Impian Gadis Manis

Impian Gadis Manis
Meminta Restu


__ADS_3

Andra mengantarkan Iza pulang. Mereka berdua berjalan menuju mobil Andra yang berada di depan halaman rumah.


setelah sudah masuk kedalam mobil. Andra pun mulai melajukan mobilnya, sambil sesekali mengobrol.


"Sayang kamu kan sudah kenalan sama orang tua aku. Nanti giliran aku ya kamu kenalin sama orang tua kamu.!" ucap Andra sambil tetap fokus menyetir mobilnya.


Andra juga ingin mengenal keluarga Iza soalnya dari awal Andra memang belum tau asal usul Iza dan keluarganya.


Iza pun menoleh ke arah Andra lalu mulai menjelaskan tentang keluarga nya.


"Aku hanya hidup bersama ibuku saja. Ayahku sudah meninggal sejak aku sekolah Dasar. Ibuku bekerja di rumah buk Rika sebagai asisten rumah tangga, kita bekerja di rumah buk Rika sudah sangat lama dan aku mulai membantu ibu bekerja setelah aku lulus sekolah SMA, aku dan ibu berasal dari kampung." Ucap Iza menjelaskan semuanya tentang kehidupan dan keluarganya.


"Maafkan aku ya sayang aku tidak bermaksud membuat mu sedih karena menanyakan tentang orang tua kamu. Aku benar-benar tidak tahu kalau ayah kamu sudah meninggal."


Andra menyesal sudah membuat Iza sedih, karena mengingatkan kembali ayah nya yang telah tiada.


"Kamu tidak perlu minta maaf kan kamu tidak tau. Aku senang karena kamu ingin mengetahui dan mengenal keluarga ku, nanti aku akan mengenalkan kamu sama ibuku !" Ucap Iza sambil tersenyum.


"Beneran nanti kamu mau mengenalkan aku sama calon mertua ?" tanya Andra tak percaya.


"Kamu apa'an sih." jawab Iza malu setelah mendengar perkataan Andra.


"Aku serius sayang kamu Nggak usah malu-malu, nanti setelah aku mendapatkan restu dari ibu kamu aku bakalan langsung melamar kamu. Kamu mau kan?" Tanya Andra langsung pada intinya.


Andra memang sangat mencintai Iza jadi dia ingin mengajaknya lebih serius lagi.


"Iya aku mau. Rupanya kamu itu tidak sabaran amat ya. Kita kan baru kenal kamu sudah main mengajak menikah saja." jawab Iza


"Aku takut kehilanga kamu makanya aku ingin cepat menikah sama kamu." Ucap Andra


"kamu tidak usah takut aku tidak akan pergi meninggalkan kamu ." jawab Iza.


"Terimakasih sayang. Aku percaya kok sama kamu, Yasudah nanti kalau kita ketemu sama Tantenya David kita jujur saja, kita bilang yang sebenarnya ke Dia tentang hubungan kita berdua." Ucap Andra memberi tau Iza.


Andra masih mengingat rencana Tante nya David waktu itu yang mau ngejodohin Iza dan David.


"Iya kamu tenang saja, aku juga bakalan bilang yang sebenarnya kok nanti sama Buk Rika." jelas Iza kepada Andra agar dia tidak khawatir.


*Di rumah buk Rika*


Satu jam kemudian Andra dan Iza sudah sampai di jalan kompleks rumah buk Rika.


" Sayang rumah nya ini yang mana?" tanya Andra bingung setelah memasuki jalan kompleks rumah buk Rika.

__ADS_1


"Itu rumah nya mas. yang pagar nya warna putih. Kamu lurus saja dulu, sebentar lagi kita sampai kok." jawab Iza sambil menunjuk rumah buk Rika.


Andra pun menoleh ke arah Iza lalu tersenyum, Dia bahagia akhirnya wanita yang sangat dia cintai, sekarang dia juga sudah mulai mencintainya.


"Kamu kenapa senyum-Senyum melihat


aku?" tanya Iza heran.


"Aku bahagia sayang, karena kamu sekarang sudah mulai bisa mencintai aku." jawab Andra sambil tersenyum.


"Kamu itu ada saja. Sudah aah ayok kita turun kita sudah sampai." ajak Iza untuk segera turun dari mobil.


"Iya,iya ayok." angguk Andra.


Andra tau kalau saat ini Iza masih malu-malu kepadanya. Andra juga faham kalau Iza itu wanita yang sangat polos, jadi dia sudah mengerti semuanya.


Mereka pun sudah sampai di depan rumah buk Rika dan mulai turun dari mobil.


Andra dan Iza pun keluar dari mobil melangkah masuk kedalam rumah buk Rika.


"Mas nanti pasti ibuku kaget saat melihat aku pulang di antara sama kamu.!" ucap Iza sambil berjalan beriringan dengan Andra.


"Kamu tenang saja sayang.Yang seharusnya takut itu aku, kamu nggak perluh khawatir nyantai saja.!" jawab Andra percaya diri.


Pintu rumah pun terbuka.


Nampaklah seorang wanita paruh baya membuka pintu rumah buk Rika.


"Iza kamu pulang sama siapa nak ?" tanya bu Isa kaget setelah melihat anaknya pulang bersama laki-laki sambil bergandengan tangan.


"Saya Candra buk Teman Dekat Iza anak Ibu.!"sahud Andra cepat menjawab pertanyaan buk Isa.


Buk Isa pun mengerutkan keningnya lalu melihat ke arah Iza, pikirnya saat ini bertanya-tanya sejak kapan anak nya memiliki teman dekat laki-laki. Setaunya Iza tidak pernah punya teman dekat laki-laki.


"Ayok lebih baik kalian masuk dulu nanti kalian jelasi lagi ke ibu. Ibu masi belum mengerti." Ucap Bu Isa kepada Andra dan Iza menyuruh mereka untuk masuk ke dalam rumah.


"Iya bu, Ayok mas kita masuk dulu." ucap Iza kepada Andra mengajaknya untuk masuk kedalam.


Di dalam rumah.


"Ibu lebih baik sekarang duduk saja nggak usah repot-repot kita sudah kenyang tadi kita sudah makan. Jadi ibu gak usah bawain makanan atau minuman untuk kita !" Ucap Iza kepada ibu.


"Memang kalian dari mana ? bukanya kamu kemarin bilang ke ibu kalau kamu menginap di rumah Diana. Kok sekarang kamu pulang sama laki-laki? tanya ibu mencari tau.

__ADS_1


"Iza mau tanya dulu, apa sekarang buk Rika ada di rumah atau tidak? tanya Iza kepada ibu.


"Buk Rika dan pak Rohim tidak ada di rumah. Mereka lagi pergi ke Apartemen keponakannya. Emangnya kenapa ?" tanya ibu penasaran.


Iza dan Andra pun saling memandang mereka kaget setelah mendengarkan perkataan bu Isa. Kalau buk Rika dan pak Rohim pergi ke Apartemen nya David.


Andra pun mulai ikut bicara menjelaskan kepada buk Isa.


"Jadi begini buk. Nama saya Candra saya ke sini mengantarkan pulang Iza. Sekalian ingin bertemu dan berkenalan dengan ibu. Sebenarnya saya sangat mencintai anak ibu, kita berdua sekarang sedang pacaran. Apakah ibu merestui hubungan kita berdua?"


Andra menjelaskan kepada buk Isa tentang perasaan dan hubungan nya dengan Iza sekalian meminta restu kepadanya.


"Mungkin Ibu masih bingung kan karena ibu tidak pernah ketemu sama mas Andra. Dan tidak pernah melihat aku bersama dengannya. Terus sekarang tiba-tiba kita datang bersama, lalu bilang ke ibu kalau kita memiliki hubungan. Memang kita baru kenal beberapa hari yang lalu bu, tapi Mas Andra sangat mencintai aku. Jadi aku memberikan kesempatan untuk dia dekat dengan aku." Jelas Iza kepada Ibu.


Buk Isa pun mulai mengerti dan percaya kepada putrinya yang sangat dia sayangi.


Setelah mendengarkan semua penjelasan Iza dan Andra, kalau mereka itu sekarang lagi menjalin hubungan.


"Iya sekarang ibu sudah mengerti nak. Jadi apa benar Nak Candra kamu benar-benar mencintai putri ibu ? Ibu dan Iza disini juga hanya bekerja sebagai buruh, kita berasal dari keluarga yang kurang mampu nak. Apakah kamu masih mau menerima Iza setelah tau semua setatus kita yang sebenarnya?" tanya ibu kepada Andra


Ibu menjelaskan semuanya kepada Andra tentang keadaannya yang sebenarnya. Ibu tidak mau mereka akan menyesal pada akhirnya karena melihat setatus mereka yang jauh berbedah.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


. Buat teman-teman semuanya kalau kalian suka sama ceritanya author ❤️ mohon dukungan nya berikan like dan vote nya.


Agar author semakin semangat untuk up nya 😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2