
"Terus tadi ibu bilang bagaimana ke dia?" tanya Iza,
Saat ini yang ada di fikiran nya hanya takut kalau sampai Andra akan berbuat nekad, Untuk menemuinya lagi kerumah Majikannya.
"Ya ibu gak bilang apa-apa ke dia. Orang ibu juga gak tau kamu ada di mana." jawab ibu Terus terang.
"Sebenarnya ada masalah apa kamu dan Nak Andra? kalau memang kamu lebih cinta sama Nak Andra nanti ibu bakalan bilang ke buk Rika, kamu gak usah menerima perjodohan ini,Kamu jangan bingung-bingung fikirkan semua ini." ucap Isa Memberikan nasehat dan semangat setelah melihat raut wajah Iza yang berbeda kelihatan sangat banyak fikiran .
"Ibu mau tanya, Bagaimana hubungan di antara kalian berdua ? apa Nak Andra sudah tau masalah perjodohan kamu dan Nak David?" Tanya Isa lagi yang sedari tadi memang sudah penasaran sejak kedatangan Andra tadi mencari putrinya.
Semenjak Kejadian itu Isa sama sekali belum mendengar bahkan belum berbicara dengan putrinya, Mengingat bahwa saat itu suasana hati Iza masih kacau jadi dia tidak berani menanyainya.
Menghela nafas panjang dan membuangnya perlahan.
Akhirnya Iza pun mulai menceritakan semuanya kepada ibunya.
"Jadi Iza nggak mau sampai menolak keinginan buk Rika mengingat beliau selama ini sudah sangat baik kepada kita, Biar tuan David dan Diana sendiri yang menjelaskan hubungan mereka. Iza gak mau ikut campur bu, Masalah Mas Andra nanti Iza yang akan selesaikan sendiri biar nanti Iza temuin dia dan bakal jelaskan ke dia langsung" Ucap Iza kepada Ibunya.
Iza tidak mau Menjelaskan lebih, semua permasalahannya dengan Andra kepada ibunya terutama masalah hubungan nya dengan Andra sekarang, karena dia tidak mau ibunya khawatir dia tau apa yang harus dia lakukan sekarang.
"Yasudah terserah kamu Nak yang penting kamu bahagia ibu tidak mau Putri ibu satu-satunya ini sedih, lebih baik cepat kamu selesaikan masalah kamu dengan nak Andra !"Ucap Isa lalu Mengelus pundak putrinya, setelah itu berlalu meninggalkan Iza sendirian.
Isa sangat mempercayai putrinya karena memang selama ini Iza adalah anak yang baik,bijak yang selalu berfikir dewasa jadi itu alasan Isa yakin kepada putrinya .
Malam harinya.
Saat ini Iza ada di dalam kamar, dia lagi bingung ingin menghubungi Andra atau tidak perasaan nya ingin sekali bertemu dengan Andra di merasa kasihan tapi niatnya dia urungkan, Iza masih sedikit ragu.
********
Di lain sisi Andra yang masih ada di tempat kerjanya saat ini malas' untuk kembali pulang ke rumahnya padahal waktu sudah malam.
Andra pun duduk di kursi ruangan kerja nya sambil menyandarkan kepalanya di kursi tersebut, sambil memejamkan matanya sejenak ingatan nya kembali tertuju kepada Iza. Wanita yang sangat dia cintai sekarang.
Lalu dia pun bangun mengambil ponselnya yang ada didalam saku jasnya, di lihatnya layar ponsel itu ada foto Iza yang tersenyum manis.
__ADS_1
Aku kangen kamu sayang, seandainya saja kita bisa bertemu aku tidak akan melepaskan kamu lagi, Ucapnya sambil melihat dan mengusap foto Iza sekilas yang ada di layar ponselnya itu. Kemudian Andra pun mencoba menghubungi nomor Iza kembali barang kali Iza mau mengangkat panggilan nya saat ini. Itu yang ada di fikiranya sekarang.
Dengan penuh harapan Andra mencoba menghubungi nomor Iza lagi.
Dert...Dert..Dert...
Terdengar suara panggilan sudah mulai tersambung, Semoga saja dia mau mengangkat nya, Ayolah sayang angkatlah telfonnya aku mohon. Ucap Andra penuh harapan dalam hati kecilnya.
Ketika mendengar suara ponselnya berbunyi Iza pun langsung segera melihatnya. Lalu dia pun tersenyum setelah tau siapa yang menghubunginya sekarang.
Ketika aku sedang memikirkan nya ternyata dia juga sedang memikirkan aku, dan sekarang dia pun menghubungi aku lagi. Maafkan aku karena aku dari tadi mengabaikan mu. Ucap Iza menyesal akhirnya Iza mengangkat panggilan dari Andra.
π" Haloo .." ( Iza )
Andra sangat senang setelah Iza mau mengangkat telvonnya. Setelah dia mendengar suara yang sangat dia rindukan, Andra pun langsung menyautinya.
π "Iya sayang akhirnya kamu mau mengangkatnya Aku rindu sama kamu, Tolong maafkan aku. Aku akan berusaha memperjuangkan cinta kita, aku sangat mencintai kamu Sayang." Ucap Andra dengan serius.
π"Aku sudah tau itu, Kalau kamu memang mencintai aku" Ucap Iza sambil tersenyum.
π" Siapa bilang Aku memaafkan kamu, Aku tadi tidak bilang kalau aku sudah memaafkan kamu." Ucap Iza mulai mengerjain Andra.
π "Lalu kenapa kamu mengangkat Telvon dari ku kalau bukan kamu sudah memaafkan aku?" Tanya Andra lagi dengan raut wajahnya yang berubah kesal.
π" Yasudah Kalau gitu biar aku matiin saja Telvonya." Ucap Iza yang masih mengerjain Andra.
π " Eeehh jangan,jangan sayang aku mohon, Yasudah deh Sekarang aku minta maaf. Tolong maafkan aku ya, Apa kamu mau memaafkan aku ?" Tanya Andra lagi berusaha membujuk Iza.
Akhirnya Iza pun tidak tega setelah mendengar ketulusan serta penyesalan suara Andra tadi ia pun berhenti menjahilinya.
π " Baik aku akan memaafkan kamu tapi ada syaratnya." Ucap Iza memberitahu.
π" Apa syarat nya itu ? selagi aku masih akan tetap bersamamu dan tidak akan berpisah dengan mu aku akan melakukannya. Tapi maaf jika kamu menyuruh aku untuk meninggalkan kamu aku tidak bisa apapun akan aku lakukan untuk memperjuangkan kamu, memperjuangkan cinta kita sayang. Termasuk membatalkan rencana perjodohan Majikan kamu itu. Asal kamu tau aku tidak bisa hidup tanpa kamu. " Ucap Andra terus terang.
Mendengar semua pernyataan Andra Iza pun merasa bahagia hatinya sangat terharu.
__ADS_1
π "Baik aku minta sama kamu untuk sementara ini jangan temui aku dulu, ini demi kita berdua aku janji Nanti setelah masalah perjodohan ini selesai aku akan ketemu sama kamu lagi." Ucap Iza menjelaskan
π " Tapi kamu tidak akan menerima perjodohan ini kan?" Tanya Andra Takut.
π"Kamu percaya kan sama aku, Yang penting kamu mau yakin dan mempercayaiku. Aku rasa aku tidak akan meninggalkan mu, aku juga sangat mencintai kamu mas dan aku tidak mungkin menikah dengan orang yang tidak aku cintai apalagi dia adalah kekasih sahabatku sendiri." Ucap Iza lagi yang masih meyakinkan Andra orang yang sangat dia cintai.
π"Terimakasih banyak sayang, Maafkan aku karena selama ini aku gak bisa fahami perasaan kamu betapa bodoh nya aku, Mulai sekarang aku akan percaya sama kamu dan mendukungmu ." Ucap Andra menyesal setelah Mengingat kejadian kemarin akan sikapnya kepada Iza.
π " Syukurlah kalau kamu sudah mau mengerti, Baik aku janji Besok akan aku Ceritakan semuanya kalau kita sudah bertemu, kalau semua masalah ini sudah selesai yang paling penting Sekarang adalah aku akan lebih fokus untuk menyelesaikan semuanya dulu. " Ucap Iza sambil tersenyum lega setelah Andra akhirnya mau mengerti.
π " Yasudah kalau begitu Ini sudah malam aku mau bersiap untuk pulang soalnya aku masih di tempat kerja, " Ucap Andra sebelum mengakhiri pembicaraan nya di telvon.
π " Kamu jam segini masih belum pulang, ohh yasudah cepat kamu pulang. Hati-hati di jalan jangan ngebut mengendarai mobil nya." Ucap Iza mengingatkan.
π " Baik sayang Besok aku akan hubungi kamu lagi, Assalamualaikum !" Ucapnya sambil tersenyum
π "Waalaikumsalam !...." Jawab Iza.
Panggilan pun berakhir.
Keduanya sangat senang akhirnya mereka sudah bisa baikan lagi, meskipun Andra belum tau lebih jelas apa alasannya Iza menyuruh untuk tidak menemuinya untuk sementara ini. Tapi dia memilih lebih percaya dengan kekasihnya itu.
Sedangkan Iza lebih memilih untuk saat ini tidak menceritakan semua rencananya kepada Andra, karena dia tidak mau kejadian yang sebelumnya terulang lagi menggingat bahwa Andra sifatnya yang tidak bisa sabaran dan mengontrol emosinya.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
. Maaf ya buat semuanya karena sudah lama Author tidak up ππ,, Karena memang Author Masih sibuk. Mohon dukungan nya lagi biar author lebih semangat kasih like,vote nya yaβΊοΈβΊοΈππ