
Selena saat ini tengah fokus bekerja tapi tiba-tiba salah satu staf mengatakan kepada Selena kalau ketua designer menyuruhnya untuk keruanganya. Selena pun pergi keruangan ketua designer itu.
Tok. Tok. Tok
"Masuk," sahut seorang wanita dari dalam. Selena pun membuka pintunya dan masuk kedalam ruangan.
"Heii Selena, silahkan duduk!" ucap ketua designer.
"Terimakasih bu" ucap Selena dan duduk di kursi depan meja yang telah disediakan oleh ketua designer.
"Selena, saya memanggil mu kemari karena saya sangat-sangat berterimakasih karena ide mu itu gaun yang kita rancang menjadi gaun terbaik pada acara bergengsi itu!" ucap ketua designer itu excited.
"Baguslah kalau begitu bu!" ucap Selena datar, sama sekali tidak ada ekspresi bahagia di wajahnya.
"Jadi nanti saya akan memberikan mu bonus karena ide mu itu kita mendapatkan banyak keuntungan!" seru ketua designer itu tersenyum.
"Terimakasih bu!" ucap Selena datar.
"Baiklah cuman itu yang ingin aku beri tahu, silahkan kembali ke meja mu Selena!" ucap ketua designer itu yang masih tersenyum manis.
"Baiklah. Saya permisi bu." Selena pergi keluar dari sana dan kembali ke meja nya.
__ADS_1
•
•
•
•
Karena hari sudah sore dan para staf sudah mulai bersiap untuk pulang, karena memang saatnya jam pulang kantor. Selena keluar dari perusahaan dan menuju parkiran mobilnya. Lalu ia masuk kedalam mobil dan menancap gas meninggalkan tempat itu. Tanpa Selena ketahui di pinggir jalan tampak sebuah mobil mewah tengah mengawasinya dan saat melihat mobil Selena sudah keluar dari area perusahaan, mobil itu pun mengikutinya dari belakang.
"Ikuti terus," perintah Louis kepada supir pribadinya.
"Kau diam saja," ucap Louis datar.
Selena menghentikan mobilnya di dekat restoran karena dia baru saja mendapatkan bonus jadi dia berpikir untuk menikmati hasil jerih payahnya.
Selena memesan makanan kepada pegawai di restoran itu. Lalu setelah selesai memesan, sembari menunggu dia membaca buku yang ia bawa.
"Mana topi ku?" tanya Louis kepada Albert.
__ADS_1
"Ini tuan!" jawab Albert memberikan sebuah topi jenis fedora berwarna hitam kepada Louis.
"Kenapa anda tidak langsung menemui nona Selena saja tuan untuk mengajaknya makan!" ucap Albert.
"Kau lihat kemarin karena aku menghampiri mejanya, dia tidak jadi makan dan aku tidak mau itu terjadi lagi, biarlah aku melihat nya dari meja lain saja nanti!" ucap Louis.
Albert mengangguk paham *sepertinya anda benar-benar sudah jatuh cinta kepada nona Selena tuan karena sebelumnya anda tidak pernah bersikap seperti ini kepada wanita* batin Albert.
Louis telah mengganti pakaiannya saat di perusahaan tadi ia hanya menggunakan t-shirt hitam lengan pendek dan celana skinny jeans fit berwarna biru supaya tidak terlalu mencolok. Louis keluar dari mobilnya lalu langsung memakai topi fedora hitamnya dan tidak lupa kacamata hitamnya. Lalu Louis masuk ke restoran tersebut dan mencari keberadaan Selena di dalam sana.
Louis tersenyum saat dia melihat Selena duduk di dekat jendela seorang diri. Lalu ia pun mencari tempat duduk kosong yang berada di dekat wanita itu. Meja Louis dan Selena hanya berjarak satu meja saja jadi Louis dapat melihat dengan jelas wajah Selena dari balik kacamata nya.
Selena yang memang suka mengabaikan sekitarnya tidak menyadari kehadiran Louis di dekatnya. Akhirnya setelah menunggu beberapa menit ,makanan yang ia pesan pun datang.
Bersambung ~~~
Tolong jangan lupa beri dukungannya ya guys ;)
Like. Vote. Gift dan favoritnya ya ;)
__ADS_1