Introvert

Introvert
#31


__ADS_3

Satu bulan kemudian.....


Setelah kejadian itu Louis sudah jarang menemui Selena karena dia sedang sibuk dengan pekerjaan sehingga membuat dia sangat-sangat sibuk. Hari ini adalah hari terakhir Selena magang di perusahaan fashion itu. Dia sudah membereskan semua barang-barangnya untuk dibawa hari ini, karena mulai besok dia tidak akan masuk lagi. Selena dipanggil oleh ketua designer untuk datang keruanganya. Dia mengetuk pintu ruangan itu dan ketua designer itu menyuruhnya untuk masuk.


"Hii Selena. Silahkan duduk!" ucapnya dan tersenyum.


Selena pun duduk. "Terimakasih bu." Ucap Selena datar


"Sebelumnya saya benar-benar berterimakasih kepada kamu Selena, karena selama tiga bulan ini sudah bekerja dan belajar sangat baik di perusahaan ini dan sangat membantu para karyawan yang lain. Saya sangat berharap suatu saat nanti kamu bisa mengembangkan sayap kamu di perusahaan ini, karena kamu mempunyai ide-ide yang luar biasa." Ucap ketua designer itu kepada Selena.


"Saya juga sangat berterima kasih kepada anda atas semua pelajarannya." Seru Selena datar dan sedikit menundukkan kepalanya.


"Baiklah. Ini adalah nilai hasil kinerja kamu selama magang disini. Saya harap kamu senang dengan hasilnya." Ucap ketua designer itu menyondorkan sebuah map.


Selena pun mengambil map itu. "Terimakasih bu. Kalau begitu saya permisi!" ucap Selena beranjak dari kursi dan melangkah pergi tapi saat dia membuka pintu. Ketua designer itu kembali memanggil nya.


"Selena!" Panggilnya sedikit berteriak.


Selena pun menoleh kearahnya. "Saya harap kamu selalu bahagia!" ucap ketua designer itu menatap Selena dengan serius lalu tersenyum.


"Terimakasih!" jawab Selena lalu kemudian dia pergi.

__ADS_1


Di meja nya, salah satu staf menghampiri Selena yang tengah membereskan barang-barang nya. "Selena!" Panggil staf itu.


Selena mendongakkan kepalanya melihat staf itu. "Ini kenang-kenangan dari kami semua. Semoga kamu menyukai nya!" seru nya dan menyodorkan sebuah kotak hadiah untuk nya.


Selena menerima kotak hadiah itu. Hatinya sedikit tersentuh menerima hadiah itu. "Terimakasih. Saya sangat berterimakasih kepada kalian semua." Ucapnya kepada semua staf yang ada diruangan itu.







Kotak itu berisi sebuah buku scrapbook. Di dalamnya berisi foto-foto momen dia bersama para staf disana pada saat bekerja, Selena membuka lembar demi lembar halaman buku itu, untuk pertama kalinya dia tersenyum walau sangat tipis sangat-sangat tipis, lalu dia menutup buku itu dan kemudian menyimpannya di dekat buku diary nya. Setelah itu dia masuk ke kamar mandi. Selesai membersihkan diri ia pun memakai baju tidurnya dan kemudian merebahkan dirinya diatas ranjang dan menutup matanya ia pun akhirnya terlelap dalam tidurnya.



__ADS_1




Berapa bulan telah berlalu semenjak konflik Louis dan Selena di tempat parkir, mereka sudah tidak pernah bertemu lagi tapi Louis sekali-kali mematai Selena dari kejauhan karena dia takut tidak bisa mengendalikan dirinya jika sampai bertemu dengannya secara langsung dan pekerjaannya juga pasti akan berantakan, karena pasti dia akan selalu terfokus kepada wanita itu. Jadi dia sudah menyusun rencana untuk menyelesaikan semua pekerjaan nya terlebih dahulu dan setelah itu baru dia akan kembali fokus meluluhkan hatinya Selena. Tapi berbeda dengan Selena dia mulai menjalani kehidupan monotonnya seperti biasanya, dia juga sama sekali tidak peduli akan sosok Louis, dia seakan telah melupakannya.


Selena hari ini mendatangi kampus, karena mengurus sesuatu sebab besok adalah hari perayaan graduation nya. Setelah selesai, ia pun langsung pulang kerumahnya. Ia membuka pintu rumah lalu ia pun masuk. Tapi dia melihat sebuah kertas di atas meja, ia pun mengambilnya dan membaca tulisan di kertas itu. 'Mama keluar kota untuk perjalanan dinas, hanya beberapa minggu saja'. Selena nampak menghembuskan nafasnya dan langsung menjatuhkan tubuhnya di atas sofa, ia tertunduk lalu memegang kepalanya dengan kedua tangannya. Lagi, lagi, lagi dan lagi dia akan menghadiri kelulusannya seorang diri seperti sebelum-sebelumnya, selang berapa menit air matanya mulai berjatuhan membasahi lantai dibawah nya. Dia merasa kehadirannya di dunia ini sangat tidak berguna karena tidak ada yang peduli dan sayang padanya.


Ke esokan pagi nya Selena sudah bersiap ke kampus untuk perayaan graduation nya. Sampai nya di kampus ia berjalan ke aula tempat perayaan kelulusannya sebagai mahasiswi di universitas ternama itu, ia sudah memakai topi toga nya dan jubah panjang yang menutupi semua badan hingga lututnya. Di ruangan itu ia melihat semua mahasiswa dan mahasiswi didampingi oleh anggota keluarga mereka ,hanya dirinya yang tidak didampingi oleh keluarganya, Selena sudah biasa menghadapi situasi seperti ini karena dari dulu setiap perayaan kelulusan nya dia selalu seorang diri.



Mc acara itu sudah memulai acara kelulusannya dan meminta para hadirin untuk duduk dengan tenang.


"Baiklah semuanya saya sangat senang dan bahagia karena perayaan kelulusan tahun ini. Kita dihadiri oleh seorang CEO dari perusahaan Scott Company sebuah perusahaan ternama dan nomor satu di dunia saat ini. Dia adalah tuan Louis Pattinson Scott." Seketika semua orang langsung bersorak dan bertepuk tangan untuknya. Selena yang duduk hampir di pojok ruangan seketika matanya melihat kearah sosok pria itu yang duduk dengan gagahnya di depan podium. *Untuk apa dia kemari* batin Selena.


Bersambung


Jangan lupa beri dukungannya ya guys ;)


Like. Vote. Gift dan favoritnya ya ;)

__ADS_1


Note : guys beberapa hari kedepan author mohon maaf belum bisa untuk update dulu ya. Karena kondisi tubuh author kurang sehat jadi author harus istirahat sebentar dulu ya. Dan Terimakasih untuk semua para readers, salam cinta untuk kalian semua 💞.


__ADS_2