
"Ma,, setidaknya biarkan kami duduk dulu!" seru Louis.
"Iya sayang biarkan mereka duduk dulu!" ucap tuan Scott kepada istrinya.
Akhirnya mereka berempat duduk di sofa ruangan keluarga. Nyonya Vara duduk disebelah suaminya dan diseberang meja Louis dan Selena juga duduk bersebelahan. "Jadi sekarang jelaskan ada hubungan apa kamu dan Selena?" tanya nyonya Vara.
"Aku ingin mengatakan kalau aku dan Selena akan menikah pa, ma!" seru Louis menggenggam tangan Selena.
Sontak orang tuanya kaget mendengar penuturan dari putra mereka tersebut karena mengatakan hal itu dengan sangat mendadak. "Louis apa kau serius? Pernikahan bukanlah permainan!" ucap tuan Scott.
"Aku tahu pa, pernikahan bukanlah permainan tapi aku sangat serius ingin menikahi Selena karena hanya dia satu-satunya wanita yang aku cintai seumur hidupku dan aku ingin hidup bersamanya selama hidupku jadi aku mohon tolong kalian merestui kami berdua!" ucap Louis.
Selena tersentuh mendengar penuturan dari Louis yang terdengar sangat tulus mengatakannya. "Tentu saja kami akan merestui kalian sayang tapi bagaimana dengan wanita yang kamu cari selama ini?" ucap nyonya Vara.
"Wanita yang aku cari selama ini adalah Selena ma. Dia yang selama ini aku cari!" jawab Louis.
Tuan Scott dan nyonya Vara kaget mendengarnya karena Louis telah menemukan wanita yang selama ini putra mereka cari dan wanita tersebut adalah Selena yang sekarang duduk dihadapan mereka berdua. Nyonya Vara langsung bangkit dari duduknya dan berjalan menghampiri Selena lalu ia memeluk wanita itu dengan mata berkaca-kaca. "Jadi kau adalah wanita itu," ucapnya.
"Terimakasih karena telah kembali hadir didalam hidup putraku.!" ucap nyonya Vara kembali lalu ia melepaskan pelukannya dan memegang kedua tangan Selena sambil mengusapnya.
"Kau tahu sayang selama ini dia sudah mencari mu seperti orang gila!" ucap nyonya Vara melirik putranya itu.
Selena tersenyum mendengarnya. "Ia dia benar-benar membuat ku gila!" timpal Louis mencium pipi Selena di hadapan mama nya. Sehingga wajah Selena merona malu. Nyonya Vara tersenyum melihat tingkah manis putranya itu.
__ADS_1
"Jadi kapan kalian akan melangsungkan pesta pernikahan nya?" tanya tuan Scott yang duduk di kursi seberang.
"Aku akan mengadakan pesta pernikahan kami lusa depan dan aku hanya akan mengundang keluarga terdekat saja!" jawab Louis.
"Loh kenapa kita tidak mengadakan pesta yang besar dan mewah lalu kita juga akan mengundang para wartawan nantinya!" seru nyonya Vara.
"Aku ingin Selena merasa nyaman dengan tidak mengundang banyak orang dan aku juga tidak mau kalau sampai dia jadi sorotan para media nanti!" ucap Louis.
"Emangnya mereka siapa bisa melihat istriku se enaknya!" gerutu Louis.
Tuan Scott dan nyonya Vara tersenyum melihat sifat putra mereka yang tidak pernah mereka lihat selama ini, sedangkan Selena dia merasa senang karena Louis mengerti kalau dirinya memang tidak terlalu menyukai keramaian tapi dia merasa sedikit malu mendengar kalimat terakhir Louis.
Tuan Scott menyuruh Louis dan Selena mengadakan pesta pernikahan mereka lusa depan di sana dan mereka juga yang akan mengatur semua persiapan nya, jadi Louis dan Selena hanya tinggal bersiap saja. Louis pun menyetujuinya dan mengatakan kalau dia dan Selena akan kembali besok ke mansion orangtuanya karena sekarang dia ingin mengajak Selena ke suatu tempat. Dan tidak lama ia pun berpamitan kepada orangtuanya.
Louis membawa mobilnya sendiri karena dia tidak ingin waktu dia bersama dengan Selena diganggu oleh orang lain. Sembari mengendarai mobilnya Louis menggenggam tangan Selena dan sekali-kali ia mencium punggung tangan wanita itu sehingga membuat jantung Selena berdegup dengan kencang.
Louis akhirnya sampai di tempat tujuannya lalu ia membukakan pintu mobil untuk Selena, lalu wanita itu turun dan menyambut tangan Louis yang diulurkan nya. Selena menatap sekeliling tempat itu. "Kita dimana?" tanya Selena karena dia merasa asing dengan tempat itu.
"Ini adalah Ranch milik kakek ku yang dulu pernah aku ceritakan kepadamu!" jawab Louis.
"Wow. Tempat ini bagus sekali!" ucap Selena takjub melihat tempat Ranch kuda yang sangat besar dan indah itu.
Tidak lama uncle Joe menghampiri tuannya itu. "Selamat siang tuan," ucap uncle Joe.
__ADS_1
"Selamat siang uncle. Kenalkan dia Selena calon istriku." seru Louis.
Uncle Joe cukup terkejut mendengar ucapan Louis barusan yang mengatakan kalau wanita itu adalah calon istrinya, lalu Selena mengulurkan tangannya kepada uncle Joe. "Perkenalkan, saya Selena uncle!" ucap Selena tersenyum.
Uncle Joe menyambut tangannya Selena dan membalas senyumannya. " Saya uncle Joe, pengurus Ranch kuda milik keluarga tuan Scott. Nona." ucapnya.
Louis melihat tidak suka karena uncle Joe dan Selena berjabat tangan. "Ehem.. dimana kuda nya uncle!" seru Louis.
"Sebentar tuan, saya akan membawanya kepada anda!" ucap uncle Joe pergi mengambil kuda.
"Aku tidak suka kamu bersentuhan dengan pria lain!" ucap Louis cemburu.
Selena menatap Louis. "Hah! itu kan hanya berjabat tangan saja!" ucap Selena tertawa kecil karena gemas dengan pria disampingnya itu.
"Bagimu 'hanya' tapi aku tidak!" seru Louis.
"Dan mulai sekarang panggil aku honey!" Sambungnya.
"Baiklah honey!" ucap Selena tersenyum manis hingga Louis mencium pipinya.
Bersambung
Jangan lupa beri dukungannya ya guys ^_^
__ADS_1