
Setelah dari restoran itu Bella mengantar Selena kerumahnya. Sampai dirumahnya Selena mengambil kunci mobilnya karena waktu berangkat tadi Bella menjemput Selena menggunakan kendaraan pribadinya Bella. Selena membawa mobilnya menuju kesuatu tempat. Setelah menempuh jarak beberapa jam dia sampai ditempat tujuannya di sebuah lapangan luas berhamparan rumput hijau dan ditengah nya terdapat sebuah pohon rindang yang besar yang pernah menjadi tempat favoritnya dulu, lalu dia keluar dari mobilnya.
Ia berjalan di atas hamparan rumput hijau yang indah menuju pohon rindang yang berada di tengah tempat itu. Sampai nya dibawah pohon itu Selena menghirup udara segar disana sambil berdiri dengan tangan yang berlipat di dadanya. Dia sangat merindukan tempat itu karena sudah lima tahun dia tidak pernah datang ketempat itu. Tidak lama, Selena mendengar suara derap langkah kaki kuda yang terdengar sedikit berlari lalu ia melihat kebelakang dan betapa sialnya dia kembali bertemu dengan pria aneh itu lagi.
Setelah pergi dari perusahaan tadi Louis langsung meluncur ke Ranch kuda milik keluarganya karena dia mempunyai sedikit urusan dengan uncle Joe sedangkan Albert dia diperintahkan oleh Louis untuk kembali ke perusahaan Scott Company. Awalnya Louis sama sekali tidak menyangka kalau Selena akan datang ke tempat itu karena informasi terakhir dari anak buah bayangan nya yang ditugaskan untuk menjaga Selena mengatakan kalau wanita itu telah kembali kerumahnya tapi beberapa jam kemudian anak buahnya mengatakan kalau Selena berada di tempat tersebut.
Tidak menunggu waktu lama Louis langsung mengambil kuda nya dan langsung meluncur ke tempat wanita itu berada sekarang ini. Louis tidak meninggalkan kuda nya di pinggir lapangan itu seperti yang dulu ia lakukan karena tidak ingin membuang waktu pikirnya. Setelah sampai di bawah pohon itu Louis turun dari kudanya dan berjalan menghampiri Selena yang berdiri disana.
"Haii. Kita bertemu lagi, bukankah kita jodoh!" seru Louis tersenyum manis.
Selena membuang pandangannya saat Louis ikut bergabung berdiri disampingnya. "Kau pasti mengikuti ku!" ucap Selena.
"Bagaimana kau tahu nona!" jawab Louis tersenyum.
Selena langsung mengerutkan keningnya dan menatap kearah Louis. "Kau beneran mengikuti ku!" ucap Selena serius dan tidak suka.
"Hahaha akau hanya bercanda nona!" ucap Louis tertawa kecil.
Setelah mendengarnya ia kembali menatap kedepan. "Tapi sepertinya hatiku yang mengikuti mu!" ucap Louis tapi kali ini dia berbicara dengan nada yang serius.
__ADS_1
Selena kembali menatap kearah Louis. "Aku ingatkan jangan membuang-buang waktumu!" seru Selena.
"Waktu ku tidak pernah terbuang jika itu berurusan denganmu!" ucap Louis.
"Kau bisa mencari wanita lain jadi jangan menggangguku!" ucap Selena.
"Tapi aku hanya ingin dirimu seorang!" ucap Louis
"Aku tidak menginginkan mu!" balas Selena.
Mereka berdua saling berbicara dengan serius saat ini.
"Aku akan membuat kamu mencintai ku suatu saat nanti!" seru Louis.
"Baiklah kalau begitu biarkan aku saja yang mencintaimu dan mulai sekarang aku akan mengejar dirimu!" ucap Louis tersenyum tapi dia berbicara dengan serius.
Selena sudah mulai sedikit kesal kepada pria aneh itu. "Usaha mu akan sia-sia!" ucap Selena.
"Aku tidak akan pernah menyerah dan asal kau tahu aku pria yang keras kepala jadi berhentilah mendorong ku untuk mundur!" seru Louis.
"Whatever!" ucap Selena sedikit kesal dan ingin pergi melangkah pergi dari sana tapi Louis menarik tangannya dan membawa nya kedalam pelukannya.
Selena tentu saja kaget dan berusaha mendorong tubuh pria itu untuk menjauh tapi tenaganya kalah jauh dari pria kekar itu. Louis memeluk Selena dengan sangat erat. "Terimakasih telah kembali. Aku sangat merindukanmu!" ucap Louis lembut disela-sela pelukannya.
__ADS_1
Selena mematung karena bingung apa yang pria ini katakan pikirnya. *Apa selama ini dia merindukan ku?* batin Selena. "Kumohon jangan pernah pergi lagi," ucap Louis kembali.
"Apa yang kau bicarakan, cepat lepaskan, kau membuat ku sesak!" seru Selena.
Louis melepaskan pelukannya dan memegang kedua bahu Selena dan menatap dalam mata wanita itu. Selena melihat wajah Louis yang saat ini tengah menatapnya dengan serius, dia merasa sedikit tidak nyaman dengan tatapan tersebut. Selena mencoba melepaskan tangan Louis yang berada di bahu nya tapi tenaganya kalah oleh pria itu.
"Lepaskan, aku ingin pergi!" ucap Selena.
"Kenapa kau selalu menghindari ku Selena." ucap Louis senduh.
"Si si siapa yang menghindari mu," kata Selena gugup.
"Aku mencintaimu Selena!" seru Louis serius.
"Maaf tapi aku bukan orang bodoh yang percaya akan cinta!" balas Selena tidak kalah serius.
"Kalau begitu beri aku kesempatan untuk membuktikannya kepada mu!" ucap Louis.
Bersambung
Haii guys jangan lupa ber dukungannya ya ^_^
Like, vote, gift dan favoritnya ya ^_^
__ADS_1