
Pagi harinya Louis membawa Selena kembali ke mansion orang tuanya. "Hai, menantu tersayang ku sudah kembali!" sambut nyonya Vara yang sedang duduk berdua dengan suaminya di ruang keluarga.
"Selamat pagi aunty dan uncle" seru Selena tersenyum manis.
"Loh kok masih panggil aunty. Mulai sekarang kamu harus panggil mama dan papa okay!" ucap nyonya Vara.
"Ba,,baik ma!" jawab Selena gugup.
Louis dan Selena duduk bergabung bersama orang tuanya. Mereka tampak berbincang-bincang satu sama lain. "Jadi apa rencana kalian setelah menikah nanti?" tanya tuan Scott.
"Kami berencana akan tinggal bersama di mansion milikku pa. Lalu aku juga berencana membangun sebuah perusahaan khusus untuk Selena di dekat perusahaan ku!" seru Louis.
Selena kaget dan melihat kearah Louis karena pasalnya pria itu sama sekali belum mengatakan kepadanya kalau dia berencana akan membangunkannya sebuah perusahaan. Louis melihat Selena yang menatapnya seperti meminta penjelasan kepadanya. "Nanti aku jelaskan ya!" ucap Louis lembut.
Selena pun menganggukkan kepalanya lalu ia kembali melihat kearah tuan Scott dan nyonya Vara yang duduk dihadapannya. Louis tersenyum melihat ekspresi wajah Selena yang terlihat sangat lucu dan menggemaskan lalu ia mencium pipinya sehingga wajah Selena menyembulkan rona merah. Tuan Scott dan nyonya Vara tersenyum melihat tingkah putranya itu. "Mereka sangat manis!" ucap nyonya Vara pelan.
"Kau benar sayang. Aku tidak menyangka putra kita yang terkenal dingin itu bisa menjadi budak cinta juga ternyata!" ucap tuan Scott.
"Aku sangat bahagia melihat mereka akhirnya bisa bersama!" ucap nyonya Vara.
Mereka berdua nampak tersenyum memperhatikan tingkah manis pasangan yang tengah dimabuk cinta itu. Tidak lama Louis mengajak Selena untuk beristirahat di kamarnya. "Apa aunty Darcy akan datang besok?" tanya Selena kepada Louis yang saat ini sedang berbaring sambil memeluknya.
"Iya dia bilang pasti akan datang untuk melihat keponakan tersayang nya menjadi seorang pengantin!" jawab Louis.
"Lalu bagaimana dengan kak Cloe aku sama sekali belum memberitahu nya!" ucap Selena.
"Cloe adalah keluarga ku jadi sudah pasti dia tahu honey, karena mama sama papa sudah memberi tahu kepada semua keluarga kami!" jawab Louis.
__ADS_1
"Hmmm..." ucap Selena menganggukkan kepalanya.
"Oh ya kamu belum menjelaskan kepada ku tentang membangun perusahaan untukku!" seru Selena karena teringat ucapan Louis dibawah tadi.
"Iya aku memang akan membangunkan sebuah perusahaan untukmu di dekat perusahaan milik ku!" ucap Louis.
"Lalu bagaimana dengan perusahaan ku yang ada di Prancis?" tanya Selena.
"Kau tenang saja honey, aku sudah membicarakan nya dengan aunty mu dan dia bersedia mengurus perusahaan itu untukmu karena tidak mungkin kan kau bolak-balik dari sini ke Prancis, kau pasti tahu kalau aku sangat tidak setuju jika kau meninggalkanku!" jelas Louis.
"Tapi aku takut nanti aunty akan kelelahan apalagi di umur nya yang sekarang!" ucap Selena senduh.
"Jangan khawatir honey aku juga telah menempatkan beberapa orang kepercayaan ku untuk membantu aunty mu disana!" ucap Louis.
"Benarkah? Terimakasih karena kau telah melakukan banyak hal untukku!" ucap Selena tersenyum manis kepada Louis dan mencium pipinya sekilas.
"Lalu seperti apa?" ucap Selena bingung.
"Seperti ini!" ucap Louis langsung ******* bibir seksi milik Selena.
Setelah beberapa menit Selena menepuk dada Louis karena dia hampir kehabisan nafasnya lalu Louis melepaskan ciumannya dan mengelap bibir Selena yang basah menggunakan tangannya.
"Lain kali seperti itu jika kau ingin berterimakasih kepada ku honey!" ucap Louis tersenyum.
"Kau memang bisa mencari kesempatan!" kata Selena.
Louis tertawa mendengar ucapan Selena lalu ia menangkup kedua pipi cabi milik wanitanya dan mencium pipinya bergantian lantaran gemas melihat wajah lucu Selena. "Tapi kenapa harus di dekat perusahaan mu honey?" tanya Selena
__ADS_1
"Tentu saja supaya aku bisa selalu dekat denganmu honey!" jawab Louis.
*Ya ampun aku tidak tahu dia ini pria yang manis atau menyebalkan* batin Selena.
Malam harinya Louis dan Selena keluar dari kamar mereka dan berjalan menuruni tangga menuju meja makan karena sudah saatnya untuk makan malam. Nyonya Vara dan tuan Scott sudah berada disana menunggu anak mereka turun dan makan bersama.
"Sayang kalian berencana akan honeymoon kemana?" tanya nyonya Vara di sela-sela makan nya.
"Aku akan mengajak Selena ke Swiss dan membawanya berkeliling karena disana banyak pemandangan yang indah dan tempat yang sejuk pasti Selena akan menyukainya!" ucap Louis dan lalu tersenyum melihat kearah Selena.
"Berapa lama kalian akan pergi?" tanya tuan Scott.
"Aku akan pergi setelah seminggu pesta pernikahan kami selesai pa, karena aku harus menyelesaikan pekerjaanku terlebih dahulu karena mungkin aku akan sebulan disana!" ucap Louis.
"Kau bisa pergi setelah pesta pernikahan kalian selesai. Biar papa yang mengambil alih perusahaan sementara selama kamu pergi!" seru tuan Scott.
"Papa mu benar nak. Biar papa mu dulu yang mengurus perusahaan jadi kalian tidak usah menunda untuk pergi honeymoon!" seru nyonya Vara.
"Baiklah pa, terimakasih aku serahkan perusahaan kepada papa dulu sebulan ini!" ucap Louis.
"Mama harap setelah pulang dari honeymoon kalian bisa memberikan cucu yang lucu untuk mama!" seru nyonya Vara tersenyum.
"Mama doakan saja!" jawab Louis dan memegang tangan Selena.
Selena tersenyum melihat kearah Louis lalu pria itu mengusap-usap kepalanya dan mencium keningnya.
__ADS_1
Bersambung