Introvert

Introvert
#59


__ADS_3

Setelah selesai makan malam Louis dan Selena pergi kedalam kamar mereka. Louis duduk di atas ranjang dan terlihat sedang berkutik dengan laptop kerjanya. Sedangkan Selena dia berbaring di samping Louis dengan tengkurap, ia terlihat sedang menggambar beberapa pakaian di sebuah kertas putih. Lalu tidak lama terdengar dering panggilan dari ponsel milik Selena yang berada di atas nakas di sebelahnya.


Selena bangkit dan mengambil ponselnya tersebut lalu ia melihat nama panggilan di layar handphone nya, kemudian dia melirik Louis yang saat ini tengah menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan. "Siapa?" tanya Louis.


Selena menelan saliva nya. "Te..teman. Aku keluar sebentar ya!" ucap Selena gugup karena dia takut nanti Louis salah paham.


Louis merasa ada yang disembunyikan oleh Selena lalu ia mengambil handphone milik Selena yang berada ditangan wanita itu. Lalu ia mengerutkan keningnya kala melihat nama panggilan tersebut. "Dean?" gumam Louis dan langsung menatap kearah Selena.


"Kami hanya teman!" ucap Selena karena dia berpikir pasti pria posesif ini tengah cemburu.


Lalu Louis turun dari ranjangnya dan berjalan kearah balkon kamar tersebut dan mengangkat panggilan telepon itu. "sel kok kamu lama sekali jawab panggilan dari aku?" tanya seorang pria dari balik ponsel itu.


*Sel? sepertinya pria keparat ini sangat akrab dengan wanitaku* batin Louis kesal. "Ini dengan Louis Pattinson Scott suaminya Selena Palvin Scott dan mulai sekarang berhenti menghubungi istriku!" ucap Louis dingin.


Sontak pria dari balik ponsel itu kaget mendengarnya. "Maaf tuan Louis, apa saya bisa berbicara dengan Selena sebentar?" ucap Dean karena dia ingin menanyakan nya langsung kepada Selena.


"Apa kau tidak mengerti ucapan ku barusan, jika kau masih ingin berkarir maka menjauh dari istriku kalau tidak jangan salahkan aku menghancurkan hidupmu!" tegas Louis kepada pria tersebut lalu dia langsung memutuskan panggilan tersebut dan kembali masuk kedalam kamarnya.


Selena menatap Louis yang sepertinya sedang kesal setelah menjawab panggilan itu. "Aku tidak ingin kau berteman dengan pria manapun!" ucap Louis duduk disampingnya Selena.

__ADS_1


"Tapi kita hanya sebatas kerjasama saja honey." ucap Selena lembut.


"Bukankah kau mempunyai asisten, suruh dia saja yang melakukannya, kalau tidak kau tidak usah bekerja lagi saja, kau cukup dirumah saja aku yang akan memenuhi semua kebutuhanmu honey!" seru Louis.


"Hah. Tidak honey aku tidak mau berdiam diri di rumah, pokoknya aku akan tetap bekerja titik." ucap Selena.


"Tapi aku tidak suka kalau kamu berinteraksi dengan pria lain. Aku akan sangat cemburu honey." Seru Louis senduh.


Selena menghela nafasnya melihat wajah senduh Louis itu. "Baiklah aku akan menyuruh asisten ku saja bila bekerjasama dengan para model pria nantinya!" ucap Selena akhirnya daripada dia harus berhenti bekerja.


"Kau janji?" ucap Louis.


"Iya aku janji honey!" ucap Selena serius.


Selena mendongakkan kepalanya dan mencium bibir Louis sekilas. "I love you. Aku tidak akan meninggalkanmu honey." Ucap Selena.


Louis mencium keningnya Selena. "I love you so much!" balas Louis.


"Emm..boleh aku pinta handphone ku honey!" ucap Selena berhati-hati.

__ADS_1


"Aku akan memberikan ponsel yang baru untukmu besok." Ucap Louis.


"Tapi bagaimana dengan semua data ku honey!" ucap Selena.


"Kau tenang saja semua data mu masih ada nanti, aku hanya akan mengganti nomor ponsel mu saja." Ucap Louis.


"Lalu untuk apa kau mengganti handphone ku honey?" tanya Selena bingung kenapa Louis harus sampai mengganti handphone nya kalau pria itu hanya ingin mengganti nomor nya saja.


"Aku tidak suka karena pria keparat itu suka menghubungimu menggunakan ponsel itu!" ucap Louis.


*Ya ampun posesif nya sudah tidak tertolong lagi* batin Selena. "Baiklah honey terserah kamu saja!" ucap Selena pasrah menghadapinya.


Setelah perdebatan kecil tadi kini Louis dan Selena tidur dengan saling berpelukan. "Oh ya honey aku lupa belum menghubungi aunty Darcy dan memberi tahukan padanya!" ucap Selena yang berada di atas dada bidang milik Louis.


"Kau tenang saja honey aku sudah memberi tahunya kemarin!" seru Louis mengusap-usap kepala Selena.


Selena mendongakkan kepalanya kearah wajah Louis. "Kamu bergerak sangat cepat ternyata!" seru Selena.


"Hehehe tentu saja aku harus cepat honey!" ucap Louis tertawa kecil. Lalu akhirnya mereka berdua sama-sama tertidur.

__ADS_1


Bersambung


Jangan lupa beri dukungannya ya guys ^_^


__ADS_2