
Buk Rika hanya tersenyum melihat ke arah wajah David dan Iza secara bergantian. Setelah mendengarkan protesan David dan Iza yang tidak mau di jodohkan. Dirinya berfikir memang di awal ketemu mereka menolak untuk di jodohkan tapi cinta akan datang sendiri ketika sudah di jalani.Bu Rika tetap ingin menjodohkan David dan Iza.
Dari awal buk Rika sudah sangat menyayangi Iza. Dia sudah menganggap seperti putrinya sendiri. Menurutnya Iza sangat pantas untuk di jodohkan dengan keponakan nya David.
"Kalian dengar ya David, Iza. Meskipun kalian tidak saling cinta itu hanya awalnya saja. Ketika sudah di jalani cinta akan tumbuh sendirinya. Kalin berdua ini sangat cocok David ganteng sedangkan Iza cantik jadi Tante mohon jangan menolak ya. Tante hanya ingin memperdekat hubungan di antara kita Nak." Rika menjelaskan maksud nya untuk menjodohkan David dan Iza.
"Tante Rika juga sudah bicarakan semua ini kepada kedua orang tua kamu David. Dan mereka juga sudah merestui perjodohan kamu dan Iza, dalam waktu dekat mereka juga akan segera pulang. Jadi Tante mohon kalian jangan menolak permintaan Tante ini."
Ucap Rika lagi memohon.
Buk Isa hanya diam membisu, dia benar-benar kaget dan bingung. Setelah mendengarkan semua penjelasan Majikannya dan niat baiknya. Tapi di satu sisi dia tau perasaan putrinya kalau dia tidak ingin di jodohkan dengan David, karena di hatinya sudah ada Andra.
Sedangkan Iza benar-benar bingung dan takut setelah mendengar semua penjelasan buk Rika tadi. Tampa terasa buliran bening pun jatuh dari matanya, Iza pun menangis.
David hanya melihat ke arah wajah Iza dia sudah tau perasaan Iza sekarang ini. David juga memikirkan apa yang akan terjadi jika sampai Andra dan Diana mengetahui semua ini.
"Maaf Tante, buk Isa. Saya ingin bicara berdua dengan Iza, Izinkan saya untuk mengajak Iza pergi. Saya ingin menyelesaikan semua masalah kita dulu." Ucap David memberi tau.
David ingin mengajak Iza segera pergi dan menyelesaikan semua masalah nya sebelum semua terlambat.
Iza pun melihat kearah David.
Tuan David mau mengaja aku pergi dan menyelesaikan semua masalah, apa yang ingin dia lakukan ? Apa tuan David ingin mengajak aku bertemu dengan mas Andra lalu memberi tau semua masalah ini? ...
Iza pun bicara di dalam hati sambil memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya.
"Baiklah nak David ibu mengizinkan kalian untuk menyelesaikan masalah kalian dulu, ajaklah Iza pergi." jawab ibu Isa.
" Biarkan mereka berdua untuk bicara dulu nyonya." Ucap buk isa lagi.
Buk Isa tau apa maksud David untuk mengajak Iza pergi dan menyelesaikan semua masalahnya. Jadi buk Isa mengizinkan mereka untuk pergi.
"Baiklah saya mengizinkan kalian untuk Bicara dulu. Tapi kalian jangan menghindar dari perjodohan ini, Kamu mengerti kan David apa maksud Tante ?" tanya Rika kepada David.
Kenapa harus begini, kan jadi ribet masalah nya. Benar-benar aku gak habis fikir sama Tante seenaknya saja main ngejodohin orang.
David berdecak kesal karena Tante nya main paksa menjodohkan dia sama Iza.
"Iya,iya Tante David mengerti kok." jawab David dengan terpaksa.
"Yasudah ayok Iza kita pergi aku ingin bicara berdua sama kamu." Ucap David kepada Iza.
David sudah tidak sabar lalu beranjak dari duduknya. dan berjalan melangkah keluar dari rumah tantenya.
Iza hanya menurut berjalan mengikuti David tampa bicara sepatah kata pun, dia benar-benar masih Shock. Setelah tau kalau akan di jodohkan dengan David.
__ADS_1
Di luar rumah.
David melihat ke arah Iza lalu mulai bicara.
"Kamu jangan sedih Iza aku akan berusaha membatalkan perjodohan ini agar tidak terjadi." Ucap David.
David mulai bicara kepada Iza setelah melihat kesedihan di wajah Iza yang sedari tadi hanya diam saja.
Iza pun mendongkak kan kepalanya melihat ke arah wajah David, setelah dari tadi menunduk terus.
"Apa yang ingin tuan David lakukan agar semua ini tidak akan terjadi?" tanya Iza penasaran.
"Saya mau mengajak kamu bertemu dengan Andra. Kamu ikut saya ke rumah Andra sekarang ya." jelas David.
"Kenapa tuan mengajak aku kerumah mas Andra. Apa tuan mau memberitau semua ini kepada dia?".. tanya Iza sedikit kaget.
"Sudah kamu ikut saja sama saya. Kalau sampai Andra tau masalah ini pasti dia tidak akan terima, jadi aku akan memberi tau Andra dan meminta bantuan sama dia sebelum semuanya terlambat kamu mengerti kan apa maksud ku." Jelas David lagi.
"Tapi aku takut kalau nanti mas Andra tau semuanya dia bakalan marah dan berbuat nekad. Sebenarnya aku juga merasa tidak enak sama buk Rika Tuan." Ucap Iza Bingung.
David pun memegang tangan Iza lalu berkata.
"Kamu tenang saja semuanya pasti akan baik-baik kok. Kamu percaya kan sama aku dan Andra." Ucap David berusaha meyakinkan Iza.
"Baiklah aku percaya sama kalian." jawab Iza menurut.
"Iya tuan." Angguk Iza.
Mereka berdua pun pergi menuju ke rumah Andra.
Di dalam mobil.
" Iza lebih baik kamu hubungi dulu Andra kalau kita akan kesana sekarang." ucap David sambil fokus menyetir mobil.
Iza pun menoleh ke arah David.
"Aku tidak membawa ponsel, Kan tuan David tadi tau sendiri kalau aku langsung pergi meninggalkan rumah tanpa membawa apapun." jelas Iza.
"Yasudah kalau gitu kamu hubungi saja pakek ponsel saya. Tolong kamu ambil ponselnya di saku celana Saya." Suruh David kepada Iza
Iza pun mengerutkan keningnya sambil bergumam dalam hati.
Bagaimana bisa dia menyuruh aku merogo ponsel di dalam saku celananya. Benar-benar tidak tau malu.
Karena terlalu lama Iza tidak merespon David pun mulai bicara lagi, sambil melihat ke arah Iza.
__ADS_1
"Kenapa nggak kamu ambil ponselnya Iza? aku kan lagi fokus menyetir mobilnya jadi tolong kamu ambil dan cepat hubungi Andra."
perintahnya lagi kepada Iza.
"Ba,,ba,,ik. tuan." Jawa Iza gugup.
Iza pun merogo ponsel David yang ada di dalam saku celananya dengan terpaksa.
Seumur hidup baru pertama kali ini aku merogo celana cowok. Dasar tidak tau malu, seenaknya saja main nyuruh orang.Mas Andra saja tidak pernah menyuruh- nyuruh aku atau bertingkah seperti dia. Benar-benar cowok Diana ini yebelin banget.
Gerutunya Iza dalam hati sambil menahan malu dan kesal akibat di suruh David merogo ponsel yang ada di dalam saku celananya.
Setelah sudah mendapatkan ponselnya Iza pun langsung menghubungi Andra.
panggilan pun langsung tersambung.
"Halo ini saya Iza. Apa mas Andra sekarang lagi ada di rumah ?" (Iza)
Ucap Iza langsung bertanya ketika panggilan tersambung.
Andra pun kaget setelah mendengar suara Iza di ponselnya David.
"Iya saya lagi di rumah sayang, kenapa kamu memakai ponselnya David ?" (Andra)
"Saya lagi bersama tuan David, yasudah kalau gitu kita akan kerumah kamu sekarang, kamu tunggu ya nanti bakalan aku jelasin lagi di sana. (Iza)
"Baiklah kalau begitu aku akan tunggu kalian"
(Andra).
Panggilan pun terputus.
"Gimana Iza apa Andra ada di rumah?" tanya David Setelah panggilan terputus.
"Iya dia ada di rumah." jawab Iza singkat.
.
.
.
.
.
__ADS_1
. Cuman ngingetin teman-teman kalau kalian suka sama ceritanya author ❤️ mohon dukungannya kasih like dan vote nya biar author makin semangat 💪