Introvert

Introvert
kesembilan


__ADS_3

...***...


Pukul 20.00 Liandra sedang makan malam bersama Gibran. Keduanya makan dengan tenang, yang terdengar hanya suara dentingan sendok yang beradu dengan piring.


Gibran sudah selesai makan, lalu dia me 'ngelap tangan nya dengan sapu tangan. Sesudah itu ia memakan pencuci mulut.


Gibran memandang anak nya yang asyik makan


dengan lahap. Seulas senyum terbit di bibir nya.


Tiba-tiba Gibran mengingat perkataan Daila siang tadi. Apakah ini saat yang tepat membicarakan nya dengan Liandra. Pikir Gibran.


Saat Gibran sedang asyik bertarung dengan pikiran nya, Tiba-tiba suara Liandra menyadarkan nya.


"Pa" Panggil Liandra.


"Eh, iya sayang" Ucap Gibran seraya menatap anak nya.


"Papa kenapa melamun"


"Ah, enggak papa enggak ngelamun, papa cuma memikirkan pekerjaan" Bohong Gibran.


Gibran memutuskan untuk tidak menceritakan nya sekarang. Gibran masih membutuhkan waktu. Walaupun Liandra mau memiliki ibu sambung tapi Gibran belum bisa menceritakan nya.


Padahal dari pihak Daila sudah ada lampu hijau.


"Ohhh" Liandra mengangguk.Liandra memanggil Gibran kembali.


"Pah, Liandra boleh izin sebentar gak?"


"Mau kemana sayang, ini udah malem"


"Liandra mau ke Minimarket, mau beli cemilan. Cemilan di kamar Lia udah mau habis"


"Diantar sama supir ya sayang, ini udah malem,


papa takut terjadi sesuatu sama kamu nanti"


Khawatir Gibran.


"Liandra jalan aja papa, Lia mau nikmatin suasana malam" Liandra memasang wajah imut.


Gibran yang melihat wajah anaknya yang gemas itu akhirnya memperbolehkan Liandra keluar sendiri tanpa memakai mobil.


"Iya boleh, tapi hati-hati ya, pulang nya cepet,


kalau ada sesuatu langsung telpon papa" Pesan


Gibran.


"Siap Pah" Ucap Lia.


Liandra langsung pergi ke kamar nya untuk bersiap-siap. Hanya mengganti celana pendek nya dan menata sedikit make up nya, setelah itu dia mengambil tas selempang milik nya yang tergantung.


"Axsel temenin mama ke minimarket yuk" Daila mengajak anak nya yang sedang asyik bermain handphone nya.


"Mamaa, Asel lagi main game ini, mama sendiri aja ya" Tolak Axsel yang berucap seperti anak kecil.


Daila yang mendengar itu langsung menghampiri Axsel dan merampas handphone Axsel, dengan wajah garang milik nya.

__ADS_1


"Ma, kok diambil sih, itu bentar lagi mau menang" Axsel mencoba meraih handphone nya.


"Jadi lebih penting game daripada nemenin mama.iya!".


"gak gitu ma," Axsel mencoba memberi penjelasan.


"Gak gitu apa nya, sekarang kamu cepat siap-siap temenin mama sekarang"


"Mama" Ucap Axsel lesu.


"Sekarang cepat, atau mau gak mama balikin


ponsel nya" Ancam Daila.


Axsel segera bangkit dari duduk nya dan pergi ke kamar hendak bersiap-siap. Sedangkan Daila menunggu.


"Yang ganteng ya anak ganteng mama" Teriak Daila dari arah bawah.


Axsel berdecak melihat tingkah mama nya itu. Sebenarnya Axsel males ada di rumah karna mama nya itu selalu saja menyuruh nya.Tapi walaupun begitu Axsel selalu menuruti kemauan mama nya.


Axsel mengganti pakaian nya. Axsel hanya mengenakan kaos hitam, celana lee bolong danjaket kulit. Membuat ketampanan nya makin terlihat, apalagi rambut nya yang gondrong.


Tanpa mau berlama-lama Axsel turun ke bawah tanpa mau membuat mama nya menunggu dia terlalu lama.


Daila yang sedang asyik men scroll laman Instagram nya menoleh ke arah belakang mendapati anak nya sudah siap dengan tampilan yang begitu memukau.


"Anak mama ganteng banget sih, mau kemana" Tanya Daila.


Axsel yang mendengar itu memutar bola matanya melihat mama nya yang sedang menggoda nya.


"Kan mau nemenin mama ku yang paling cantik


ini ke minimarket" Ucap Axsel.


"Anak mama muka kok gitu sih, kan ganteng nya ilang dong"


"Ma jadi pergi gak sihh" Kesal Axsel.


"Jadi dong ayok" Ucap Daila, lalu berjalan keluar. Axsel mengikuti dari belakang.


Axsel berjalan ke garasi mengambil mobil. Sesudah itu Daila masuk ke dalam mobil.


"Axsel anak mama" Panggil Daila saat mobil meninggalkan perkarangan rumah.


"Ya mah" Ucap Axsel.


"Kamu beneran kan kasih mama lampu hijau" Ujar Daila.


Axsel mengerti arah pembicaraan ini kemana jadi dia mengangguk.


"Soal nya dalam waktu dekat ini mama mau aja kamu ketemu sama calon papa kamu"


"Mama tenang aja, Axsel bakal mau kok ketemu sama calon suami mama" Ucap Axsel yang masih ragu untuk mengucapkan kata calon.


"Kok calon suami sih, calon papa kamu" Kritik Daila.


"l-iya calon papa Asel" Dari pada membuat mama nya makin kesal jadi Axsel mengalah.


"Nah, gitu dongg" Ucap Daila senang.

__ADS_1


"Tapi, kalok mau anaknya mama ini makin ganteng, rambut nya di potong dong" Kata Daila sambil memegang rambut Axsel.


"Ma, ini Axsel susah loh manjangin nya"


"Axsel kamu ini masih sekolah, rambut kamu gak di bolehin panjang"


"Ma Axsel pengen punya rambut kayak papa"


"Iya mama tau, tapi papa kamu punya rambut panjang itu pas dia udah enggak sekolah." "


"Jadi mama mohon sama kamu, pangkas ya" Bujuk Daila.


"Ma" Ucap Axsel sedikit berteriak.


Sontak Daila langsung terdiam. Axsel langsung melihat ke arah Daila dan melihat mata mama nya berkaca-kaca. Axsel tak sengaja berteriak seperti itu.


"Ma maafin Axsel, Asel gak bermaksud seperti itu." Ucap Axsel merasa bersalah.


Daila melihat Axsel sebentar lalu mengalihkan pandangan nya kedepan.


"Ma maafin Axsel ya" Ucap Axsel lagi.


Daila yang tak tega langsung memegang bahu Axsel.


"Iya mama maafin" Ucap Daila.


Senyum Axsel terbit begitu besar namun


langsung sirna begitu mendengar penuturan


Daila.


"Tapi ada syaratnya" Ucap Daila


"kamu harus potong rambut kamu"


"Maa, yang lain kan ada, masa harus potong rambut sih" Keluh Axsel.


"Jadi gamau nihh.. Yaudah kalau kamu gak mau, ntar malem mama yang potong rambut kamu, atau sekalian mama botakin" Ancam Daila.


Axsel langsung menggeleng.


"jangan ma, jangan di botakin. Iya iya besok Axsel pangkas" Final Axsel.


"Gitu dong" Ucap Daila.Setelah menempuh selama 20 menit akhirnya mobil Axsel terparkir di depan minimarket.


"Kamu disini aja, jangan kemana-mana. Biar mama yang belanja, ini ponsel kamu biar gak bosen" Kata Daila seraya membuka pintu mobil.


Axsel yang melihat itu menganga tak percaya, jadi mama nya hanya menyuruh nya sebagai supir gitu. Axsel kira mama nya bakal nyuruh dia membawa belanjaan.


"Ihhh mama" Teriak Axsel dari dalam mobil saat Daila sudah masuk ke minimarket.


.


.


.


bestiee

__ADS_1


Jangan lupa VOTE AND KOMEN.


MAKASIH.


__ADS_2