
Akhirnya Selena kembali kerumahnya bersama wanita yang telah membujuknya tadi. Sampai dirumah wanita itu membuka pintu rumah tersebut dan merangkul Selena untuk masuk kedalam. Tiba di dalam rumah ia melihat ke sekeliling rumah dan air matanya kembali bercucuran, dia teringat bayangan mama nya yang pergi ke kantor dan pulang dari kantor walaupun mama nya selalu mengabaikan nya tapi Selena sama sekali tidak membencinya.
Wanita itu menuntun Selena ke kamarnya dan mendudukkan nya diatas ranjang. Lalu ia menyelimuti kaki Selena yang ia lipat saat duduk. "Mana?" tanya Selena lemas.
"Sebentar, aunty ambil dulu ya sayang!" seru wanita itu dan berjalan keluar mengambil sesuatu.
Tidak lama wanita itu kembali lagi kedalam kamar Selena dan memberikan sebuah kotak kepada Selena. "Ini, bukalah sayang." Seru wanita itu.
Selena mengambil kotak itu, lalu ia membuka nya, di dalam kotak itu terdapat sebuah buku yang mirip seperti buku diary lalu ia membuka nya dan membacanya. Air matanya seketika kembali menetes saat membaca lembar demi lembar halaman buku itu. Di dalam buku itu ternyata berisi tentang curhatan dan ungkapan sayang serta rasa bangga dia terhadap putri semata wayangnya itu. Dia mulai menangis histeris setelah selesai membaca semua isi buku itu dan memeluknya.
Wanita itu duduk di ranjang dan memeluknya dan mengelus-elus kepalanya. "Mama ternyata sangat menyayangiku." Ucap Selena terisak dan dia terus mengulangi ucapan itu.
__ADS_1
"Iya sayang. Mama kamu memang sangat menyayangimu dia melakukan itu semua demi kebaikan kamu." Ucapnya lembut.
"Tapi kenapa harus dengan cara mengabaikan diriku hiks." Ucapnya
"Karena dia ingin kau terbiasa hidup tanpa dirinya sayang." Ucapnya lembut.
"Tapi itu sangat menyiksaku hiks." Ucap Selena terisak.
"Tapi kau jangan pernah membencinya karena tanpa kau ketahui mama mu telah melakukan banyak hal untukmu. Dia selalu memantau dirimu sayang, dia juga telah bekerja dengan keras untuk masa depan mu, dan dia juga telah mencoba menyembuhkan penyakitnya karena dia sangat ingin bisa hidup bersama dan bahagia dengan putrinya yang cantik ini."
"Tapi semua rumah sakit mengatakan kalau penyakit mama mu tidak bisa disembuhkan, mama kamu merasa sangat sedih dan putus asa karena nya. Jadi karena itu dia mengabaikan mu supaya jika dia sudah pergi kau tidak akan terlalu merasa kehilangan, itu memang keterlaluan tapi hanya itu yang bisa dilakukannya sayang." Ujarnya.
__ADS_1
Selena tidak mampu berkata-kata lagi air matanya terus berderai tanpa henti. Dia tidak mengetahui kalau dibalik sifat acuh mamanya terhadap dirinya, ternyata terdapat rasa sayang dan cinta yang begitu besar kepada dirinya. Walaupun begitu Selena tidak pernah sama sekali membenci mama nya, dia bahkan ingin menjadi seorang designer terkenal yang di impikan oleh mama nya dulu untuk membuktikan betapa dia sangat menyayangi mamanya.
Wanita itu melepaskan pelukannya dan mengusap air mata Selena yang terus berderai itu. "Lihatlah di dalam kotak itu masih ada sesuatu." Ucapnya lembut menolehkan kepalanya ke kotak disampingnya Selena.
Selena pun mengambil kotak itu dan kembali melihat isinya, terdapat sebuah map berwarna coklat di dalamnya lalu ia mengambilnya dan membukanya. Saat Selena mengeluarkan surat yang berada dalam map itu ia pun menundukkan kepalanya dan ia kembali lagi terisak air matanya seakan tidak ada habisnya terus berjatuhan dan telah membasahi wajah dan bajunya.
"Mama mu telah membeli gedung perusahaan itu dua tahun yang lalu untuk masa depan mu, dia menyuruh aunty untuk menjalankan nya sementara waktu dan akan menyerahkan nya kepadamu saat kamu telah selesai menyelesaikan sekolah mu jadi ini adalah saat nya kamu menjalankan perusahaan itu sayang dan aunty akan menuntun mu." Ujarnya lembut dan mengusap-usap kepala Selena.
Selena tidak bisa mengatakan apapun saat ini, dia tidak menyangka sebesar itu rasa sayang mama nya terhadap dirinya sehingga sudah menyiapkan dan merencanakan semuanya untuk dirinya.
Setelah seharian ini dia terus menangis dan meratapi kepergian mama nya akhirnya Selena tertidur di atas ranjang nya karena merasa sangat lelah, saat tertidur pun masih terdengar sedikit isakan dari Selena sepertinya dia sangat sedih kehilangan sosok mama nya.
__ADS_1
Bersambung