Impian Gadis Manis

Impian Gadis Manis
Bonus 1


__ADS_3

1 Tahun kemudian.


Tidak terasa pernikahan Andra dan Iza sudah 1 tahun lamanya tepat hari Anniversary pernikahan mereka berdua saat itu juga Iza dan Andra sangat bahagia setelah mendapatkan kabar gembira yang selama ini mereka tunggu-tunggu.


Pagi harinya.


Ketika Andra sudah rapi memakai pakaian kerjanya ia hendak mendekati Iza seperti biasa ia ingin mendaratkan kecupan di keningnya Sebelum berangkat kerja, sebaliknya Iza juga selalu mencium tangan Andra saat berangkat maupun sepulang dari kerja, Memang sudah terbiasa bagi Andra yang selalu melakukan hal manis seperti itu kepada Iza.


"Stop mas jangan mendekati aku lagi." tolak Iza cepat seraya berjalan mundur menjauhi Andra, tangannya ia gunakan untuk menutupi hidungnya, dan tangan satunya lagi memberi kode untuk Andra supaya tidak mendekatinya lagi. Andra pun merasa keheranan dengan sikap Iza saat ini yang tidak seperti biasanya.


" Ada apa sayang? apa ada yang salah dengan ku?" Andra mengerutkan keningnya merasa bingung.


" Jangan mendekati aku mas, aku tidak suka bau parfum mu." Iza berucap sembari menutup hidungnya, Rasanya ia sudah tidak tahan kepalanya terasa pusing dan mual saat mencium aroma bau parfum Andra. Refleks Andra pun langsung mengendus aroma tubuhnya kembali.


" Emangnya kenapa sayang dari kemarin aku juga pakek parfum ini." Andra masih tidak mengerti Andra masih ingin mencoba mendekati Iza dengan cepat Iza pun langsung mual.


Hooek...Hooek....


Iza berlari menuju kamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya, tak tinggal diam dengan cepat Andra pun pergi menyusul Iza masuk ke dalam kamar mandi dengan perasaan khawatir akan keadaannya.


Andra hanya berdiam diri di depan pintu kamar mandi memperhatikan istrinya itu yang sedang memuntahkan cairan bening dari mulutnya. Ingin sekali ia mencoba untuk mendekati Iza, ingin sekedar membantunya untuk memijat, tapi niatnya ia urungkan takut membuatnya malah semakin mual.


" Sayang kamu tidak apa-apa kan ?" Andra hanya bisa memperhatikan tubuh lemas Iza sehabis memuntahkan cairan bening itu, kini tubuh Iza bersandar di dinding kamar mandi menyesuaikan dirinya yang masih terasa lemas akibat mual dan pusing di kepalanya.


" Aku tidak papa mas." ucap Iza dengan suara lemas nya menjawab pertanyaan Andra, perlahan ia mulai berjalan keluar dari kamar mandi menuju ke tempat tidur. Andra pun mengikutinya.


" Kamu lagi sakit ayo kita pergi kerumah sakit." Andra tidak tega melihatnya setelah memperhatikan wajah pucat Iza saat ini.

__ADS_1


" Aku hanya masuk angin mas, Nanti juga akan sembuh sendiri." Iza berbaring di tempat tidur kemudian memejamkan kedua matanya.


" Kalau begitu Aku nggak akan berangkat kerja." ucap Andra. Iza pun membuka kedua matanya kembali menatap Andra yang masih berdiam diri di depannya.


" Kamu berangkat saja mas aku tidak apa-apa, Aku hanya butuh istirahat saja." Iza meyakinkan Andra yang terlihat sangat khawatirin akan kondisinya.


" Tidak, aku tidak bisa meninggalkanmu sendirian dalam keadaan mu seperti ini." Ucap Andra tidak yakin. Apalagi saat ini mereka hanya tinggal berduaan saja, mereka memutuskan membeli rumah setelah Thika dan Danang menikah, kini Andra dan Iza menempati rumah barunya.


" Terserah kamu saja mas aku ingin istirahat."


Ucap Iza pasrah ia memilih diam kemudian menutup matanya kembali, rasanya ia enggan berdebat lagi dengan Andra, mengingat kondisinya sekarang sangat lemas.


" Aku akan ke bawah dulu untuk membuatkan kamu teh hangat." izin Andra kemudian Iza pun menjawabnya dengan anggukan kepalanya.


Sepeninggalnya Andra dari kamar, kini Iza tinggal sendirian yang masih terbaring lemah di atas tempat tidur. Sesaat ingatannya berputar kembali mengingat akan kondisinya barusan.


Apa yang terjadi dengan ku ? Apa mungkin aku...?


Setelah merasakan gejala dan tanda-tandanya yang baru saja ia alami membuat Iza semakin merasa tidak tenang. Iza pun kembali bangkit dari tidurnya karena merasa penasaran akhirnya ia pun mencoba untuk memastikan nya sendiri.


Iza berjalan menuju laci meja yang letaknya berada di sebelah meja riasnya, Iza pun membukanya lalu mencari sesuatu benda di sana yang memang sudah ia sediakan sebelumnya guna untuk berjaga-jaga, setelah mendapatkan benda kecil tersebut ia pun berjalan masuk menuju ke kamar mandi, dengan penuh harapan ia berdoa di dalam hati semoga apa yang di harapkan dan di nantikan nya selama ini akan terwujud.


Kebetulan ini masih pagi. Jadi ia ingin mendapatkan hasil yang lebih akurat, yang lebih membuatnya bersemangat lagi adalah ia sudah telat datang bulan hampir 1 bulan lebih.


Iza sudah pasrah apapun hasilnya akan di terimanya dengan ikhlas karena ini bukan hal yang pertama kedua ketiga dan keempat, ini hal yang kesekian kalinya ia melakukannya tanpa sepengetahuan Andra. Sangat besar harapan dan impianya menantikan kehadirannya. Apalagi di antara Diana dan Thika yang baru saja menikah mereka sudah langsung di karuniai seorang buah hati, Merasa iri sudah pasti tetapi ia hanya bisa menyimpan kesedihannya itu di dalam hati. mereka sudah berhasil menjadi wanita yang sempurna menjadi sosok seorang istri yang berguna bagi suaminya, kini tinggallah dirinya yang belum bisa hamil. Tetapi ia juga tidak mau berharap lebih takut akan kecewa lagi dan lagi tanpa sepengetahuan Andra Iza sering melakukan hal ini.


Bismillahirrahmanirrahim.... Ucap Iza dalam hati saat melakukan tes kehamilan tersebut. Iza masih berada di dalam kamar mandi menunggu hasilnya, dan setelah menunggu beberapa menit kemudian mulailah muncullah dua garis merah yang terlihat sangat jelas di dalam testpack tersebut.

__ADS_1


" Hasilnya positif." Seketika senyum mengembang di bibirnya Setelah mengetahui hasilnya.


" Aku hamil." Iza berucap sembari memegangi perutnya yang masih rata matanya masih fokus melihat hasil testpack tersebut rasanya ia masih belum percaya akan kenyataan bahwa saat ini ia benar-benar hamil. Tanpa sadar buliran bening menetes dari mata indahnya


" Sayang kamu kenapa ?" panggil Andra langsung masuk ke dalam kamar mandi saat di rasa ia tidak mendapati Iza di tempat tidur, dengan rasa khawatirnya Andra pun langsung masuk kedalam takut terjadi sesuatu hal kepada Iza.


Iza pun langsung menghambur ke dalam pelukan Andra, rasa bahagianya seakan tidak bisa di bendung lagi, Lagi-lagi Andra di buat heran oleh sikap Iza saat ini, tadinya ia yang tidak ingin berdekatan dengan dirinya tetapi kini sekarang Istrinya itu malah memeluk erat tubuhnya.


" Apa yang terjadi kepadamu sayang ? kamu jangan membuat aku takut." Andra membalas pelukan Iza, ia merasa khawatir Setelah mendengar isakan tangis Iza di dalam pelukannya. Iza pun tidak bisa berkata-kata ia Mulai menunjukkan hasil testpack yang masih di dalam genggam tangannya.


" Kamu hamil." Ucap Andra setelah melihat garis dua di dalam testpack tersebut. Iza pun tersenyum menatap Andra kemudian menganggukkan kepalanya. Refleks Andra pun langsung kembali memeluk erat tubuh Iza.


" Terimakasih sayang akhirnya sebentar lagi aku akan menjadi seorang ayah." Andra bertubi-tubi menciumi wajah Iza. Saking bahagianya tanpa terasa air matanya juga iku menetes dan bercampur dengan air mata Iza.


"Iya mas terimakasih juga kamu sudah selalu setia menemaniku dan berada di sampingku." Iza berucap dengan air mata yang terus mengalir membasahi pipinya, rasa bahagianya rasa syukurnya bercampur menjadi satu ketika mendapatkan kabar gembira ini, yang pertama hadir seorang suami yang baik dalam hidupnya dan yang kedua penantiannya juga hadir di dalam rahimnya.


"Aku mengerti dan memahami perasaanmu sayang. Sebagai seorang wanita dan sebagai seorang istri yang perlu kamu ketahui di saat Allah sudah mengizinkan dia hadir, di saat itu juga semuanya sudah ada yang mengatur, kamu jangan pernah meragukannya jadi kita harus tetap percaya saja pada diri kita sendiri." Jelas Andra sesungguhnya ia faham betul perasaan Iza selama ini.


.


.


.


.


.

__ADS_1


. Author kembali lagi ๐Ÿค— siapa yang kangen dengan Iza dan Andra ayo acungkan jarinyaโ˜๏ธsemoga bonus 1 ini bisa menghibur kalian semua para pembaca setia karya pertama saya๐ŸŒท IMPIAN GADIS MANIS ๐ŸŒท jangan khawatir insyaallah masih ada bonus-bonus menarik selanjutnya ๐Ÿ˜‰ dan insyaallah juga Author akan membuat cerita baru dari judul yang baru juga tentunya, tapi Author masih belum tau kapan akan memulainya yang penting, pantengin terus ya jangan di hapus dulu dari daftar vaforit kalian. Ini Author kasih bocoran untuk kalian judul terbaru novel kedua saya. ๐Ÿ‘‡ jangan lupa tinggalkan jejak ya ๐Ÿ™๐Ÿ™



__ADS_2