
*Di Rumah Andra*
Satu jam kemudian Andra sampai tiba di rumah, dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, sampai di depan gerbang rumahnya dia di sambut oleh Mang Ujang yang bekerja sebagi penjaga rumahnya.
Saat tau Andra datang Mang Ujang langsung membukakkan gerbang untuk Andra dan menyapanya.
"Selamat malam tuan muda!" sapa Mang Ujang kepada Andra setelah membukakkan pintu gerbang .
"Malam juga Mang !" ucap Andra membalas sapaan mang Ujang dengan tersenyum ramah.
setelah itu Andra masuk ke dalam pintu gerbang.
"Baru saja tuan Danang datang sekarang sudah di susul sama tuan Andra." kata Mang Ujang memberi tau Andra.
Andra menyeringitkan keningnya.
Dia berfikir kenapa Danang baru datang terlambat sampai pulang malam. padahal gak seperti biasanya Danang pulang malam biasanya dia sore sudah ada di rumah.
"Yasudah Mang terimakasih ya saya masuk dulu !" pamit Andra kepada Mang Ujang.
" Iya tuan !" jawab Mang Ujang dengan anggukan kepala.
Andra pun menjalankan kembali mobilnya menuju ke halaman rumah dan meletakkan mobilnya kedalam garasi, setelah itu dia keluar dari mobilnya melangkah masuk ke dalam menuju pintu rumah.
Di dalam rumah ada mama Windah, mama Andra yang lagi duduk santai di ruang tamu. setelah Andra melihat mamanya dia langsung menghampiri mamanya.
" Kamu baru pulang nak ?" tanya mama Windah kepada Andra dengan tersenyum ketika putranya menghampirinya.
"Iya ma, Andra baru pulang. " jawab Andra kepada mama sambil membalas dengan senyumannya.
__ADS_1
"Besok lusa papa kamu pulang Ndra dia mau Menjemput mama untuk di ajak ke luar kota mengurus perusahaan yang ada di sana jadi mama harus pergi sayang !" ucap mama memberi tau kepada Andra.
"Jadi besok papa mau pulang? terus Mama mau ikut papa pergi mengurus perusahaan papa yang ada di sana ?" tanya Andra kaget saat tau mamanya akan pergi ikut papanya.
"Iya nak mama akan ikut papa kamu. jadi maaf mama harus tinggalkan kamu dan Danang di rumah !" jelas mama kepada Andra.
"Berapa lama mama di sana, apa mama lama di sana?" tanya Andra penasaran.
"Mama belum tau nak, yang jelas papa tadi nelvon mama katanya besok mau jemput mama, dia mau ngajak mama pergi kesana sayang. kamu nggak usah khawatir kalau kamu kangen sama mama kamu bisa kesana kok nyusulin mama. mama juga sudah bilang tadi ke Danang kalau besok mama mau pergi"
jelas mama Windah kepada Andra.
"Tapi mama besok mau berangkat jam berapa ma ?" tanya Andra mencari tau.
"Mungkin kita berangkatnya soreh, atau bisa jadi malam. karena papa kamu besok baru nyampai rumah pagi jadi dia masih ingin bertemu kamu dan adhik kamu dulu !" jawab mama Windah menjelaskan kepada Andra.
"Tapi ma Andra besok pagi mau pergi, Andra sudah ada janji sama teman, jadi Andra Nggak bisa jemput papa. tapi kalau nanti mama berangkatnya insyaallah Andra bisa mengantar kok ma, biar nanti Andra suruh saja sama Danang untuk menjemput papa besok !". jelas Andra kepada mama kalau besok dia gak bisa menjemput papanya karena sudah ada janji sama Iza.
Setelah sudah berada di dalam kamar di langsung masuk menuju kedalam kamar mandih untuk membersihkan tubuhnya. selesai mandih dia pun keluar dan memakai pakaian santainya.
Beberapa menit kemudian Tiba-tiba Danang masuk kedalam kamar Andra. saat itu Andra berusaha ingin menghubungi Iza, tapi dia urungkan niatnya karena melihat Danang datang dan masuk kedalam kamarnya.
Danang pun menghampiri Andra yang lagi duduk di sofa kamarnya dia duduk di sebelah Andra.
"Mau menghubungi siapa kak kok Nggak jadi kenapa ?" tanya Danang pura-pura tidak tahu padahal dia sudah tau gerak-gerik kakak yang saat ini sedang jatuh cinta.
"Kamu itu sok tau banget, orang lagi bermain Gem kok !" jawab Andra berusaha mencari alasan.
"Besok pagi tolong kamu jemput papa ke bandara ya, kakak tidak bisa menjemput papa soalnya kakak sudah ada janji sama teman kakak !" ucap Andra lagi kepada Danang menyuruhnya untuk menjemput papanya.
__ADS_1
"Kamu ada janji sama teman apa sama pacar Kak? nggak usah purah-purah Aku sudah tau semuanya !" jawab Danang cepat soalnya dia sudah tau semuanya.
Andra pun melihat kearah Danang setelah mendengar ucapan adhiknya kalau dia sudah tau semuanya.
"Kamu tau dari mana, kamu jangan sok tau emang bener kakak besok adah janji sama teman kakak dan kamu bilang pacar.
kakak nggak punya pacar. kamu kalau ngomong jangan ngawur deh !" ucap Andra kepada Danang berusaha meyakinkan bahwa dia gak punya pacar.
"Lebih baik kakak jujur saja sama Aku, Gak usah Bohong sebelum aku kasih tau semuanya ke mama kalau besok kakak Nggak bisa jemput papa itu karena kakak mau keluar sama pacarnya kakak !" jawab Danang pada intinya dia tidak suka melihat Andra main rahasia dengannya.
"Kamu itu ngomong apa sih, kamu ngancam kakak ?" Andra langsung menatap Danang dia kaget dengan ucapan Danang barusan yang telah mengancamnya.
"Aku sudah tau semuanya, tadi aku ngikutin kakak dari awal menuju cafe sampai akhirnya kerumah wanita itu.Aku sudah melihat semuanya kakak tadi temuin wanita yang memakai kerudung itu kan? dan besok kakak ada janji sama dia untuk keluar. makanya kakak besok gak bisa jemput papa terus nyuruh aku yang jemput iya kan ?" jawab Danang kepada Andra dia sudah tau semua Rahasianya.
"Jadi kamu dari tadi ngikutin kemanapun Kakak pergi, Dasar kamu Anak Nakal ingin tau saja urusa orang !" ucap Andra kesal kepada Danang.
"Iya kamu betul Aku ngikutin kamu, soalnya aku penasaran sama kamu akhir-akhir ini kamu banyak berubah pakek main rahasia segala sama aku, tapi sekarang aku sudah faham ternyata kamu lagi jatuh cinta sama wanita cantik yang memakai kerudung itu iya kan ?" jawab Danang kepada Andra sambil tersenyum melihat tingkahnya yang ketahuan bohong.
"Oke,oke kamu benar emang Aku sekarang lagi jatuh cinta sama gadis itu, dan aku sudah hampir gila karena dia. tadi niat aku kesana ingin ngungkapin perasaan aku yang sebenarnya ke dia, dan dia memberikan Aku kesempatan untuk dekat lagi dengannya jadi aku mohon kamu besok jemput papa. terus jangan bilang ke mama atau papa soal semuanya ini. apa kamu sudah mengerti. "
Andra menjelaskan kepada Danang dengan serius dia tidak mau sampai mamanya tau kalau besok dia nggak bisa jemput papanya karena demi dekat dengan Iza, Andra nggak mau menyia-nyiakan Kesempatan ini untuk lebih dekat lagi dengan Iza.
"Oke deh Aku sudah mengerti perasaan Kakak sekarang, Aku tidak akan bilang ke mama atau pun ke papa. kamu tenang saja nggak perluh khawatir dan Aku sangat mendukung kamu untuk dekat dengan wanita yang kamu cintai itu !" jawab Danang sambil menepuk pundak Andra berusaha untuk memberikan dukungan.
"Yasudah kalau kamu sudah mengerti semuanya akhirnya kamu sudah faham. " ucap Andra lega setelah Danang mengerti semuanya.
"Tapi aku minta sama kamu jangan pernah main rahasia lagi sama aku, Apa kamu juga mengerti. " jawab Danang kembali berusah mengingatkan Andra.
Andra pun mengiyakan permintaan Danang!.
__ADS_1
mereka sangat bahagia setelah Danang sudah tau kalau kakaknya sudah mau menerima permintaannya agar tidak main rahasia lagi dengannya.
Begitu juga dengan Andra dia sangat bahagia akhiratnya Danang mengerti semuanya dan malah memberikan dukungan untuk dekat dengan Iza.