
Selena memejamkan matanya sebentar lalu ia mengambil nafas dan menghembuskan lalu ia membuka kedua kelopak matanya dan menatap Louis dengan serius. "Sekali lagi aku ingatkan kepadamu untuk jangan membuang waktumu karena diriku. Jadi pergilah dan cari wanita lain!" ucap Selena dengan serius.
"Aku tidak ingin wanita lain aku hanya ingin dirimu seorang yang ada di hidupku!" Ucap Louis serius.
"Aku akan membuktikan dan membuat kamu jatuh cinta kepada ku." ucap Louis.
"Aku tidak akan jatuh cinta kepadamu jadi pergilah dan jangan menggangguku!" seru Selena.
"Aku tetap akan berusaha untuk mengejar mu. Bukankah sudah aku katakan kalau aku ini pria yang keras kepala dan pantang menyerah!" ucap Louis.
"Ckk terserah, dan lepaskan aku ingin pergi!" ucap Selena yang ke beberapa kalinya.
Louis tidak menanggapinya ia justru menarik tangan Selena dan mengangkat tubuhnya lalu menaikkannya keatas kuda, tentu saja hal itu membuat Selena kaget apalagi pria itu juga ikut naik dan duduk di belakangnya. "Heii apa yang kau lakukan cepat turunkan aku!" ucap Selena sedikit berteriak.
Sekali lagi Louis tidak menanggapinya dan berjalan menunggangi kuda nya kedalam hutan. "Ssstt Kau tenanglah, aku akan membawa mu berkeliling melihat hutan ini!" seru Louis.
"Menyebalkan!" gerutu Selena.
Louis tersenyum mendengarnya. "Kan sudah aku katakan berulangkali kalau aku ini sedikit keras kepala jadi simpan saja tenagamu itu dan mari kita nikmati suasana hutan yang indah ini!" ucap Louis tersenyum.
Selena hanya bisa pasrah dan mengikuti pria aneh itu karena memang benar akan sia-sia menghadapi pria keras kepala ini pikirnya. Louis terus membawa Selena menyusuri isi dalam hutan yang sangat indah itu apalagi suara kicauan-kicauan burung membuat suasana mereka berdua menjadi romantis.
Selena merasa takjub melihat pemandangan di dalam hutan yang indah dan semua pepohonan disana menjulang tinggi, dia juga dapat melihat hewan-hewan liar yang lucu disana seperti kelinci,kancil,tupai dan sebagainya. Selena tersenyum melihat hewan-hewan itu hidup dengan damai disana. "Mereka sangat lucu. Semoga mereka dijauhkan oleh para pemburu!" ucap Selena.
"Kau tenang saja. Hutan ini milik pribadi jadi tidak akan ada pemburu yang bisa masuk kesini!" seru Louis.
__ADS_1
"Pribadi? Emangnya hutan seluas ini milik siapa?" tanya Selena penasaran masa iya hutan seluas ini milik pribadi pikirnya.
"Hutan ini milik keluarga Scott karena dulu kakek suka berkuda dan dia membangun sebuah Ranch kuda di dekat sini, lalu saat berkuda dia melihat hutan ini sangat indah jadi dia memutuskan untuk membeli hutan ini dan juga untuk melindungi para satwa yang berada di dalam hutan ini!" jelas Louis.
"Ckk orang kaya memang bisa membeli semuanya!" seru Selena.
"Tapi. Aku masih ada satu yang tidak bisa aku beli sih!" ucap Louis.
"Apa emangnya?" tanya Selena karena tidak mungkin pria kaya raya yang bahkan bisa membeli semua isi di dunia masih tidak dapat membeli sesuatu pikirnya.
"Hatimu!" ucap Louis.
Wajah Selena langsung nge blush mendengar nya. "Tapi aku memang tidak ingin membelinya karena aku ingin kau sendiri yang memberikan dan menyerahkan nya kepada ku untuk aku jaga seumur hidupku!" ucap Louis dengan serius.
Untunglah Louis tidak dapat melihat wajahnya karena sekarang ini wajahnya sudah merah merona mendengar kata-kata manis dari pria itu. *Aku ini kenapa sih kok bisa-bisanya baper mendengar ucapannya* batin Selena.
Selena tidak mengucapkan satu patah katapun karena dia sendiri tidak tahu mau mengatakan apa. "Apa kau haus?" tanya Louis.
"Kau salah baby. Justru ucapan ku tadi adalah sumber energi untukku!" jawab Louis tersenyum manis.
Ckk Lagi-lagi dia kalah berlawan kata oleh Louis kesalnya dalam hati. Louis terus membawa Selena menyusuri hutan mereka menikmati udara segar disana setelah beberapa jam kemudian Selena sudah mulai lelah. "Cepat aku mau pulang!" Seru Selena.
"Hmmm baiklah!" Louis akhirnya membawa nya keluar dari hutan karena hari memang sudah menjelang sore lalu dia mengantarkan Selena ke tempat mobilnya yang terparkir di pinggir lapangan itu. Louis turun terlebih dahulu lalu ia menyambut Selena dan menurunkannya.
"Terimakasih untuk hari ini baby!" ucap Louis tersenyum.
"Emangnya siapa baby mu?" ucap Selena cuek.
__ADS_1
"Tentu saja bidadari yang berada di hadapan ku saat ini!" ucapnya.
"Ckk" Selena melangkah pergi dan masuk kedalam mobilnya lalu ia menguncinya dan pergi meninggalkan tempat itu. Louis melambaikan tangannya saat Selena melajukan mobilnya.
Tidak lama setelah itu Louis juga meninggalkan hutan itu dengan kuda nya dan kembali ke Ranch miliknya.
•
•
Selena tiba di rumahnya saat hari sudah hampir gelap, dia membersihkan tubuhnya lalu mengenakan bajunya setelah itu ia berjalan kearah meja kerjanya yang dulu sempat menjadi meja belajarnya sewaktu masih sekolah dulu. Tidak lama ponsel Selena berbunyi dan dia tersenyum melihat nama panggilan itu. "Hallo aunty aku sangat merindukanmu!" Seru Selena.
'Hallo sayang aunty juga merindukanmu!' balas Darcy.
"Oh ya Bella mengatakan kalau aunty sudah mengurus semua para model untuk show minggu depan!" ucap Selena.
'Iya sayang aunty sudah mengurusnya tapi aunty mau bilang kalau aunty hanya bisa satu hari saja disana karena aunty banyak pekerjaan yang belum diselesaikan disini. Tidak apa kan sayang?' ucap Darcy.
"Tidak apa-apa kok. Aunty bisa datang saja sudah membuat Selena senang!" seru nya.
'Terimakasih sayang, kalau begitu kamu istirahatlah. Good night baby!' ucap Darcy.
"Good night aunty and i love you!" balas Selena.
Setelah panggilan itu terputus Selena kembali melanjutkan pekerjaannya dia memeriksa beberapa berkas kerjanya. Setelah hampir larut malam Selena menghentikan pekerjaannya dan berjalan kearah ranjangnya lalu ia merebahkan dirinya tidak butuh waktu lama ia sudah terlelap dalam tidurnya karena kelelahan.
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya ya guys ^_^
Salam cinta untuk kalian semua 🤗💞