Impian Gadis Manis

Impian Gadis Manis
Di Jodohkan (Part 1)


__ADS_3

Andra pun mulai bicara setelah mendengar semua penjelasan dari bu Isa. Andra sama sekali tidak masalah dengan keadaan Iza. Fikirnya yang penting sekarang dia benar-benar mencintai Iza.


"Saya benar-benar cinta sama Anak ibu, jadi ibu nggak usah khawatir, tadi kita sudah mendapatkan restu dari kedua orang tua Andra. Tadi juga Iza sudah bertemu dengan orang tua Andra ." jelas Andra kepada Ibu.


Ibu pun melihat kearah Iza.


"Benar bu tadi mas Andra mengajak aku bertemu dengan Mama dan papanya. Mereka juga merestui hubungan kita.!" Ucap Iza kepada Ibu membenarkan perkataan Andra.


"Yasudah kalau begitu, kalau memang kalian benar-benar saling mencintai terserah kalian berdua. Ibu tidak berhak melarang, Ibu merestui hubungan kalian, yang penting putri ibu dan Nak Andra itu bahagia." Ucap Ibu merestui hubungan Iza dan Andra.


"Terimakasih banyak bu. Andra akan berusaha membahagiakan putri ibu !" Ucap Andra senang.


Setelah mendapatkan restu dari orang tua mereka masing-masing. Andra dan Iza sangat bahagia dan senang.


Mereka mengobrol panjang lebar sampai akhirnya Andra pun pamit pulang. Karna nanti Mama dan papanya harus pergi keluar kota.


"Maaf,, Andra mau pamit pulang dulu soalnya nanti Mama dan Papa mau berangkat keluar kota, jadi Andra gak bisa lama-lama di sini."


pamit Andra kepada Iza dan buk Isa sambil beranjak dari duduknya. Lalu menyalimi tangan buk Isa.


"Yasudah iya nak, kamu hati-hati ya.!" Ucap Ibu Isa.


"Iya buk. " jawab Andra.


"Za kamu antar Nak Andra keluar ya. Ibu mau ke Dalam dulu." suruh ibu kepada Iza.


"Iya buk ." jawab Iza singkat


Ibu pun masuk kedalam meninggalkan Iza dan Andra di luar.


"Sayang aku pulang dulu ya. Nanti aku akan hubungi kamu lagi." Ucap Andra sambil memegang tangan Iza.


"Iya, ayok aku antar kamu keluar." Jawab Iza dengan anggukan kepala.


Lalu Mereka berjalan keluar dari ruang tamu.Iza mengantar Andra sampai depan rumah setelah itu Andra pun kembali pulang kerumahnya.


Sebenarnya Andra masi Ingin bersama dengan Iza. Namun Dia takut kalau mama dan papanya menunggu nya. Karena nanti malam Mama dan papanya akan pergi kembali keluar kota menjalankan bisnisnya yang ada di sana.


Setelah Andra Sudah pergi.Iza pun kembali masuk ke dalam rumah.


**************


(2 Minggu Kemudian)

__ADS_1


Waktu terus berjalan.Hari telah berlalu, setelah Andra dan Iza mendapatkan restu dari kedua orang tuanya. Mereka semaki dekat. Andra selalu berkomunikasi dengan Iza lewat telepon. Andra juga sering Mengantar dan menjemput Iza ke cafe.Tapi mereka janjian ketemu di tempat biasa, di mana Iza selalu menunggu angkot saat berangkat ke cafe.


Bukan di rumah buk Rika karena Iza merasa tidak enak kepada majikannya harus membawa laki-laki kerumah nya.


Begitu juga dengan David dan Diana. Hubungan mereka juga semakin dekat. David selalu menemui Diana kerumahnya.


*Malam harinya di rumah buk Rika*


Buk Rika masih belum tau kalau Iza dan Andra memiliki hubungan. Begitu juga dengan hubungan David dan Diana. Buk Rika masih belum tau Semuanya.


Tiba-tiba suara bel pintu rumah berbunyi dengan cepat Iza berjalan menuju ke arah pintu dan membukanya.


Setelah pintu terbuka.


" Tuan David !" Ucap Iza kaget setelah melihat siapa yang datang.


"Hay Iza, kamu jangan kaget. Tante tadi menelfon dia menyuruh aku untuk datang ke rumahnya." Ucap David menjelaskan kedatangan nya.


"Ooh yasudah, ayok masuk dulu tuan." Ucap Iza mengajak David untuk masuk kedalam.


Setelah sudah berada di ruang tamu.


"Tuan duduk dulu biyar saya panggilkan buk Rika." Suruh Iza


Iza pun melangkah masuk kedalam menghampiri buk Rika yang ada di dalam kamar. fikirnya Sekarang bertanya-tanya.


Ada apa buk Rika menyuruh tuan David datang ke sini. Aku jadi penasaran.


Gumam Iza dalam hati sambil menaiki tangga. Setelah sudah berada di depan pintu kamar Majikannya Iza pun mengetuk pintunya.


Tok,,,,,tok,,,,,,tok,,,,


Suara pintu berbunyi.


"Masuk saja pintu tidak di kunci." Ucap buk Rika dari dalam kamar.


Iza pun langsung masuk kedalam kamar.


"Maaf buk, Tuan David sudah datang dia menunggu ibuk di ruang tamu." ucap Iza memberi tau buk Rika.


"Loh kamu sudah kenal sama David keponakan ibu." tanya buk Rika Tidak percaya.


Buk Rika mersa kaget setelah mengetahui kalau Iza dan David itu sudah saling mengenal. Tapi pikirnya saat ini dia sangat senang.Setelah tau Iza dan David itu ternyata sudah saling mengenal jadi dia tidak perlu repot-repot lagi untuk mengenalkan mereka berdua.Karena memang tujuannya menyuruh David untuk datang ke rumahnya itu, untuk memperkenalkan langsung David dengan Iza.

__ADS_1


"Iya saya sudah kenal dengan tuan David buk." jawab Iza dengan anggukan kepala.


"Ya sudah ayok kita keluar. Kamu ikut sama ibu, kebetulan kamu dan David sudah saling kenal." Ucap Buk Rika senang.


Dengan cepat buk Rika pun mengandeng tangan iza lalu mengajaknya pergi menemui David yang ada di ruang tamu.


"Emangnya ada apa bu ? ibu mau mengajak Iza bertemu dengan tuan David ?" tanya Iza sedikit takut.


"Sudah nanti ibu jelasin lagi di luar." Ucap buk Rika singkat.


Ini ada apa ya? Jangan- jangan buk Rika mau menjodohkan aku dengan tuan David. Soalnya buk Rika kan belum tau semuanya tentang hubungan aku dan mas Andra. Lalu hubungan tuan David dengan Diana.


Gumam Iza dalam hati.


Iza benar-benar tidak menyangka apa yang di rencanakan buk Rika selama ini bakalan beneran terjadi.


setelah sudah berada di ruang tamu.


" Iza tolong kamu panggil ibu kamu sebentar, ada hal penting yang ingin ibu bicarakan kepada kalian semua." Suruh buk Rika kepada Iza.


"Emangnya Ada apa Tante sampai menyuruh David datang ke sini, ada hal penting apa yang ingin tante bicarakan kepada kita semua?" sahut David mulai ikut bicara dia benar-benar penasaran.


"Sebentar Vid nanti akan tante jelaskan, sekarang tolong kamu panggil ibu kamu dulu Iza!" suruh buk Rika lagi kepada iza.


Belum sampai Iza memanggil ibunya. Tapi buk Isa sudah datang menghampiri mereka di ruang tamu sambil membawakan makanan dan minuman.


"Eehhh kebetulan buk Isa sudah datang. Ayo buk Isa kamu duduk dulu di sini, saya mau bicara ada hal penting yang mau saya omongin kepada kalian semua." jelasnya buk Rika lagi.


Mereka semua pun menurut lalu duduk di kursi ruang tamu.


"Emangnya ada hal penting apa yang ingin Nyonya bicarakan kepada kami ? tanya Bu Isa mencari tau.


"Jadi begini buk Isa ini keponakan saya David, niat saya menyuruh David kesini itu untuk memperkenalkan mereka berdua. Tapi ternyata mereka sudah saling mengenal, mungkin mereka sudah berjodoh. Dan saya ingin sekali menjodohkan Iza dengan David keponakan saya ini. Apa ibu mengizinkan saya untuk menjodohkan mereka berdua?" Tanya buk Rika kepada buk Isa.


Dek,,,Dek,,,,Dek,,,


Suara jantung buk Isa berdetak kencang. Dia merasah sangat kaget setelah mendengar ucapan majikannya. Yang ingin menjodohkan putrinya dengan keponakan nya.


Begitu pun dengan David dan Iza mereka juga merasa kaget setelah mendengarkan semuanya. Apa yang di takut kan Mereka selama ini benar-benar terjadi.


"Tapi Tante saya dan Iza tidak saling mencintai. Kenapa Tante menjodohkan kita berdua." Ucap David tidak terima.


" Maaf buk Rika apa yang di katakan tuan David itu benar. Memang kita berdua sudah saling mengenal, tapi Hanya sebatas teman saja. Iza dan tuan David itu tidak saling mencintai." jelas Iza kepada buk Rika.

__ADS_1


__ADS_2