarang masalah "
"Bagus " ujar Victor dan jalan masuk
"Bukan Tuan Bandi dari keluarga ternama dan Melvin hanya gelar Tuan ? tapi kelihatannya mereka takut pada Victor ?" bicara batin lionad
Mereka pun tiba di kamar asrama mereka
"Selamat kembali presiden Crewford , uda sore baru balik dari mana ?" ujar tanya Casper yang tungguh di depan pintu kamar
"Apa seperti itu kamu sambut kepulangan ku ?" ujar tanya Victor
__ADS_1
"Maaf , selamat kembali tuan presiden " ujar Casper lagi lalu membungkuk
"Angkat wajah mu "
"Terima kasih Tuan "
"Tuan Presiden ! apa aku salah dengar ?" ujar batin Lionad di sangat terkejut dengar Casper panggil Victor seperti itu
"Tuan aku akan pergi , aku pamit dulu " ujar Bandi
"Baik , jangan lupa beri tahu pada ayah mu " ujar Victor
"Lionad kamu ?" ujar Victor lagi
"Aku tak punyai kamar , aku di usir dari tempat tidur ku "
"Masuk lah masih ada kosong di sini " ujar Victor
"Apa tak menganggu kalian ?"
"Jika Tuan Victor yang minta kami ok saja " ujar Casper
"Baik dan satu lagi Napa kalian panggil Victor Tuan atau Tuan presiden ?" ujar tanya lionad
"Apa kamu perasan ? cara bicara nya cara jalan nya ? bukan sama seperti tuan presiden ?" ujar Casper
lionad terdiam lalu berfikir
"Benar juga Napa aku tak perasan ? " ujar lionad
"Tungguh ! jika aku mundur selangkah ke belakang , mobil ? Bandi dan malvin hormat pada nya ? apa Victor punyai pengaruh di kota ini !" ujar batin lionad
"Lio jika kamu temui jawapan nya , jangan sebarkan ya " ujar Melvin
"Apa maksud kamu Melvin ?" ujar tanya Casper
"Tak ada apa apa hanya tentang bisnis " ujar Melvin
"Aku pergi mandi dulu " ujar Victor , Lalu pergi lah Victor bersikan diri
Teman Victor juga bersiap pergi mandi , waktu Victor sedang mandi , ponsel Victor berdering dan screen ponsel menyalah terlihat nama Zack dan ponsel Victor di letak di tempat tidurnya
"Siapa yang hubungi ?" tanya Casper
"Tak tahu dan nama yang hubungi Victor , Zack nama nya " ujar Henry yang lebih dengannya
"Siapa orang yang bernama Zack itu ?" ujar tanya liopod
Melvin yang terkejut dengar nama Zack , dengan laju ambil ponsel Victor dan keluar dari kamar tidur dan terus ke kamar mandi
"Melvin kamu kenapa ?" ujar tanya Henry lihat kelakuan Melvin yang mengejutkan mereka
mervin bergegas ke kamar mandi , lihat sekeliling tak ada orang
"Tuan muda , tuan Zack hubungi tuan " ujar Melvin
"Apa Melvin ?" ujar tanya Victor yang sedang mandi
"Tuan Zack hubungi Tuan " ujar Melvin lagi
"Oh bantu aku jawab kan dulu "
"Tapi Tuan muda "
"Angkat saja "
"Oh baik " ujar Melvin dan menjawab panggilan
"Salam tuan Zack " ujar Melvin di panggilan
__ADS_1
"Melvin ? di mana Tuan muda ?" ujar tanya Zack
"Tuan muda sedang mandi , jadi tuan surah aku jawab panggil , ada apa tuan hubungi Tuan muda "
"Oh tak apa , aku hanya ingin tanya tentang pembinaan itu saja , nanti aku hubung kembali "
"Baik "
Panggil mereka pun tamat
"Ada apa Zack hubungi ?" ujar tanya Victor yang uda selesai mandi
"Tuan muda , kata nya ingin tanya tentang pembinaan itu "
"Hanya itu saja , Napa tak hubungi esok saja ?"
"Maaf Tuan muda " ujar melvin dan membungkuk
"Siapa yang kamu panggil Tuan muda !" ujar dari belakang Melvin , Orang itu adalah lionad
"Lionad ! itu --" ujar Melvin
"Berikan ponsel ku " ujar Victor sedikit tegas , Melvin pun beri ponsel Victor , tangan nya sedikit gementar
"Victor dari dulu aku panasaran , siapa kamu sebenarnya ? sejak kalian berdua putus kelakuan kamu berubah gratis ?"
"Napa kamu ingin tahu ?" bicara sedikit tegas
"lionad jaga bicara kamu , jangan terlalu keras atau kasar " ujar Melvin
"Aku tak akan bicara gitu , tapi aku ingin tahu ?"
Victor ambil ponsel nya lalu menelafon seseorang
"Bandi perjanjian serikat dengan tokoh lionad esok saja tak perlu di hari seterus nya " ujar Victor dan menutup panggilan itu
"Kamu ingin tahu , sekarang hubungi keluarga mu dan suruh mereka ke syarikat Wijaya esok waktu tengah hari dan kamu juga harus pergi " ujar Victor dan lihat ponsel hubunyi Zack
"Zack ada apa kamu hubunyi ku tadi ?"
"Salam Tuan muda , itu tentang penbagunan itu , aku ada tanya pada Tuan Flyn kata nya tanya pada Tuan muda "
"Esok aku pergi ke sana dan apa ada pekerjaan di syarikat ?"
"Tak terlalu banyak "
"Baik sediakan kan saja , esok pagi aku ke sana "
"Baik Tuan muda "
Panggilan pun tamat
"Melvin , esok jika mereka tanya aku kemana ? katakan saja aku balik ke pati asuhan "
"Baik Tuan "
"Melvin aku dengar , tak lama lagi kulian kita akan di adakan satu ujian dan kelas yang terpilih akan menjalan kan tugas di semua syarikat di kota ini apa benar ?"
"Tentang itu aku tak tahu "
"oh , Lagian Tymoti ada beritahu pada ku , tapi tak apa lah mungkin belum di beritahu lagi "
"Aku Coba tanya apa mereka nanti " ujar Melvin
"Ok " ujar balas Victor
"Jadi Napa masih di sini , tak nak mandi ?"
"Kami pergi mandi sekarang "
__ADS_1