
"Heii nona cantik. Kau mau kemana?" ucap Louis sedikit berteriak. Lalu ia pun mengejar wanita itu karena dia tidak mau sampai usahanya kembali sia-sia untuk mengenal nya. Ia pun menahan tangan Selena supaya berhenti berjalan.
Selena langsung menghempaskan tangan Louis dan menatap pria itu dengan tajam karena pria itu tiba-tiba menyentuh tangan nya. Selena sangat tidak menyukai jika ada seorang pria menyentuh nya, karena menurutnya itu sangat menjijikkan. dikarenakan dia mengecap semua pria sama seperti papa nya yang seorang penghianat.
"Jangan menyentuh ku!" ucap Selena dingin dan menekan ucapan nya untuk mengingat kan pria itu.
"Sorry. Aku hanya ingin berkenalan denganmu nona cantik!" seru Louis mengangkat kedua tangan nya.
Selena tidak menanggapi ucapan Louis, ia pun kembali melangkahkan kakinya. Dan Louis kembali mengejarnya.
"Hei nona cantik. Setidaknya beri tahu aku namamu dulu!" ucap Louis sedikit berteriak.
Selena masih tidak menanggapi nya, hingga ia sampai di depan mobilnya. Lalu ia pun membuka pintu mobilnya tapi tiba-tiba Louis menutupnya kembali dan menahan pintu itu dengan tangannya.
"Minggir!" ucap Selena dingin.
"Beri tahu aku namamu dulu nona, lalu aku akan minggir!" seru Louis berucap dengan manis.
Selena memundurkan langkahnya lalu ia berjalan kearah pintu mobil yang berada di sebelah nya. Setelah masuk ia berpindah kursi lalu menguncinya. Sehingga Louis ingin membuka pintu itu tidak bisa. Selena akhirnya pergi dari tempat itu dan meninggalkan pria malang itu disana.
Louis menendang angin didepannya dengan salah satu kakinya saat melihat kepergian wanita pujaannya itu. Tapi ia bukan pria bodoh karena ia telah mengingat plat mobil wanita itu, jadi dia akan melacak identitas pemilik plat mobil itu nanti.
__ADS_1
Louis berjalan melenggang kearah kuda yang ia letakkan di dalam hutan. Louis terlihat tersenyum karena akhirnya dia bisa bertemu kembali dengan wanita pujaannya. Louis menaiki kuda nya dan kembali ke Ranch, lalu ia mengendarai mobilnya dan kembali ke mansion pribadinya.
•
•
•
•
•
•
"Selamat pagi tuan!" sapa Albert kepada tuannya yang sudah bersiap untuk ke perusahaan.
Louis mengeluarkan sebuah kertas dan memberikannya kepada Albert. "Aku ingin kau mencari informasi mengenai pemilik plat mobil itu!" ucap Louis seraya berjalan menuruni tangga.
Albert melihat kertas itu lalu ia menyimpan nya di balik jas nya. "Untuk apa tuan?" Tanya Albert yang berjalan di belakang tuanya.
__ADS_1
"Kau tidak usah banyak tanya," seru Louis.
Albert mencebikan bibirnya mendengar tanggapan tuanya itu. *Terserah mu lah bos-bos* gerutu Albert di dalam hatinya.
•
•
•
•
•
Sampainya di perusahaan. Albert membukakan pintu ruangan sang majikan nya, Louis pun memasuki ruangan nya dan langsung menuju meja kerjanya. Lalu Albert pun juga kembali ke ruangan kerjanya yang berada tidak jauh dari ruangan Louis.
Beberapa saat kemudian. Setelah mendapatkan informasi tentang pemilik plat mobil yang diberikan tuannya tadi pagi. Albert pun tampak berdecak saat melihat pemilik plat itu. "Jadi ini wanita yang telah membuat tuan menjadi sedikit tidak waras selama satu minggu ini," gumam Albert karena memang pasalnya dia sering melihat tuannya itu sering senyum-senyum sendiri akhir-akhir ini.
Bersambung~~~
Tolong jangan lupa beri dukungan nya ya ;)
__ADS_1
Like, vote, gift dan favoritnya ya kak :)