Introvert

Introvert
#45


__ADS_3

Mereka semua duduk dan mendengarkan penjelasan dari asistennya Selena yang menjelaskan beberapa poin kerjasama mereka. Louis terpanah akan pesona nya Selena dan terus memandangi wajah Selena yang memperhatikan dengan serius asistennya tersebut ia bahkan mengembangkan senyumnya melihat wajah cantiknya Selena.



Tuan Daniel dan ketiga asistennya tercengang melihat tingkah nya Louis yang seperti itu. tapi mereka langsung menunduk dan kembali memperhatikan kedepan karena Albert menatap tajam kearah mereka sehingga mereka menjadi takut. *Tuan kumohon hentikan senyuman mu itu. Kau tahu anda terlihat seperti orang bodoh sekarang ini* batin Albert, sebenarnya Albert ingin sekali menjitak kepala tuannya itu supaya sadar tapi dia tidak mempunyai keberanian untuk itu.


Setelah Bella menjelaskan semuanya, Selena menatap kepada semua yang ada di sana. "Apa ada yang ingin ditanyakan?" tanya Selena.


"Sepertinya memang tidak sia-sia bekerjasama dengan anda nona Selena!" seru Louis tersenyum.


"Terimakasih tuan Louis!" ucap Selena datar namun ramah.


Akhirnya setelah selesai melakukan meeting kerjasama mereka. Selena dan asistennya pamit untuk undur diri. Mereka berdua berjalan menuju lift dan masuk kedalamnya tapi saat pintu lift mau tertutup seseorang menahan nya. Dua orang pria nampak ikut masuk kedalamnya.


Entah kenapa sejak semalam ketika melihat Louis dada Selena berdegup sangat kencang apalagi saat ini pria itu berdiri dekat disampingnya. "Haii nona Selena. Apa kau tidak keberatan aku naik lift ini bersama mu?" tanya Louis.


"Tentu tidak tuan Louis, lagian ini kan perusahaan anda jadi terserah anda mau apa!" ucap Selena.

__ADS_1


Louis menyeringai tipis mendengar ucapan Selena barusan lalu tanpa rasa malu ia mendekati Selena sehingga wanita itu refleks mundur kebelakang hingga tubuhnya menempel di dinding lift.


*Tuan apa kau tidak menganggap keberadaan aku dan wanita ini disini* batin Albert merasa frustasi akan sikap tuannya itu. Bella sempat ingin membantu Selena tapi Albert memberi isyarat kepadanya dengan menggeleng pelan seolah mengatakan tenang tidak akan terjadi apa-apa, jadi mereka berdua hanya diam fokus melihat pintu lift yang tertutup itu sedangkan di belakangnya Selena sudah terpojokkan.


"Apa yang anda lakukan tuan!" seru Selena sedikit waspada.


"Bukankah barusan tadi kau mengatakan kalau aku bebas untuk melakukan apa saja!" ucap Louis menyeringai tipis.


"Bukankah anda orang pintar jadi seharusnya anda tahu maksud ucapan saya tadi!" seru Selena yang wajahnya sudah memerah karena jarak mereka sangat dekat bahkan nafas mereka dapat didengar jelas oleh satu sama lain.


"Tapi sayangnya kepintaran ku akan hilang jika di hadapan mu nona!" seru Louis.


Louis tersenyum melihat kepergian Selena dari sana. "Sebentar lagi kau akan menjadi milikku baby!" gumam Louis.



__ADS_1


Saat ini Selena dan asistennya berada didalam mobil, Bella mengemudikan mobil tersebut dan menuju ke sebuah restoran karena Selena ingin makan siang dulu. "Sepertinya tuan Louis menyukai anda nona!" ucap Bella yang sedang mengemudi.


"Kau jangan membuat gosip yang tidak-tidak Bella!" seru Selena yang duduk di kursi belakang.


"Aku serius nona. Dilihat dari tatapan nya saja sudah sangat jelas kalau tuan Louis sangat mencintai anda!" kata Bella.


"Sudah jangan bicara sembarangan lagi. Lebih baik kamu fokus mengemudi saja." Seru Selena yang memalingkan wajahnya yang mulai memerah.


*Tidak mungkin seorang pria muda dan kaya raya yang bahkan bisa memiliki seluruh isi dunia ini suka kepada kerikil seperti diriku. Pasti dia mempunyai banyak wanita cantik disisinya!* batin Selena.


Mereka sampai disebuah restoran yang cukup ternama untuk makan siang, seorang pelayan pun menghampiri mereka dan memberikan daftar menu lalu mereka berdua memesan makanan kepada pelayan wanita itu. Tidak lama kemudian makanan mereka sampai, Selena menikmati makan siangnya bersama dengan asistennya.


"Nyonya Darcy mengatakan kalau dia sudah mengatur semua para model di Prancis untuk dibawa minggu depan ke negara ini nona!" seru Bella membuka percakapan setelah mereka selesai sarapan.


"Baguslah. Kalau begitu kita tinggal menyiapkan tempat untuk fashion show nya di dalam mall itu lusa depan!" ucap Selena.


"Baik nona!" jawab Bella.

__ADS_1


Bersambung.


Tolong jangan lupa beri dukungannya ya guys ^_^


__ADS_2