
"Assalamualaikum... !" Diana memberikan salam dengan Hormat kepada mereka semua. Setelah sudah bertemu dengan mereka.
Ia mencoba untuk tetap setenang mungkin ketika sedang berhadapan dengan kedua orang tua David, dan juga Rika. Ia juga sudah bertekad untuk menjelaskan semuanya kepada mereka.
Tidak tau apa yang akan terjadi selanjutnya, setelah semuanya tau maksud kedatangan dan tujuan nya kesitu bersama dengan David.
Apapun yang terjadi ia akan siap dan berusaha menerimanya walaupun mereka akan menolaknya sekalipun dan marah kepada nya Nanti. Karena hanya dengan cara ini lah ia bisa membantu demi kebaikan semuanya,
David juga ingin memberi tau kepada kedua orang tuanya langsung, sekaligus memperkenalkan Diana bahwa memang ia sudah memiliki hubungan bersama dengan Diana, agar perjodohan itu tidak akan terjadi.
"Waalaikumsalam.." Jawab mereka semua serentak.
"David cobah jelaskan kepada Tante mengapa kamu datang kesini bersama dengan Diana?" Tanya Rika mencari tau, sambil nunjuk ke arah Diana seakan merasa bingung dengan kedatangan mereka. Saat ini fikiran Rika bertanya-tanya??.
"Jadi begini mama, papa, Tante. Dengarkan dulu penjelasan David ya. Waktu itu kan David sudah pernah bilang ke Tante kalau David tidak mencintai Iza, karena memang di hati David sudah ada Diana David sangat mencintainya Ma,Pa,...!" Ucap David menjelaskan lalu menoleh kearah Mama dan Papanya.
Ia masih tetap setia duduk berada di samping Diana sambil menggenggam tangan nya erat, agar mereka mau percaya, ia ingin menunjukkan kepada mereka semua bahwa kalau dirinya dan juga Diana memang memiliki hubungan.
"Apa benar itu semua Diana? Tanya Rika kepada Diana.
"Be..Benar buk.. " jawab Diana sedikit gugup karena merasa takut.
"Sejak kapan kalian berdua memiliki hubungan? Atau mungkin kalian berdua hanya bersandiwara saja lalu mencoba untuk menghindar, supaya kamu tidak di jodohkan dengan Iza? Apa kurangnya Iza coba jelasin David? kamu jangan berpura-pura apa kamu kira Tante ini bodoh." Ucap Rika mulai kesal.
"David benar buk Rika, Memang mereka sekarang sedang pacaran. Diana dan David mereka memiliki Hubungan." Ucap Iza ikut menjelaskan.
Rika pun menoleh ke arah Iza. "Apa kamu juga mau ikut-ikutan bersandiwara Iza ? ini hanya alasan kalian saja." Ucap Rika tidak percaya.
__ADS_1
"Alasan bagaimana Tante memang ini kebenarannya, itu alasannya aku menolak di jodohkan dengan Iza karena memang aku dan Diana sudah pacaran jadi aku nggak mungkin kan meninggal kan Diana karena aku sangat mencintainya." Ucap David menjelaskan lagi pada Rika.
"Sudah, Sudah, kalau memang kamu sudah punya pacar kenapa kamu hanya Diam saja kenapa kamu gak bilang dari kemarin sejak kita datang." Ucap Danu akhirnya ia Mulai ikut bicara setelah melihat semuanya ribut dan ia juga masih bingung belum mengerti yang telah terjadi.
David pun menghadap ke arah ayahnya lalu mencoba untuk menjelaskannya lagi.
"David mau ngomong langsung agar kalian percaya karena percuma kalau kalian belum melihatnya sendiri, Sekalian juga mau mengenal kan Diana pada kalian." jelas David kepada papa dan mamanya.
"Apa sekarang Papa dan mama sudah percaya ?" tanyanya lagi.
Danu dan Ratih pun melihat kearah Iza dan Diana secara bergantian.
" Kamu itu Apa-apaan David sudah cukup." Ucap Rika geram ia sudah benar-benar emosi melihat semua ini. "Dan kamu Diana Sebaiknya kamu cepat pergi jangan Menghancurkan semuanya, David dan Iza tetap akan menikah apapun Alasannya itu." Ucap Rika sambil menatap ke arah Diana ia tetap pada pendiriannya untuk menjodohkan David dan juga Iza.
Diana pun akhirnya berdiri hatinya sangat sakit sekali setelah mendengar kata penekanan dari Rika tadi, air matanya pun tak terasa menetes yang tidak bisa ia tahan lagi. Diana memilih untuk keluar karena ia tidak bisa berkata-kata lagi ia sadar dengan dirinya sendiri, yang tidak di anggap di situ dan menurutnya percumah.
"Aku akan katakan yang sebenarnya buk tapi sebelumnya Maafkan Iza karena sudah membuat buk Rika kecewa. Jika ibu marah, Maralah kepada Iza jangan sama Diana disini Diana tidak salah, karena Memang benar David dan Diana ini pacaran dan aku yang menyuruh mereka datang kesini mengatakan langsung kepada kalian." Ucap Iza panjang lebar.
"Iza ..." Ucap Diana lirih kepada sahabatnya itu.
"Seeet ..." Iza mengisyaratkan supaya Diana tetap diam ia tidak mau melihat Diana di salahkan lagi oleh Rika.
"Saya benar-benar kecewa sama kalian, Kenapa kalian malah membohongi saya dan kamu Iza tidak tau terimakasih." Ucap Rika sangat marah setelah tau semuanya.
"Cukup Tante jangan egois cobalah Fikirkan perasaan kita semua jangan pernah salahkan Iza dan Diana mereka sudah cukup tersiksa hanya gara-gara perjodohan sialan ini." Bentak David pada Rika. Tante cobalah fahami perasaan kita apa tante tau yang Sebenarnya kalau Iza juga sudah mencintai orang lain dan orang itu adalah Andra sahabat David sendiri." jelas David panjang lebar karena memang sudah tidak tahan akhirnya ia mengatakan yang sejujurnya.
"Kalau Tante masih tidak percaya aku akan suruh Andra datang kesini sekarang juga." Ucap David sambil melirik ke arah Iza sebentar.
__ADS_1
Iza pun melototkan ke dua matanya ke arah David.
Apa-apaan ini kenapa David bisa bicara begitu ke buk Rika, jika sampai Andra datang kesini yang ada malah semakin rumit masalah nya. Oohh ya Allah,, tolong bantu hamba mu ini agar buk Rika bisa mengerti posisi ku dan Diana di saat ini.
Rika pun bertepuk tangan setelah mendengar perkataan David tadi
"Kalian benar-benar hebat saya tidak menyangka Kalian bisa pacaran sembunyi- sembunyi, Asal kamu tau saya itu sudah lama ingin sekali menjodohkan kamu David dengan Iza tapi kenyataannya kalian malah membohongi saya ." Ucap Rika sambil tersenyum penuh makna Setelah tau apa yang sebenarnya terjadi.
" Kita sadar kalau Kita semua salah bu, tapi bukan maksud kita untuk membohongi ibu, ini semua nggak seperti yang buk Rika Fikirkan." Ucap Iza meyakinkannya.
"Iya bu maafkan Diana juga, Kita tidak pernah bermaksud untuk membohongi ibu." Sahut Diana juga ikut menjelaskan pada Rika.
" Sebelum nya saya minta maaf dan juga Maafkan putri saya buk, Karena sudah mengecewakan buk Rika, saya juga berterima kasih sama niat baik buk Rika selama ini yang ingin sekali menjodohkan Iza dan Nak David. Saya sebagai orang tua tidak bisa memaksa karena memang mereka yang menjalankan hidup mereka sendiri. Jadi biarkan anak-anak kita sendiri yang menentukan pilihannya." Sahut Isa berusaha untuk menenangkan suasana sambil memberikan saran.
Rika pun memilih untuk pergi tanpa menjawab Hatinya benar-benar sangat sakit, setelah tau kenyataan yang sebenarnya. Ia pun memilih untuk pergi ke dalam kamar nya.
Setelah kepergian Rika, Ratih pun menyuruh suaminya untuk menyusul Rika ke dalam, Akhirnya Danu pun menuruti permintaan istrinya itu, lalu menyusul Rika kedalam kamar.
Ratih adalah wanita yang sangat baik dan penyayang beliau sangat menyayangi putranya itu. Ia juga yakin bahwa putranya itu tidak berbohong setelah mendengar dan melihat semuanya menurutnya tidak ada alasan lagi kalau ia tidak percaya sama putranya.
Kini tinggal Ratih, Isa, David, Diana dan juga Iza yang masih duduk di ruang tamu.
"Tante maafkan kita semua." Ucap Iza merasa tidak enak setelah kejadian tadi.
"Tidak apa-apa sayang Tante sudah mengerti kok, Jadi mana calon menantu Mama yang sebenarnya David ?"tanya Ratih sambil tersenyum.
Seakan purah-purah tidak tau ia berusaha untuk menggoda putranya, saat melihat kedua wanita cantik di depannya itu ia sangat senang ketika mengetahui bahwa putranya sudah punya pilihan sendiri.
__ADS_1