Introvert

Introvert
#48


__ADS_3

Paginya Selena sudah bersiap dan dia tengah menunggu jemputan dari asisten nya. Tidak berapa lama Bella pun datang menjemput majikannya, mereka berdua meluncur ke mall NY untuk mensurvei tempat dimana dia akan melakukan peragaan busana nya. Tiba disana Selena dan Bella keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam. Mall tersebut sangat besar dan luas mungkin kurang lebih luasnya 1,9 juta meter persegi dengan banyak area, meliputi ruang komersial, termasuk gerai ritel, fasilitas budaya, area rekreasi, hotel, dan tempat parkir yang sangat luas. Mereka mulai menelusuri tempat itu dengan dipandu oleh seorang petugas pria disampingnya Selena.


"Apa semua undangannya sudah di kirimkan?" tanya Selena kepada Bella.


"Sudah nona," jawab Bella.


"Baguslah kalau begitu," kata Selena.


Selena dan Bella serta salah seorang petugas pria yang memandu mereka menaiki lift menuju lantai enam yang ada di mall itu. Sampai disana, petugas itu memandu mereka berdua ke pusat pertunjukan khusus di mall itu. "Ini adalah tempat khusus pertunjukan nya nona!" ucap pria itu ramah.


Selena dan Bella memperhatikan ruangan yang sangat luas itu. "Bagus, kalau begitu lusa kita sudah mulai mendekor tempat ini!" ucap Selena.


"Baik nona, saya akan menyiapkan semuanya!" ucap Bella.


"Hmm... Baiklah, mari kita lihat-lihat tempat yang lainnya!" seru Selena.


Petugas pria itu memandu kedua wanita itu untuk menelusuri ruang-ruang penting yang ada di mall itu karena Selena ingin tahu sedikit tentang mall itu, dia juga banyak bertanya kepada petugas pria tersebut. Tapi saat mereka tengah asik berjalan tiba-tiba saja Selena kehilangan keseimbangan nya karena sepatu yang dipakainya lumayan tinggi dan pada saat hendak terjatuh petugas pria itu langsung menangkapnya sehingga ia tidak jadi terjatuh.



Seorang pria yang baru saja keluar dari sebuah ruangan VVIP di mall itu melihat kejadian itu. Dia mengepalkan tangannya dan berjalan cepat kearah Selena dengan di ikuti oleh sang asistennya. *Oh tidak apa yang akan dilakukan oleh pria yang sedang cemburu ini* batin Albert. Louis melepaskan kasar tangan pria itu yang masih memegang kedua tangan Selena. "Kau ingin kehilangan tanganmu!" ucap Louis dingin dan menatap tajam pria itu.


Pria itu menundukkan kepalanya karena takut. Selena sontak saja kaget karena tiba-tiba Louis datang. "Apa yang kau lakukan, lepaskan tanganmu!" ucap Selena melepaskan tangan Louis.


"Kau juga kenapa memakai sepatu yang tinggi sekali seperti ini," seru Louis sedikit kesal dan menatap tidak suka pada pakaian yang digunakan oleh Selena karena pakaian tersebut sangat menonjolkan lekuk tubuhnya.


Selena melihat heran Louis. "Aneh," ucap Selena. "Ayo pak kita lanjutkan!"ucapnya kembali.

__ADS_1


Baru beberapa langkah Selena pergi Louis merangkul pinggang wanita itu. Selena tersentak dan menatap Louis yang berdiri disampingnya dengan merangkul pinggang nya. "Lepaskan apa yang kau lakukan!" ucap Selena.


"Diam atau aku akan mencium bibirmu disini supaya kau berhenti bicara!" bisik Louis ditelinga Selena.


"Kau jangan sembarangan!" ucap Selena yang sudah mulai kesal.


"Coba saja terus bicara kalau kau tidak percaya!" Bisik nya kembali.


Selena tidak ingin meladeni pria aneh itu karena dia sudah sangat kesal, ia akhirnya pasrah dan berjalan mendahului yang lainnya karena kesal di rangkul oleh Louis . *Arghhhh sangat menyebalkan tapi kenapa dada ku berdegup sangat kencang sih* batin Selena.


Louis menyunggingkan senyum nya karena berhasil mengancam Selena sehingga ia merasa sangat bahagia bisa merangkulnya.


Albert, Bella dan pria petugas itu hanya bisa menonton pertikaian kecil pasangan itu. *Mukamu tebal sekali tuan* batin Albert.


*Ya ampun nona kau beruntung sekali* batin Bella.


Mereka bertiga mengikuti pasangan itu di belakangnya. Louis terus merangkul posesif pinggang Selena seraya berjalan di mall itu, bahkan para pengunjung yang melihat nya merasa iri kepada pasangan yang tampak romantis itu. Selena tiba-tiba berhenti karena mengingat sesuatu, lalu ia melihat ke belakang kearah petugas itu sontak saja Louis kembali kesal karena melihat arah pandang Selena yang menuju pria itu. "Ada apa?" tanya Louis kepada Selena yang melihat pria itu.



"Heii kamu, ayo pandu kami kembali!" ucap Selena lembut tentu saja Louis semakin kesal dan melirik kearah Albert tentu saja Albert mengerti maksud tatapan tidak suka tuannya itu.


"Maaf nona, sepertinya pria ini tidak bisa melanjutkan menuntun anda karena dia mempunyai urusan penting. Iya kan!" ucap Albert ramah kepada Selena dan melirik tajam pria itu.


"Benarkah?" tanya Selena kepada pria petugas itu.


Louis dan Albert menatap tajam pria petugas itu bersamaan yang tentu saja pria itu menjadi takut bahkan tubuhnya sekarang sudah berkeringat saking takutnya. "I i iya nona maaf sebelumnya karena saya harus kembali bekerja!" ucapnya.

__ADS_1


"Mmm baiklah kalau begitu, kau kembali lah bekerja," ucap Selena tersenyum.


*Nona hentikan senyum mu itu sebelum gunung berapi disamping mu itu meledak* batin Albert yang melihat wajah Louis sangat kesal karena Selena tersenyum manis ke pria itu. Pria itu menunduk hormat dan pamit lalu ia pergi dengan cepat dari tempat itu.


"Sekarang lepaskan tanganmu!" ucap Selena datar kepada Louis.


Louis tidak menanggapi nya dan menuntun Selena ke sebuah restoran mewah yang berada di dalam mall itu. Lagi-lagi ia tidak bisa menolak pria itu. "Ayo kita makan siang dulu!" ucap Louis lembut dan menarik kursi untuk Selena duduk.


"Ehem!" Louis menatap tajam Albert dan Bella yang baru mau ikut duduk dan seketika mereka berdua bergidik ngeri melihat tatapan maut dari Louis, kemudian mereka mengurungkan diri untuk duduk.


"Kenapa? duduklah!" ucap Selena melihat Bella yang berdiri.


"Saya dan tuan Albert duduk di sana saja nona,"ucap Bella.


"Iya nona, kami berdua duduk di sana saja!" seru Albert.


"Loh kenapa? Udah kalian duduk di sini saja!" ucap Selena.


"Biarkan saja baby mungkin meja ini terlalu kecil menurut mereka!" ucap Louis.


Selena melihat kearah Louis yang sudah duduk disampingnya. "Kau kenapa duduk disini!" ucap Selena.


"Loh kenapa eemangnya? " seru Louis.


Di saat Selena dan Louis tengah asik berdebat Albert dan Bella pergi ke meja lain meninggalkan mereka berdua. Tidak lama makanan Louis dan Selena telah tiba, para pelayan menyajikan makanan mereka di atas meja.


Bersambung

__ADS_1


Hallo guys jangan lupa berikan dukungannya ya ^_^


__ADS_2