
Hay semuanya gaess 🤗 para pembaca yang selalu setia membaca karya pertama aku ini. Sekarang tiba hari pernikahan mereka ya, Tentunya pasti akan semakin seruh kelanjutan ceritanya, jadi kalau kalian ingin author tambah semangat update nya, tolong berikan vitamin buat author 🙏 Terimakasih.
__ __ __ __ __ __ __ __ __ __ __ __ __ __ __ __ __ __
🌷Keesokan harinya🌷
Hari pernikahan pun sudah tibah. Seorang Gadis manis sangat cantik dengan riasan wajah dan penampilannya yang memakai adat Sunda.
Riasan yang sederhana tapi tetap terkesan lebih anggun, terpancar aurah kecantikannya saat memakai gaun kebaya pengantin warna putih beserta memakai hijab berwarna putih dengan hiasan bunga melati di atas kepalanya.
Nampaklah seorang pengantin perempuan yang sangat cantik dan manis. Penampilannya sungguh memukau membuat semua orang kagum ketika melihatnya.
"Kamu cantik sekali kakak." Ucap Thika kagum.
"Ayok kita selvi dulu Iza kita buat kenang-kenangan. Ucap Diana Antusias.
Iza pun menuruti permintaan Sahabatnya itu. Mereka bertiga pun berfoto-foto ria bersama di dalam kamar.
Jam 8 pagi Acara Akad nikah di mulai.
kedua keluarga dan kerabat dekat turut ikut menghadiri acara pernikahan Andra dan Iza untuk menjadi saksinya.
Andra sudah siap untuk melakukan acara ijab Qabul, Ia duduk menghadap ke arah penghulu yang berada di depannya. Tangannya menjabat tangan penghulu tersebut. Lalu dengan cepat dan lancar mengucapkan kalimat ijab Qabul dengan sahutan kata.
“ SAH...”
“ Alhamdulillah ...”
Oleh beberapa orang yang menyaksikannya.
Kemudian penghulu pun menyuruh untuk membawa mempelai wanitanya keluar untuk melakukan tanda tangan dan berdoa serta berfoto.
Iza pun keluar di dampingi oleh Diana dan Thika. Setelah proses ijab Qabul Selesai Iza menyodorkan tangannya untuk menyalami tangan Andra yang kini sudah menjadi suami sah'nya. Iza menyalimi tangan Andra sembari tersenyum, Begitu juga Andra membalas senyuman Iza kemudian mencium keningnya dengan penuh kasih sayang.
Beberapa jam kemudian setelah akad nikah selesai di lanjutkan dengan acara makan-makan antara dua keluarga dan kerabat dekat. Akad nikah berlangsung di kediaman rumah Rika.
Semuanya mengucapkan selamat kepada Sepasang pengantin yang baru saja beberapa jam resmi menjadi sepasang suami istri itu.
__ADS_1
"Iza, Andra Selamat ya atas pernikahan kalian semoga kalian akan langgeng bahagia selalu." Ucap Diana dan David mereka bergantian memberikan Selamat.
"Terimakasih atas Doanya ya... Aku doakan juga semoga kalian cepat menyusul kita." balas Iza sembari tersenyum.
"Selamat ya brohhhhh semoga sukses malam pertamanya." Bisik David di telinga Andra sembari menepuk pundak Andra di iringi senyuman jahilnya.
"Berengsek loh cepetan loh segera Nika pasti loh juga sudah tidak tahan kan ?" Ucap Andra membalas perkataan David. Sedangkan David hanya terkekeh saat mendengarnya.
"Selamat ya kak atas pernikahan kalian." Ucap Thika sembari memeluk Iza sebentar lalu bergantian memberikan Selamat kepada Andra.
Begitupun dengan Danang Semua Keluarga dan orang tua mereka mengucapkan selamat kepada Andra dan Iza secara bergantian.
*************
"Nak kamu sekarang sudah menjadi seorang istri." Ucap Rika sembari menatap lekat wajah Iza yang berada di depannya.
"Iya buk. Sekali lagi Iza ucapkan banyak terimakasih atas Semua kebaikan ibu selama ini."
Rika mencoba menahan tangisannya agar air matanya itu tidak jatuh. Ada rasa haru bahagia ketika melihat Iza yang sudah menikah. Kemudian ia bergantian menatap Andra yang berada di sampingnya
"Kalian sudah resmi menjadi sepasang suami istri. Andra tolong kamu jaga Iza ya nak !" Pinta Rika kembali sembari mengelus pundak Andra.
"Iya Tante itu sudah pasti sekarang Iza sudah menjadi tanggung jawab saya." Sahut Andra mengiyakan permintaan Rika.
Andra membawa Iza pergi ke Rumahnya ke kediaman keluarga ARDIANO.
Mama Windah dan juga Papa Ardi, Danang mereka mengiringi sepasang pengantin baru itu dari arah belakang untuk pergi menuju ke rumahnya.
*********
Di dalam mobil Andra tetap mengengam tangan Iza dan tangan satunya ia gunakan untuk tetap fokus menyetir mobilnya.
Terus Terukir senyuman di wajahnya yang sedari tadi tidak ada henti-hentinya. Sesekali ia juga menciumi tangan Iza.
"Mas sudah dong lebih baik kamu tetap fokus menyetir mobilnya Dulu." Ucap Iza merasa Risih dengan perlakuan Andra saat ini yang menurutnya sangat berlebihan.
Andra pun mengerutkan keningnya.
"Aku Sangat kangen sama kamu Sayang. Apa kamu tidak kangen sama Aku?" Ucap Andra menjelaskan.
__ADS_1
"Iya aku tau itu. Tapi sekarang lebih baik kamu tetap fokus saja menyetir mobilnya dulu."
Iza berusah membuat Andra mengerti.
Andra tidak menggubris perkataan Iza ia masih tetap melakukan hal yang sama. Iza pun pasrah dengan perlakuan Andra saat ini.
Andra pun Sesegera mungkin melajuhkan mobilnya menuju ke rumahnya agar cepat sampai tujuan. Rasanya ia saat ini sudah tidak sabar ingin sekali memiliki istri cantiknya itu.
30 menit kemudian mereka semua sudah sampai di kediaman keluarga ARDIANO.
Andra turun dari mobil lalu membuka pintu mobil untuk istri tercintanya.
"Ayok sayang kita masuk ." Ucapnya sembari mengulurkan tangannya untuk menuntun tangan Iza turun dari mobil.
"Kehidupan baruku akan di mulai di rumah ini, semoga aku bisa menjalaninya dengan baik." Ucap Iza dalam hati sembari memperhatikan sekeliling rumah Andra yang begitu besar dan mewah.
kemudian ia pun menerima uluran tangan Andra Iza segera turun dari mobil lalu masuk kedalam rumah barunya.
Kebetulan Windah, Ardi dan Danang mereka juga baru sampai tiba di rumahnya, mereka bertiga pun langsung masuk ke dalam saat di rasa Andra dan Iza sudah ada di dalam rumahnya.
Kebetulan mereka tiba di rumah pukul jam 2 siang karena memang tadi mereka di rumah Rika cukup lama, Setelah acara pernikahan putra putrinya itu selesai, mereka masih mengobrol di sana bersama tamu dan para kerabat yang menghadiri acara pernikahan Andra dan Iza.
Di dalam rumah.
Bik Tatik pun menyambut kedatangan Iza yang baru saja masuk kedalam rumah majikannya itu. "Selamat datang Nona cantik selamat ya Atas pernikahan kalian." Sapa bik Tatik sembari tersenyum, Ia Sangat kagum saat melihat ke cantikan Iza saat ini yang masih mengunakan gaun pengantinnya.
Iza pun membalasnya dengan senyuman manisnya "Iya bibik terimakasih ." Ucap Iza dengan menganggukkan kepalanya.
"Sayang Ajaklah istrimu istirahat. Kita juga mau istirahat." Suruh Windah kepada putranya.
Mama Windah yang baru saja masuk kedalam rumah langsung menyuruh mereka berdua untuk segera istirahat. Karena mereka juga sangat capek.
"Baik Ma..." Jawab Andra singkat.
Kemudian Andra menggandeng tangan Iza kembali mengajak istrinya itu untuk masuk kedalam kamarnya yang berada di lantai dua. Iza pun mengikuti Andra melangkahkan kakinya menuju ke kamarnya. Mereka menaiki tangga menuju ke atas dan sesampainya mereka di depan pintu kamar. Andra mulai membukak pelan pintunya.
"Ayok masuk sayang.." Ucapnya kembali menyuru.
Iza pun menjawab dengan anggukan kepalanya. Perlahan-lahan ia mulai memasuki kamar Andra yang sangat bagus dan luas berwarna putih seperti kamar hotel pada umumnya. memperhatikan seluruh isi kamar tersebut.
__ADS_1
"Kamar yang indah. Ini seperti mimpi bagiku Kehidupan yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya tapi selalu aku impikan kini jadi kenyataan." Gumamnya dalam hati.