
Setelah menempuh perjalanan 1 jam Iza dan David pun tiba di rumah Andra. Waktu sudah menunjukkan pukul 20.00 malam.
Karna mendengar pernyataan Tante nya yang ingin sekali menjodohkan dirinya dengan Iza. Bahkan orang tuanya juga sudah menerima perjodohan ini, dan sebentar lagi kedua orang tuanya juga akan pulang, David ingin cepat-cepat menyelesaikan masalah ini.
Andra sudah menunggu Iza dan David di luar rumah, setelah mendapat kabar dari mereka. Andra di rumah selalu menghubungi Ponsel David lewat pesan dan menanyakan keberadaan mereka. Andra juga ikut cemas kefikiran apa yang terjadi kok sampai David dan Iza datang kerumahnya.
David dan Iza pun langsung turun dari mobil setelah sudah sampai.
Setelah melihat Iza da David sudah tiba di rumah nya. Andra pun langsung menghampiri mereka dan Bertanya apa yang terjadi.
"Apa yang terjadi ? Kenapa kalian sampai bisa berdua? dan ada perluh apa kamu mengajak Iza malam-malam datang ke sini?" tanya Andra bertubi-tubi setelah David dan Iza baru keluar dari mobil.
"YEellah,, kita baru datang sudah di tanyain. Bukanya di suruh masuk." Ucap David kesal.
"Gue bertanya kepada loh, karna loh sudah bersama dia." Ucap Andra sambil menunjuk Iza. "Yasudah ayo masuk sayang Nanti kamu jelasin lagi di dalam !" ucap Andra lagi sambil merangkul pundak Iza.
Iza pun hanya menurut berjalan Beriringan dengan Andra masuk kedalam rumah nya. Lalu di ikuti oleh David dari belakang.
Mereka pun duduk di ruang tamu.
"Kamu mau minum apa sayang biyar aku suruh Bik Tatik buatin minuman untuk kalian." tanya Andra pada Iza dan David.
"Tidak perlu repot-repot, Aku tidak haus, lebih baik tuan David cepat ceritakan semuanya kepada Mas Andra." Ucap Iza memerintah David untuk menjelaskan apa yang terjadi.
Andra pun mengerutkan keningnya, Setelah mendengarkan perkataan Iza menyuruh David untuk menceritakan semuanya.
"Hey apa yang terjadi ? cepat katakan semuanya?"tanya Andra pada David sambil menatapnya tajam ke arahnya.
"Gue belum bicara eloh sudah menatap gue begitu, apa lagi setelah gue ceritani semuanya kepada loh. Lebih baik kamu ceritakan sendiri saja Iza kepada pacar kamu ini." Ucap David merasa takut Setelah melihat tatapan mematikan dari Andra.
"Cepat katakan ada apa? kamu gak usah sok takut." Ucap Andra lagi yang masih menatap David.
__ADS_1
"Oke, Oke Tapi loh janji jangan marah ya sama gue setelah loh mendengarkan semuanya."
ucap David meyakinan Andra supaya tidak kebawah emosi.
Iza pun merasa pusing setelah mendengar suara Andra dan David ribut-ribut. Akhirnya dia pun mulai bicara karena menurutnya percuma menyuruh David untuk menjelaskan tapi lamah banget.
"Sudah-sudah jika tuan David tidak bisa mengatakan biarkan aku yang ceritani semuanya kepada Mas Andra." Ucap Iza merasa kesal pada David.
Andra pun mendekat ke arah Iza dan menatap wajahnya lalu berkata " Kamu tidak usah takut cepat katakan apa yang terjadi." Ucap Andra dengan lembut sambil memegang tangannya.
Sebenarnya Iza tidak tega harus mengatakan ini kepada orang yang dia cintai, Dia takut melukai hati Andra setelah mendengarkan semuanya.
"Baik aku akan katakan semua nya, tapi aku minta sama kamu mas jangan marah-marah ya. Aku juga nggak mau semua ini terjadi."
Ucap Iza sambil menangis.
Andra pun bingung setelah melihat Iza menangis sambil bergumam dalam hati.
Apa ada yang salah ya sama kata-kata ku ?
Sedangkan David setelah melihat Iza menangis dia merasa tidak tega dan merasa bersalah, padahal memang dari awal yang mengajaknya kesini itu adalah dia. David pun akhirnya mulai bicara dan menjelaskan semuanya kepada Andra.
"Sebenarnya Aku dan Iza di jodohkan sama Tante, tadi Tante Rika menyuruh aku ke rumahnya lalu membicarakan lagi tentang rencananya waktu itu, Bahkan Tante ingin sekali menjodohkan kita Ndra, sampai-sampai Mama dan Papaku sudah tau lalu merestui perjodohan ini. Tante Rika sendiri yang sudah bilang kepada Mama dan papa, Dalam waktu dekat mereka juga akan kembali pulang untuk melangsungkan perjodohan aku dan Iza." Ucap David menjelaskan panjang lebar kepada Andra.
Andra pun langsung merasa lemas dan kaget setelah mendengar penjelasan David sahabatnya. Dia benar-benar tidak menyangka apa yang di takutkan selama ini bakalan benar terjadi.
Setelah Mendengarkan semuanya, Andra pun langsung melihat ke arah Iza yang masih menangis. Dengan cepat Andra langsung memeluknya.
"Sayang kamu tenang saja ya, aku tidak akan biyarin ini semua bakal terjadi kamu jangan menangis." Ucap Andra sambil menghapus air mata di wajah Iza.
"Kamu tenang saja Iza Aku dan Andra bakal berusaha supaya semua ini tidak akan terjadi, aku juga tidak mau berpisah dengan Diana." sahut David juga mulai ikut sedih.
__ADS_1
"Lebih baik kamu bilang jujur ke Tante kamu Vid, ajak lah Diana kerumah Tante mu itu lalu bilang ke dia bahwa kamu benar-benar mencintai Diana. Aku nggak mau sampai ini semua terjadi, Apapun akan aku lakukan untuk mendapatkan Iza, Kamu mengerti kan." Ucap Andra dengan tegas.
"Bukan hanya aku dan Diana yang datang tapi kamu juga dan Iza harus datang kerumah Tante. Kamu jelasin jika kamu memiliki hubungan dengan Iza kamu juga harus bilang ke Tante Rika bahwa kamu benar-benar mencintainya." Ucap David memberi tau.
Iza pun mulai ikut bicara. "Aku mohon kalian jangan melakukan hal itu." Ucap Iza pada Andra dan David.
Andra dan David pun menoleh melihat ke arah Iza, mereka berdua sangat kaget setelah mendengar ucapan Iza.
"Apa maksud kamu sayang ? Kamu tidak memperbolehkan kami menjelaskan semuanya ?" Tanya Andra dengan heran.
"Aku harap kamu mengerti mas, Buk Rika sangatlah baik kepada ku dan ibu selama ini. Aku tidak mau mengecewakan dia." Ucap Iza dengan sedih.
Sebenarnya bukan maksud ku untuk membuat mu Kecewa dengan perkataan ku ini, aku hanya tidak mau kalian datang ke rumah buk Rika dan mengatakan semuanya,
Aku hanya tidak mau membut buk Rika merasa sedih dan kecewa karena sudah menolak permintaan nya.
Gumam Iza dalam hati, sebenarnya saat ini perasaan Iza benar-benar bingung dengan dilema ini dia ingat dengan buk Rika yang selama ini sangat baik kepadanya bahkan sudah menganggap sebagai putrinya sendiri.
Tapi di lain sisi dia juga bingung karena saat ini hatinya sangat mencintai Andra.
David hanya diam setelah mendengarkan perkataan Iza, Dia juga benar-benar bingung saat ini, Mana yang harus dia pilih Menerima perjodohannya dengan Iza atau menolak permintaan Tantenya. Yang jelas jika dia menerima perjodohan ini dia bakalan kehilangan sahabatnya dan juga orang yang dia cintai.
.
.
.
.
.πππππππ
__ADS_1
. Maaf jika ada typo di mana-mana, ini karya pertama author jadi tolong di maklumi ya.
Jangan lupa tetap dukung author β€οΈ dengan cara like dan voteπ